PEMALANG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Aktivitas membakar sampah di sekitar rumah berujung musibah. Rumah milik Karso, warga Desa Semingkir, RT 04/RW 01, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, terbakar pada Senin (31/8/2026). Kebakaran tersebut diduga bermula ketika Karso membakar sampah di samping rumah. Api yang semula berasal dari pembakaran sampah diduga kemudian membesar dan merambat ke bagian bangunan rumah. Kondisi cuaca yang kering membuat kobaran api dengan cepat membesar. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan ke lokasi untuk membantu melakukan upaya pemadaman dan mencegah api merembet ke rumah warga lainnya. Berkat kesigapan dan gotong royong masyarakat, kobaran api akhirnya dapat dikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan di sekitar lokasi. Dalam peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, rumah beserta sebagian barang di dalamnya mengalami kerusakan akibat kebakaran sehingga menimbulkan kerugian materi bagi pemilik rumah. Karso menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada warga yang telah bergerak cepat memberikan bantuan saat kebakaran terjadi. Sementara itu, Kepala Desa Semingkir, Purkendi, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya saat membakar sampah di lingkungan permukiman. Menurutnya, pembakaran sampah sebaiknya dilakukan dengan sangat hati-hati dan tidak ditinggalkan sebelum api benar-benar padam. Terlebih pada kondisi cuaca kering, api kecil sekalipun dapat dengan mudah merambat dan memicu kebakaran. “Jangan meninggalkan api saat membakar sampah. Pastikan bara benar-benar padam dan lokasi pembakaran aman dari benda-benda yang mudah terbakar,” demikian imbauan kepada masyarakat. Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi warga agar tidak menganggap sepele aktivitas pembakaran sampah di sekitar rumah. Langkah pencegahan dan kewaspadaan sejak dini menjadi penting untuk menghindari terulangnya kejadian serupa. Redaksi Penji Pribana
Kuningan,-Bidik-kasusnews.com,.Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kuningan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kini, masyarakat tidak perlu selalu datang langsung ke kantor polisi untuk mendapatkan informasi awal maupun berkonsultasi terkait perkara yang dihadapi. Melalui inovasi pelayanan berbasis digital, Sat Reskrim Polres Kuningan menghadirkan layanan konsultasi perkara secara online sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP). Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Sat Reskrim Polres Kuningan untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, transparan, responsif, dan profesional. Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Azis mengatakan, layanan konsultasi perkara secara online dihadirkan untuk memberikan akses yang lebih mudah kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan informasi awal terkait permasalahan hukum. “Kami terus berupaya memberikan pelayanan yang mudah dan cepat kepada masyarakat. Salah satu inovasi yang kami lakukan adalah menyediakan pelayanan konsultasi perkara secara online, sehingga masyarakat dapat berkonsultasi dan mendapatkan informasi awal terkait permasalahan hukum yang dihadapi,” ujar AKP Abdul Azis dalam keterangannya, Senin (31/8/2026). Tak hanya konsultasi perkara, Sat Reskrim Polres Kuningan juga memberikan kemudahan dalam penyampaian SP2HP kepada pelapor. Pemberitahuan mengenai perkembangan hasil penyelidikan maupun penyidikan dapat disampaikan melalui layanan delivery maupun secara online. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut melalui WhatsApp di nomor 0812-2296-0008 atau menghubungi Call Center Polri 110. Sementara itu, bagi pelapor yang ingin mengetahui perkembangan proses penyelidikan atau penyidikan, informasi dapat diakses melalui SP2HP Online Bareskrim Polri. Inovasi tersebut diharapkan dapat memastikan pelapor tetap memperoleh informasi mengenai perkembangan penanganan perkara secara mudah, tanpa terkendala jarak maupun waktu. “Untuk SP2HP, kami memberikan kemudahan kepada pelapor. Pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan atau penyidikan dapat kami sampaikan melalui delivery maupun secara online. Ini merupakan bentuk komitmen kami agar pelapor mengetahui perkembangan perkaranya secara transparan,” jelasnya. Menurut AKP Abdul Azis, keterbukaan informasi dalam proses penanganan perkara merupakan salah satu aspek penting dalam membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian. Karena itu, Sat Reskrim Polres Kuningan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengedepankan prinsip transparansi, responsivitas, profesionalitas, serta kepastian informasi bagi masyarakat. “Kami ingin pelayanan Reskrim semakin transparan, responsif dan mudah diakses masyarakat. Prinsipnya, kami siap melayani dengan cepat, transparan dan profesional sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya. Melalui inovasi pelayanan tersebut, Sat Reskrim Polres Kuningan berharap masyarakat dapat memperoleh akses layanan yang semakin praktis sekaligus mendapatkan kepastian informasi mengenai proses penanganan laporan yang telah disampaikan. “Kami membuat inovasi ini untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tanpa mengurangi profesionalitas dan prosedur dalam setiap proses penyelidikan maupun penyidikan,” pungkas AKP Abdul Azis. (Asep Rusliman)
KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. Polres Kuningan menggelar Lomba Dai kategori SMP dan SMA sederajat tingkat Polres Kuningan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (30/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna Wira Satya Pradhana dan Masjid Al-Aman Mapolres Kuningan tersebut mengusung tema “Jadilah Dai yang Menebar Kebaikan, Menyinari Hati, Menginspirasi Negeri.” Lomba diikuti sebanyak 40 peserta, terdiri dari 20 peserta kategori SMP/sederajat dan 20 peserta kategori SMA/sederajat yang merupakan perwakilan dari sejumlah Polsek jajaran Polres Kuningan. Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H. hadir sekaligus membuka secara resmi perlombaan. Dalam sambutannya, Kapolres Kuningan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi muda. “Lomba Dai ini bukan semata-mata untuk mencari siapa yang menjadi juara, tetapi menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar berani tampil, menyampaikan pesan kebaikan dan mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum,” ujar AKBP Bellen. Menurutnya, kemampuan menyampaikan pesan keagamaan secara baik dan santun menjadi bekal penting bagi para pelajar dalam kehidupan bermasyarakat. “Kami berharap para peserta dapat terus mengembangkan potensi yang dimiliki, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman, serta menjadi generasi yang berakhlak mulia dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya. Kapolres juga mengapresiasi seluruh peserta, pendamping, panitia serta tim juri yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. “Jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman dan pembelajaran. Bagi yang mendapatkan juara, jangan cepat berpuas diri. Bagi yang belum juara, jangan berkecil hati. Yang terpenting adalah keberanian untuk tampil dan menyampaikan kebaikan,” tutur AKBP Bellen. Pelaksanaan lomba berlangsung setelah pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Para peserta kemudian tampil menyampaikan materi dakwah di hadapan dewan juri. Setelah seluruh peserta selesai tampil, dewan juri melaksanakan rapat pleno untuk menentukan para pemenang. Dari hasil penilaian, Fahri Gunawan dari SMA Al Khoeriah, perwakilan Polsek Cibingbin, meraih Juara I kategori SMA/sederajat. Juara II diraih Muhammad Arfa Sadin dari MA Ponpes Husnul Khotimah, perwakilan Polsek Jalaksana, sedangkan Juara III diraih Dani Pratama dari MA Model Miftahul Fallah, perwakilan Polsek Kramatmulya. Sementara kategori SMP/sederajat, Chayra Fayyola Nadhifa dari MTs Ponpes Madinatunnajah, perwakilan Polsek Cilimus, meraih Juara I. Juara II diraih Najwa Anjani dari SMP IT Matholiul Anwar, perwakilan Polsek Kadugede, dan Juara III diraih Al Zihad Aradea dari SMP Al Khoeriah, perwakilan Polsek Cibingbin. Melalui kegiatan tersebut, Polres Kuningan berharap semangat generasi muda dalam menyampaikan pesan-pesan positif, memperkuat nilai keagamaan dan membangun karakter yang baik dapat terus tumbuh, sehingga lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan bermanfaat bagi lingkungan. (Asep Rusliman)