Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com        Babinsa jajaran Koramil Kodim 0410/KBL turut berpartisipasi dalam kegiatan Karnaval Tapis yang menjadi rangkaian Festival Krakatau XXXV Tahun 2026, Minggu (30/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Bundaran Tugu Adipura, Kota Bandar Lampung, tersebut diikuti sekitar 6.000 peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung. Kehadiran kontingen Kodim 0410/KBL menjadi wujud nyata dukungan TNI AD dalam melestarikan budaya daerah sekaligus menyukseskan agenda budaya dan pariwisata Provinsi Lampung. Karnaval Tapis turut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal beserta jajaran, para kepala daerah, tokoh adat Lampung, serta ribuan masyarakat yang antusias menyaksikan kemeriahan kegiatan. Partisipasi Babinsa jajaran Koramil Kodim 0410/KBL dalam karnaval tersebut mencerminkan kedekatan TNI dengan masyarakat serta komitmen dalam mendukung pelestarian nilai-nilai budaya, mempererat persatuan, dan mendorong kemajuan pariwisata daerah. Seluruh rangkaian kegiatan Karnaval Tapis Festival Krakatau XXXV Tahun 2026 berlangsung meriah, tertib, aman, dan lancar hingga selesai. (Agus)

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. Semangat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Polres Kuningan dikemas melalui kegiatan yang sarat nilai pembinaan generasi muda. Polres Kuningan menggelar Lomba Dai Tingkat Polres Kuningan sebagai wadah menumbuhkan keberanian berdakwah sekaligus mendorong kaum muda memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana syiar Islam. Kegiatan tersebut dilaksanakan Minggu, 30 Agustus 2026, mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Aula WSP Polres Kuningan. Acara tersebut dihadiri Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama (PJU) Polres Kuningan, seluruh jajaran Kapolsek se-Kabupaten Kuningan, para ustaz, dewan juri, serta para peserta yang berasal dari pondok pesantren (ponpes), SLTP/sederajat dan SMA/sederajat. Khusus peserta dari kalangan pelajar, keikutsertaan dalam lomba harus mendapatkan rekomendasi dari pihak sekolah. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan peserta memperoleh dukungan dan izin dari lingkungan pendidikan masing-masing. Lomba Dai tersebut mengusung semangat “Jadilah Dai yang Menyejukkan Hati”, sejalan dengan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kemampuan seorang dai di era digital tidak cukup hanya sebatas mampu berbicara di atas panggung. Menurutnya, generasi muda juga harus mampu mengenal dan memahami perkembangan teknologi, khususnya media digital, sehingga syiar Islam dapat disampaikan secara lebih luas dengan tetap mengedepankan nilai kedamaian dan akhlak. “Seorang dai bukan hanya harus mampu tampil di atas panggung, tetapi juga harus mampu mengenal dunia digital. Syiar-syiar Islam harus bisa disampaikan melalui ruang digital dengan pesan yang baik, santun dan menyejukkan,” pesan Bellen. Menurutnya, media sosial harus dimanfaatkan sebagai ruang menyebarkan konten-konten positif. Generasi muda jangan hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga harus mampu menjadi penyampai pesan kebaikan dan syiar Islam. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kuningan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh dewan juri, para ustaz, PJU Polres Kuningan, jajaran Kapolsek se-Kabupaten Kuningan, pihak sekolah, pondok pesantren serta seluruh peserta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Bellen meminta seluruh dewan juri memberikan penilaian secara objektif, adil dan profesional, sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada para dewan juri. Kami berharap penilaian dilakukan secara objektif dan profesional, sehingga siapa pun yang menjadi juara benar-benar merupakan hasil dari kemampuan peserta,” tegasnya. Kapolres juga meminta dukungan dan bimbingan Islami bagi kaum muda Kuningan, khususnya dalam membangun karakter generasi yang memiliki pemahaman agama, akhlak serta kemampuan menghadapi perkembangan zaman. “Kami juga mohon bimbingan Islami untuk kaula muda Kuningan. Mudah-mudahan anak-anak muda kita semakin memahami agama, memiliki akhlak yang baik dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Bellen. Lomba Dai ini bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan juara. Kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran, pembinaan mental dan pembentukan karakter generasi muda. Para peserta dari pondok pesantren, SLTP/sederajat dan SMA/sederajat diberikan kesempatan menunjukkan kemampuan menyampaikan pesan-pesan keagamaan di hadapan dewan juri. Namun, tantangan dakwah generasi muda tidak berhenti ketika mereka turun dari atas panggung. Di tengah perkembangan teknologi, peserta juga didorong memahami cara menyampaikan syiar Islam melalui media digital. Dengan demikian, diharapkan lahir generasi muda Kuningan yang tidak hanya pandai berbicara di atas panggung, tetapi juga cerdas, kreatif dan bertanggung jawab ketika menyampaikan pesan di ruang digital. Setelah memberikan sambutan dan arahan, Kapolres Kuningan kemudian secara resmi membuka kegiatan Lomba Dai Tingkat Polres Kuningan. Dengan mengucapkan: “Bismillahirrahmanirrahim, Lomba Dai Tingkat Polres Kuningan secara resmi saya nyatakan dibuka.” Pernyataan tersebut sekaligus menandai dimulainya kompetisi dakwah yang diharapkan mampu melahirkan dai-dai muda Kuningan yang berilmu, berakhlak, percaya diri, melek digital dan mampu menyebarkan syiar Islam yang menyejukkan. Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW pun tidak berhenti pada peringatan semata. Melalui kegiatan ini, Polres Kuningan menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan generasi muda, penguatan nilai keagamaan serta pemanfaatan teknologi secara positif. Dari mimbar mereka belajar menyampaikan kebaikan. Dari ruang digital mereka dituntut menyebarkan kedamaian. Dan dari akhlak, generasi muda Kuningan diharapkan mampu menjadi teladan bagi masyarakat. (Asep Rusliman)

Kuningan,-Bidik-kasusnews.com,.Sebanyak 52 pelajar mengikuti pembukaan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Semester II Tahun 2026 yang digelar Kodim 0615/Kuningan di Makodim 0615/Kuningan, Sabtu (29/8/2026). Bukan sekadar kegiatan seremonial, pembukaan KKRI tersebut menjadi langkah awal untuk menempa generasi muda agar memiliki disiplin, karakter kebangsaan, jiwa kepemimpinan, serta semangat nasionalisme yang kuat di tengah perubahan zaman yang semakin dinamis. Upacara pembukaan dipimpin Kasdim 0615/Kuningan Mayor Inf Syaefudin yang mewakili Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung. Kegiatan turut dihadiri para pelatih, pembina, panitia, serta seluruh peserta KKRI. Dalam amanat Dandim yang dibacakan Kasdim, ditegaskan bahwa perkembangan teknologi informasi dan derasnya arus globalisasi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan generasi muda. Kemajuan tersebut memberikan banyak peluang, mulai dari kemudahan memperoleh informasi, berkomunikasi hingga mengakses ilmu pengetahuan. Namun, di balik berbagai kemudahan itu, terdapat tantangan untuk memastikan generasi muda tetap memiliki karakter kuat dan tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia. “Kadet bukan sekadar pelajar yang memakai seragam kebesaran, tetapi merupakan simbol disiplin, tanggung jawab, dan pengabdian tanpa pamrih,” pesan Dandim. Menurutnya, seorang kadet diharapkan mampu menjadi teladan, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Kemajuan pola pikir harus berjalan seiring dengan kokohnya identitas kebangsaan. Pembinaan KKRI Semester II Tahun 2026 mengusung tema, “Melalui Kegiatan Korps Kadet Republik Indonesia TA 2026, Kita Satukan Tekad dan Semangat Juang Guna Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Rangka Menjaga Ruang Alat dan Kondisi Juang yang Tangguh.” Tema tersebut menjadi landasan pembinaan yang diarahkan untuk membangun generasi muda yang tidak hanya memiliki ketangguhan fisik, tetapi juga kekuatan mental, integritas, kedisiplinan, dan karakter kebangsaan. Selama mengikuti pembinaan, para peserta akan mendapatkan berbagai materi, di antaranya Survival, Pionir, Search and Rescue (SAR), Peraturan Baris-Berbaris (PBB), serta Peraturan Penghormatan Militer (PPM). Berbagai materi tersebut menjadi sarana pembelajaran untuk menanamkan nilai tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, keberanian mengambil keputusan, serta kemampuan menghadapi tantangan. Lebih dari sekadar pelatihan, KKRI diharapkan menjadi ruang pembentukan karakter bagi para pelajar. Dari proses tersebut, mereka dipersiapkan menjadi generasi yang memiliki wawasan kebangsaan, berjiwa Pancasila, mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus mampu menghadapi tantangan masa depan. Kodim 0615/Kuningan berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pembinaan dengan penuh kesungguhan. Setiap materi dan pengalaman yang diperoleh diharapkan tidak berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, KKRI tidak hanya melahirkan pelajar yang lebih disiplin, tetapi juga generasi muda yang memiliki karakter, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta semangat untuk berkontribusi dalam menjaga persatuan dan membangun bangsa Indonesia. (Asep Rusliman)

BANDUNG,-Bidik-kasusnews.com,. Suasana haru di Aula Atmani Wedhana Polres Indramayu seusai konferensi pers pengungkapan Operasi Libas Lodaya 2026, Sabtu (29/8/2026). Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si., secara langsung menyerahkan kembali satu unit sepeda motor kepada pemilik sahnya yang sempat hilang dicuri. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Kendaraan roda dua tersebut diserahkan kepada Rundija, seorang warga yang sebelumnya melaporkan kehilangan motornya pada 25 Agustus 2026 lalu. Selepas menyadari kendaraannya raib, Rundija dengan cepat mendatangi Polsek Indramayu Kota untuk membuat laporan resmi. Senada dengan slogan Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si., “Layani Masyarakat Dengan Respon Cepat,” dalam rangkaian Operasi Libas Lodaya 2026, motor milik korban berhasil ditemukan hanya dalam kurun waktu dua hingga tiga hari setelah laporan diterima. Dalam perbincangannya dengan Kapolres, Rundija mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas kecepatan penanganan dari pihak kepolisian. Beliau tidak menyangka barang berharganya bisa kembali secepat itu tanpa kendala berarti. Rundija mengaku proses pengembalian kendaraan ini dilakukan secara cuma-cuma alias tanpa dipungut biaya sepeser pun. Di sela-sela penyerahan tersebut, Rundija turut berpesan kepada masyarakat luas agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati dalam memarkirkan kendaraan guna mencegah potensi aksi pencurian kendaraan bermotor. (Asep Rusliman) Bandung, 29 Agustus 2026 Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali menggelar Blue Light Patrol sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres HSU. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu malam, 29 Agustus 2026, mulai pukul 20.00 Wita hingga selesai. Petugas menyambangi sejumlah ruas jalan yang dinilai membutuhkan kehadiran personel kepolisian, sekaligus melakukan pengaturan lalu lintas. Patroli dilakukan menggunakan kendaraan patroli Hilux Lantas dengan menyusuri sejumlah jalur, di antaranya Jalan Muhajirin, Jalan Patmaraga, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Jenderal A. Yani, Jalan Pembalah Batung, Jalan Abdul Azis, Jalan Brigjen Hasan Baseri, hingga Jalan Suwandi Sumarta. Rute patroli kemudian dilanjutkan menuju Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Norman Umar, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Biman Villa, Jalan Negara Dipa, Jalan Empu Jatmika, serta jalur poros Amuntai–Tabalong. Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas melakukan kegiatan pengaturan, penjagaan dan pengawalan (Turjagwali) serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan kehadiran anggota kepolisian di jalan. Empat personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Bripka Mushafani Sarofi, S.H., Brigpol Noviar Gusna, S.H., Briptu Rudiansyah, dan Bripda Arya P.S. Blue Light Patrol menyasar sejumlah titik yang dianggap rawan terjadi pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas. Selain itu, pengguna jalan yang melintas di wilayah hukum Polres HSU juga menjadi perhatian petugas selama kegiatan berlangsung. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus mendorong pengguna jalan agar lebih disiplin dalam mematuhi aturan lalu lintas. Dari hasil kegiatan, situasi lalu lintas dilaporkan aman, tertib, lancar, kondusif dan terkendali. Meski kondisi cuaca berkabut, tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun gangguan lalu lintas selama patroli berlangsung. Melalui kegiatan rutin tersebut, Satlantas Polres HSU terus berupaya menekan potensi kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas serta membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan saat berkendara. Pesan keselamatan pun terus digaungkan kepada seluruh pengguna jalan: “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan.” (Agus)

JAKARTA TIMUR, Bidik-kasusnews.com      Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Dr. Alvian Nurrizal, S.H., S.I.K., M.Hum., melakukan pengecekan kesiapan personel di Pos Jaga Jakarta Pintu Tol Pedati, Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (30/8/2026) dini hari. Kunjungan yang berlangsung sejak pukul 00.15 WIB tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada jam rawan malam hingga dini hari. Kedatangan Kapolres disambut Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono, S.H., M.H., Danramil Jatinegara Mayor Arh M. Sianturi, serta perwakilan Kecamatan Jatinegara. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres memberikan arahan kepada personel pos jaga agar tetap waspada, menjaga kekompakan, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam melaksanakan tugas di lapangan. Suasana semakin hangat saat Kapolres berdialog langsung dengan personel pos pantau dan patroli gabungan. Dalam ramah tamah tersebut, dibahas situasi kamtibmas sekaligus pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Kegiatan pengecekan dan kunjungan Kapolres Metro Jakarta Timur berakhir sekitar pukul 02.15 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kehadiran pimpinan di tengah personel menjadi bentuk perhatian sekaligus motivasi agar seluruh anggota tetap solid dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Agung)