Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Salah satunya melalui monitoring perkembangan tanaman jagung yang dilaksanakan personel Polsek Amuntai Tengah di wilayah hukumnya, Minggu (23/8/2026). Kegiatan monitoring berlangsung mulai pukul 13.00 Wita hingga selesai dengan menyasar kawasan Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten HSU. Pemantauan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap perkembangan program swasembada jagung sekaligus mendukung kemandirian pangan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, personel yang turun ke lapangan terdiri dari Aiptu Eko Yuli Setyawan, Bripka Roy Hermawan, Brigpol M. Fajar Adha, Brigpol Juliansyah, dan Bripda M. Zainal Hilmi. Petugas melakukan pengecekan perkembangan lahan jagung serta menghimpun informasi yang diperlukan untuk dilaporkan kepada pimpinan. Monitoring ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan potensi sektor pertanian di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah terus mendapat perhatian. Selain memenuhi kebutuhan pangan, pengembangan tanaman jagung diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kebutuhan domestik lainnya, termasuk mendukung ketersediaan pakan ternak. Kapolres HSU melalui jajaran Polsek Amuntai Tengah terus mendorong keterlibatan personel di lapangan dalam mengawal berbagai program ketahanan pangan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan dukungan terhadap program yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan warga. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Hasil perkembangan monitoring selanjutnya akan dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan pemantauan program swasembada jagung di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Majalengka melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polres Majalengka, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Majalengka dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakay. Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Kabag Log Polres Majalengka KOMPOL Endoy Sahru, menyampaikan bahwa KRYD dilaksanakan dengan melibatkan personel gabungan sebagai bentuk sinergitas dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Majalengka. Kegiatan tersebut dihadiri oleh personel Polres Majalengka, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Dinas Perhubungan (Dishub) Dalam pelaksanaannya, personel gabungan melaksanakan patroli dan pemantauan di sejumlah lokasi yang menjadi sasaran kegiatan. Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Kabag Log Polres Majalengka KOMPOL Endoy Sahru mengatakan, sinergitas antara TNI-Polri bersama Satpol PP dan Dishub sangat penting dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif. “Kegiatan KRYD ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami bersama seluruh unsur terkait berkomitmen untuk menjaga keamanan serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas,” ujar KOMPOL Endoy Sahru. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kondusivitas lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya gangguan keamanan maupun hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Dengan dilaksanakannya KRYD secara rutin dan melibatkan berbagai unsur, diharapkan situasi keamanan di wilayah hukum Polres Majalengka tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman. (Asep Rusliman)

Cirebon Kota,-Bidik-kasusnews.com,..Sabtu malam (22/08), Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. bersama Wakapolres, Kasat Lantas, dan Kasat Intelkam melaksanakan patroli bermotor di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Menyambangi masyarakat di Alun-Alun Kejaksan hingga mengecek pengamanan konser musik di Grage City Mall, Kapolres memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif. Kehadiran Polri di malam minggu menjadi pengingat bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama—dan Polri selalu hadir untuk menjaga. Malam Minggu identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di berbagai sudut Kota Cirebon. Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan, Polres Cirebon Kota menggelar Patroli Jaga Negeri, Dalam arahannya, Wakapolres menekankan pentingnya peran polisi menjaga kepercayaan publik. “Kehadiran kita di lapangan adalah bukti nyata bahwa Polri selalu ada untuk masyarakat,” ujarnya. Tim juga menyisir kawasan padat aktivitas seperti, dr.cipto, Perumnas, Kalitanjung, Tuparev, Kesenden, hingga Kebon Pelok yang rawan kerumunan remaja. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi tawuran maupun tindak kriminalitas. Fokus patroli adalah kelompok remaja yang terindikasi anarko, pengendara motor berkelompok, dan kerumunan pemuda yang rawan konflik. Namun, dari hasil pemantauan tidak ditemukan pelanggaran yang signifikan. Selama kegiatan, polisi juga menyapa warga dan pedagang kaki lima untuk menyampaikan imbauan kamtibmas. Pendekatan humanis ini diapresiasi masyarakat yang merasa lebih aman dengan hadirnya polisi. Situasi Kota Cirebon terpantau aman dan kondusif. Tidak ada kejadian menonjol yang mengganggu ketertiban umum. Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. menegaskan bahwa patroli serupa akan digencarkan. “Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan perlindungan Polri, terutama saat malam Minggu,” tegasnya (Asep Rusliman)

PEMALANG, Bidik-kasusnews.com            Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Dukuh Celebak, RT 60 RW 06, Desa Randudongkal, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang. Berbagai kegiatan dan perlombaan tradisional digelar warga untuk memeriahkan momentum kemerdekaan sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung penuh keceriaan. Warga dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa, turut ambil bagian maupun menyaksikan jalannya perlombaan. Sejumlah permainan khas perayaan HUT Kemerdekaan, seperti lomba makan kerupuk dan balap karung, menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat. Sorak-sorai dan tepuk tangan warga mengiringi setiap perlombaan yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kegembiraan. Bagi warga Dukuh Celebak, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang hiburan. Perayaan kemerdekaan menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, menumbuhkan semangat gotong royong serta menjaga kekompakan antarwarga. Ketua Panitia Pelaksana, Mulyono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan dan berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, peringatan kemerdekaan tahun ini berjalan sangat lancar dan penuh kegembiraan. Saya sangat berterima kasih kepada semua warga yang telah turut mendukung acara ini,” ujar Mulyono. Ia berharap kegiatan positif yang melibatkan masyarakat secara langsung tersebut dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya dengan suasana yang semakin meriah. “Harapan saya, semoga di tahun-tahun mendatang kegiatan lomba-lomba positif seperti ini dapat terus terlaksana dengan lebih baik, semakin meriah, dan menjadi kebanggaan serta kebahagiaan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” katanya. Semarak HUT ke-81 RI di Dukuh Celebak menunjukkan bahwa nilai persatuan dan gotong royong masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna, warga turut menjaga semangat kemerdekaan sekaligus memperkuat hubungan sosial di tengah lingkungan tempat tinggal. Perayaan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan, kepedulian dan kerukunan warga Desa Randudongkal. Reporter: Penji Pribana

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com        Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Babinsa Koramil 410-05/Tanjung Karang Pusat (TKP), Kodim 0410/KBL. Serka Supriyadi selaku Babinsa Kelurahan Kaliawi bergerak cepat membantu penanganan kebakaran rumah warga di Jalan Raden Fatah RT 06 LK 1, Kelurahan Kaliawi, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, Minggu (23/8/2026). Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB dan menimpa rumah milik Ustadz H. Ahmad Zacky. Mendapat informasi mengenai kejadian itu, Serka Supriyadi segera menuju lokasi untuk memantau situasi sekaligus berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan unsur terkait. Setibanya di lokasi, Babinsa bersama Lurah Kaliawi, Linmas, pamong kelurahan serta aparat terkait turut membantu pengamanan di sekitar lokasi kejadian. Sementara itu, sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran Kota Bandar Lampung dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Koordinasi lintas unsur dilakukan guna memastikan proses pemadaman berlangsung aman dan tidak menimbulkan dampak lebih luas terhadap lingkungan sekitar. Petugas juga mengatur situasi di lokasi agar proses penanganan dapat berjalan dengan lancar. Selain membantu proses penanganan, Serka Supriyadi turut melakukan pendataan awal dengan meminta keterangan dari korban dan sejumlah saksi. Data tersebut kemudian digunakan sebagai bahan laporan kepada pimpinan sekaligus dokumentasi awal terkait kejadian. Berdasarkan pendataan sementara, kebakaran tersebut menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta. Tidak disebutkan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kehadiran Babinsa dalam situasi darurat menjadi bagian dari upaya TNI untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat. Tidak hanya menjalankan tugas pembinaan wilayah, Babinsa juga dituntut sigap ketika warga menghadapi musibah yang membutuhkan penanganan cepat. Dengan sinergi antara TNI, pemerintah kelurahan, petugas pemadam kebakaran, Linmas, pamong dan masyarakat, penanganan kebakaran di Kelurahan Kaliawi dapat dilaksanakan hingga situasi dinyatakan aman dan terkendali. (Agus)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kekompakan warga RW 01, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PKS, Inggu Sudeni. Apresiasi tersebut disampaikan Inggu ditengah-tengah warga yang memadati kegiatan gerak jalan santai yang digelar di lingkungan RW 01, Minggu (23/8/2026). Kegiatan berlangsung meriah dan menjadi momentum mempererat silaturahmi, kebersamaan serta semangat gotong royong masyarakat. “Saya bangga dan mengapresiasi kekompakan warga RW 01 ini dalam memeriahkan HUT RI ke-81. Ini lahir dari sebuah kesadaran kolektif yang harus terus dipertahankan,” kata Inggu. Ketua Panitia HUT RI ke-81 RW 01, Astri Lestari, mengatakan kegiatan tersebut terlaksana berkat kekompakan warga, panitia, donatur serta dukungan berbagai pihak. “Alhamdulillah kegiatan jalan santai sangat meriah. Warga juga kompak dan antusias mengikuti kegiatan. Harapan kami ke depan kegiatan seperti ini bisa semakin meriah dan kebersamaan warga semakin kuat,” ujar Astri. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Inggu Sudeni yang dinilai memberikan dukungan terhadap kegiatan masyarakat di tingkat kewilayahan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Inggu Sudeni yang sudah mensupport kegiatan ini. Mudah-mudahan perhatian dan dukungan seperti ini terus berlanjut untuk masyarakat,” katanya. Menurut Astri, perhatian wakil rakyat terhadap kegiatan warga menjadi dorongan tersendiri bagi masyarakat untuk terus membangun kebersamaan dan menghidupkan kegiatan positif di lingkungan. Sementara itu, Ketua RW 01 turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi antara warga dan berbagai pihak sangat penting untuk menjaga kekompakan sekaligus mendorong penyelesaian berbagai persoalan di lingkungan. Salah satu persoalan yang turut mendapat perhatian adalah kondisi aliran sungai yang melintasi wilayah RW 01 dan RW 06. Sungai tersebut dinilai mengalami pendangkalan sehingga membutuhkan pengerukan agar aliran air lebih lancar dan potensi persoalan lingkungan dapat diminimalkan. Inggu Sudeni disebut turut menginisiasi perhatian terhadap kondisi sungai tersebut. Bagi warga, kepedulian tersebut menjadi bentuk dukungan yang tidak hanya hadir dalam kegiatan sosial, tetapi juga menyentuh persoalan lingkungan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. “Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini, termasuk Pak Inggu Sudeni. Mudah-mudahan kebersamaan ini terus terjaga dan bisa membawa kemajuan bagi masyarakat,” ungkap Ketua RW 01. Semangat peringatan HUT RI ke-81 di RW 01 diharapkan tidak sekadar menghadirkan kemeriahan, tetapi juga semakin memperkuat gotong royong dan kepedulian warga dalam membangun lingkungan yang lebih baik. (Usep)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com        Jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus memperkuat pemantauan program swasembada pangan melalui monitoring perkembangan tanaman jagung di wilayah hukum Polsek Babirik. Monitoring pertumbuhan jagung Kuartal III dilaksanakan pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 10.00 Wita di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dalam kegiatan tersebut, petugas memantau lahan milik Bahri yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Berkat Setia. Lahan pertanian yang menjadi sasaran monitoring memiliki luas sekitar 3 hektare dan dikelola secara kelompok. Tanaman jagung tersebut mulai ditanam pada 21 Juli 2026. Saat dilakukan pemantauan, tanaman telah memasuki usia 33 hari setelah tanam (HST) dengan tinggi sekitar 7 sentimeter. Jenis jagung yang dibudidayakan merupakan jagung pakan dengan menggunakan benih Bisi 18. Untuk lahan seluas 3 hektare tersebut, petani menyiapkan sekitar 75 kilogram benih atau 75 bungkus. Dalam proses pemeliharaan, petani menggunakan pupuk NPK Mutiara 16.16.16. Sementara untuk pengendalian gulma digunakan herbisida Basmilang. Hingga saat monitoring berlangsung, belum terdapat penggunaan pestisida pada tanaman tersebut. Pengolahan lahan dan kegiatan pertanian masih dilakukan secara manual tanpa menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan). Berdasarkan jadwal tanam dan perkembangan tanaman saat ini, panen diperkirakan berlangsung pada 21 November 2026. Namun, waktu tersebut tetap dapat berubah menyesuaikan kondisi pertumbuhan tanaman, cuaca, serta faktor teknis lainnya di lapangan. Monitoring ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memastikan perkembangan program swasembada jagung berjalan secara berkelanjutan. Pemantauan langsung juga penting untuk mengetahui kondisi tanaman sekaligus melihat berbagai kebutuhan petani selama proses budidaya hingga masa panen. Melalui kegiatan tersebut, kepolisian turut mendorong keterlibatan kelompok tani dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya melalui pemanfaatan lahan produktif untuk komoditas jagung. Kegiatan monitoring di Desa Pinangkara berlangsung aman dan lancar. Jajaran Polres HSU berkomitmen mendukung berbagai program ketahanan pangan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian daerah. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com        Upaya mendukung program swasembada pangan terus dilakukan jajaran kepolisian melalui pemantauan langsung terhadap perkembangan lahan pertanian masyarakat. Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), kembali melakukan monitoring lahan jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU, Minggu (23/8/2026). Kegiatan monitoring dilaksanakan sekitar pukul 11.30 Wita dengan menyambangi lahan jagung milik Sadikin yang menjadi bagian dari kelompok tani Mandiri binaan Polri. Lahan tersebut memiliki luas sekitar 4 hektare atau 40.000 meter persegi dan dikelola secara perorangan. Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung tersebut ditanam pada 12 Mei 2026 dan saat ini telah memasuki usia sekitar 105 hari. Tanaman menggunakan benih jagung pakan jenis Hibrida Bisi 18, dengan kebutuhan benih sebanyak 100 kilogram atau sekitar 100 bungkus. Dari sisi pemeliharaan, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 serta dolomit. Sementara untuk pengendalian gulma digunakan herbisida Basmilang. Proses pengelolaan lahan hingga saat ini masih dilakukan secara manual. Tanaman jagung di lahan tersebut dilaporkan memiliki pertumbuhan sekitar 2 meter hingga 2,10 meter. Dengan perkembangan tersebut, panen diperkirakan dapat dilakukan sekitar 10 Oktober 2026, apabila kondisi tanaman dan faktor pendukung lainnya berjalan sesuai perkiraan. Monitoring dilakukan personel Polsek Banjang, yakni Aiptu Herry Sutanto, Aiptu Slamet Rianto dan Aiptu Sukadi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk mengetahui secara langsung perkembangan tanaman sekaligus mendorong keberlanjutan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Banjang. Selain memantau kondisi tanaman, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dengan petani serta memastikan lahan yang masuk dalam program swasembada jagung terus mendapatkan perhatian dan pendampingan. Polsek Banjang menyatakan kegiatan monitoring berlangsung aman dan lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Banjang selama kegiatan juga terpantau kondusif. Pemantauan secara berkala diharapkan dapat membantu mengidentifikasi perkembangan maupun kendala di lapangan sejak dini, sehingga program swasembada jagung dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan daerah. (Agus)

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Objek wisata gunung karang yang berlokasi di Kelurahan Babakan Jawa Kecamatan Majalengka akan kembali menjadi daya tarik wisatawan, hal tersebut dibuktikan dengan adanya kegiatan Festival Budaya Gunung Karang sekaligus reaktivasi objek wisata 1000 goa tersebut yang langsung dibuka oleh Bupati Majalengka Eman Suherman pada Sabtu siang (22/08/26). Dalam kesempatan tersebut Bupati Majalengka, Eman Suherman mengatakan bahwa objek wisata Gunung Karang ini dulu sudah pernah ramai, namun ada sesuatu hal yang membuat jadi terbengkalai. “Alhamdulillah saya bisa hadir di tengah tengah hutan yang cukup luar biasa nilai estetikanya dan nilai sejarahnya juga luar biasa dimana lokasi ini tidak jauh dari pusat pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka yang berada di Kecamatan Majalengka dan tidak jauh jaraknya, ternyata kita punya destinasi wisata yang begitu indah dan belum tergali,” ujar Eman. Sambung Eman, didampingi oleh Ketua Komisi III DPRD Majalengka, Iing Misbahuddin dan Anggota Komisi IV Elfran Galuh, hadir Pak Camat, dan para kasepuhan juga para pegiat budaya dimana hari ini kita sepakat berkomitmen untuk melakukan reaktivasi kembali objek wisata Gunung Karang. “Saya sudah minta kepada panitia, kepada Pak Camat, kita sepakat dan kemudian kita inventalisir apa saja yang harus kita lakukan. Dei jangka pendeknya apa, jangka panjangnya apa, kemudian langkah langkahnya seperti apa. Seperti jangka pendeknya kita akan laksanakan Geber Jum’at di lokasi ini bersama seluruh OPD di Kabupaten Majalengka. “papar Eman. Masih kata Eman, jangka panjangnya mungkin akses jalannya ke depan akan kita perbaiki. Ada tiga jalur menuju Gunung Karang yakni yang pertama dari Kelurahan Babakan Jawa kemudian ari Simpur dan dari arah Desa Sidamukti. “Tahun 2027 saya akan fokus memperbaiki jalan menuju Gunung Karang ini, yang penting Pemerintah Daerah harus terus mensupport dan wisatawan begitu dibuat muah akses menuju ke sini, ” urainya. Sementara itu, Camat Majalengka Aay Kandar Nurdiansyah mengatakan bahwa pihaknya telah menyipkan konsep wisata yang bekerjasama dengan pihak Perhutani jauh sebelum reaktivasi ini. ” Kegiatan upacara 17 Agustus 2026, jajaran Kecamatan Majalengka sudah menggelar di sekitaran objek wisata Gunung Karang ini, dan diharapkan jadi pemantik akan bangkit kembali objek wisata Gunung Karang ini berikut area campingnya,” tuturnya. Harapannya, objek wisata gunung karang ini kembalii dibuka an menjadi daya tarik tersendiri untuk selalu dilunjungi maupun mau camping bersama keluarga atau komunitas lainnya. (Asep Rusliman)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan pengamanan kegiatan lomba balap perahu naga dan jukung tradisional yang berlangsung di kawasan Siring Itik Amuntai dan aliran Sungai Nagara, Minggu (23/8/2026). Kegiatan pengamanan dimulai sekitar pukul 08.00 WITA hingga selesai. Personel Sat Polairud Polres HSU diterjunkan untuk memastikan rangkaian perlombaan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan dipimpin oleh Kasat Polairud Polres HSU bersama sejumlah anggota Sat Polairud. Kehadiran personel kepolisian di lokasi menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan kegiatan masyarakat yang melibatkan aktivitas di kawasan perairan. Selain menjaga situasi tetap kondusif, personel juga melakukan pemantauan terhadap jalannya perlombaan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kejadian yang dapat membahayakan peserta dan masyarakat yang menyaksikan kegiatan dari sekitar lokasi. Lomba perahu naga dan jukung tradisional menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian masyarakat. Selain menghadirkan unsur olahraga dan hiburan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkenalkan serta melestarikan tradisi masyarakat yang berkaitan erat dengan kehidupan sungai. Sat Polairud Polres HSU menegaskan bahwa pengamanan kegiatan di wilayah perairan merupakan bagian dari tugas kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Dengan pengamanan yang dilakukan sejak kegiatan dimulai hingga selesai, diharapkan seluruh rangkaian perlombaan dapat berjalan lancar tanpa gangguan serta tetap mengedepankan aspek keselamatan. Polres HSU juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat yang hadir untuk bersama-sama menjaga ketertiban, mematuhi ketentuan keselamatan di perairan, serta ikut menciptakan suasana kegiatan yang aman dan nyaman. (Agus)