Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling. Memasuki hari kelima pelaksanaan, Senin (20/7/2026), sinergi antara personel TNI dan masyarakat terus mendorong percepatan penyelesaian berbagai sasaran fisik. Kebersamaan tersebut terlihat di sejumlah titik pembangunan. Salah satunya pada renovasi Musala Baitul Saudah yang dilengkapi dengan pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), tempat wudu, dan area cuci. Hingga Senin (20/7/2026), progres pekerjaan telah mencapai sekitar 65 persen. Di lokasi lain, personel Satgas TMMD bersama warga juga terus mengerjakan pembangunan jalan rabat beton di Jalan Nangka 2 Gang Alpukat RT 04. Jalan sepanjang 210 meter dengan lebar 2 meter itu kini telah mencapai progres sekitar 50 persen. Meski akses menuju lokasi cukup sempit, proses pembangunan tetap berjalan lancar. Material seperti semen, pasir, dan batu belah didistribusikan secara bergotong royong oleh prajurit TNI dan masyarakat, sehingga pekerjaan dapat terus berlangsung sesuai target. Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi aktif masyarakat yang turut terlibat dalam setiap tahapan pembangunan. Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari terjalinnya kemanunggalan antara TNI dan rakyat yang menjadi nilai utama dalam program tersebut. “Semangat gotong royong yang kita lihat hari ini menunjukkan bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan masyarakat. Prajurit TNI dan warga bekerja berdampingan, saling membantu menyelesaikan pembangunan demi kepentingan bersama. Inilah semangat yang terus kami jaga melalui TMMD,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan. Ia berharap sinergi yang telah terbangun selama pelaksanaan TMMD dapat terus dipelihara, sehingga tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat, tetapi juga memperkuat rasa persatuan, kepedulian sosial, dan kebersamaan di tengah masyarakat. Melalui program TMMD ke-129, Kodim 0410/KBL berkomitmen menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga dalam mewujudkan lingkungan yang lebih maju, nyaman, dan sejahtera. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL), Kolonel Arm Roni Hermawan, melakukan inspeksi langsung ke sejumlah sasaran fisik TMMD di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Senin (20/7/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target sekaligus memenuhi standar kualitas konstruksi yang telah ditetapkan. Selain mengevaluasi progres pembangunan, Dansatgas juga memberikan arahan kepada personel agar tetap mengutamakan mutu di setiap tahapan pekerjaan. Salah satu lokasi yang ditinjau adalah pembangunan jalan rabat beton di Jalan Nangka 2 Gang Alpukat RT 04. Hingga hari kelima pelaksanaan TMMD, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 50 persen dari total panjang jalan 210 meter dengan lebar 2 meter. Dalam kesempatan itu, Kolonel Arm Roni Hermawan memeriksa langsung kualitas hasil pengecoran, termasuk komposisi campuran semen, pasir, dan batu belah. Ia juga memastikan distribusi material bangunan berjalan lancar sehingga tidak menghambat proses pembangunan. Selain proyek jalan, Dansatgas turut meninjau pembangunan fasilitas sanitasi dan renovasi Musala Baitul Saudah yang kini telah mencapai 65 persen. Selanjutnya, ia mengunjungi lokasi bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Nur Hayati di Jalan Bukit Pinang Jaya. Pembangunan rumah tersebut saat ini telah memasuki tahap pondasi dan pemasangan struktur utama dengan progres sekitar 40 persen. Menurut Kolonel Arm Roni Hermawan, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari kecepatan penyelesaian pekerjaan, tetapi juga dari kualitas hasil pembangunan yang nantinya akan dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang. “Setiap anggaran negara dan setiap kerja keras prajurit harus menghasilkan pembangunan yang berkualitas. Saya menekankan kepada seluruh personel agar tidak mengurangi spesifikasi material maupun kualitas pekerjaan. Jalan, rumah, maupun fasilitas umum yang dibangun harus benar-benar kokoh, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya. Ia menambahkan, pengawasan terhadap kualitas pekerjaan akan terus dilakukan secara berkala selama pelaksanaan TMMD. Langkah tersebut diharapkan mampu memastikan seluruh sasaran fisik selesai tepat waktu dengan hasil yang sesuai standar. Melalui evaluasi rutin dan pengawasan langsung di lapangan, Kodim 0410/KBL berkomitmen menghadirkan pembangunan yang tidak hanya cepat, tetapi juga berkualitas, sehingga manfaat program TMMD ke-129 dapat dirasakan masyarakat Kelurahan Pinang Jaya dalam jangka panjang. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial melalui program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat yang membutuhkan. Memasuki hari kelima pelaksanaan TMMD, Senin (20/7/2026), Satgas TMMD di bawah pimpinan Komandan Satgas, Kolonel Arm Roni Hermawan, resmi memulai proses rehabilitasi rumah milik Ibu Nur Hayati di Jalan Bukit Pinang Jaya, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Rumah yang sebelumnya berada dalam kondisi kurang layak huni, dengan bagian atap yang mengalami kerusakan dan dinding yang telah lapuk, mulai dibongkar untuk dibangun kembali menjadi tempat tinggal yang lebih kokoh, aman, dan sehat. Proses pembongkaran dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama warga sekitar. Suasana kebersamaan tampak mewarnai kegiatan tersebut, sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Setelah tahap pembongkaran bangunan lama selesai, pengerjaan dilanjutkan dengan pembangunan pondasi dan pemasangan struktur utama rumah. Hingga Senin (20/7/2026), progres pembangunan RTLH tersebut telah mencapai sekitar 40 persen. Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengatakan program bedah rumah merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak. “TNI lahir dari rakyat dan bertugas untuk rakyat. Kami ingin memastikan rumah yang dibangun tidak hanya berdiri kokoh, tetapi juga menjadi hunian yang aman, sehat, dan nyaman bagi keluarga Ibu Nur Hayati. Semangat personel di lapangan semakin bertambah ketika melihat kebahagiaan masyarakat yang menerima manfaat dari program ini,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan. Ia menambahkan, distribusi material bangunan seperti semen, pasir, dan batu belah terus dilakukan secara bertahap agar proses pembangunan berjalan lancar dan sesuai target yang telah ditetapkan. Program bedah RTLH menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain memperbaiki kondisi hunian, kegiatan ini juga memperkuat nilai gotong royong serta kebersamaan antara TNI dan warga dalam membangun lingkungan yang lebih baik. Melalui TMMD ke-129, Kodim 0410/KBL menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga dengan menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan dasar warga, termasuk penyediaan rumah yang layak huni. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) terus menunjukkan perkembangan positif. Memasuki hari kelima pelaksanaan, Senin (20/7/2026), sejumlah sasaran fisik di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, berhasil mencatat kemajuan yang signifikan berkat kerja sama antara personel TNI dan masyarakat. Di bawah kepemimpinan Komandan Satgas TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan, seluruh personel terus mengoptimalkan pekerjaan agar setiap target pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal dengan tetap mengedepankan kualitas. Salah satu sasaran utama, yakni pembangunan jalan rabat beton di Jalan Nangka 2, Gang Alpukat, RT 04, kini telah mencapai progres sekitar 50 persen. Jalan sepanjang 210 meter dengan lebar 2 meter tersebut diharapkan menjadi solusi atas kendala akses yang selama ini dialami warga, terutama saat musim hujan. Selain pembangunan jalan, Satgas TMMD juga melanjutkan renovasi Musala Baitul Saudah beserta pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK). Hingga hari kelima pelaksanaan, progres pekerjaan telah mencapai 65 persen. Pekerjaan meliputi perbaikan tempat wudu, area cuci, serta pembangunan bilik MCK yang lebih layak dan higienis guna meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beribadah. Kelancaran pekerjaan didukung oleh ketersediaan material yang terus dipasok ke lokasi. Setelah material tahap awal dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan, pada Senin (20/7/2026) kembali didatangkan pasokan pasir, semen, dan batu belah guna menjaga ritme pekerjaan di lapangan. Komandan Satgas TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan, menegaskan bahwa pengelolaan logistik menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga percepatan pembangunan. “Kami tidak ingin ada waktu yang terbuang karena kendala logistik. Ritme kerja prajurit dan warga sudah sangat solid, sehingga pasokan material harus selalu tersedia agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu, bahkan bila memungkinkan lebih cepat dari jadwal,” ujarnya saat meninjau lokasi pembangunan. Menurutnya, sinergi antara personel TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi modal utama dalam menyukseskan program TMMD. Selain mempercepat pembangunan infrastruktur, program ini juga mempererat semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat. Dengan progres yang terus meningkat dari hari ke hari, Kodim 0410/KBL optimistis seluruh sasaran fisik TMMD ke-129 di Kelurahan Pinang Jaya dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses jalan dan kualitas fasilitas umum. (Agus)
CIREBON KOTA,-Bidik-kasusnews.com,. Polres Cirebon Kota melalui jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Cirebon (KPC) menunjukkan profesionalisme dalam menangani proses evakuasi jenazah Anak Buah Kapal (ABK) KM Armada Abadi I yang meninggal dunia saat kapal berlayar di Perairan Kuala Jelai, Kalimantan Barat. Jenazah tiba di Dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Kapolsek KPC AKP Asep Sunaryo S., S.H., mengatakan bahwa sejak kapal bersandar, personel kepolisian segera melakukan koordinasi dan penanganan sesuai prosedur untuk memastikan proses evakuasi serta pemeriksaan awal dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Korban diketahui berinisial D.A.G., laki-laki, 26 tahun, warga Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Berdasarkan keterangan awak kapal, korban sebelumnya mengeluhkan kondisi kesehatan yang kurang baik sehingga memilih beristirahat di dalam kapal. Menurut informasi yang dihimpun, pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di Perairan Kuala Jelai, Kalimantan Barat, korban ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri oleh rekan sesama awak kapal. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh nahkoda, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Keterangan tersebut diperkuat oleh saksi Sucipto, laki-laki, 40 tahun, nahkoda KM Armada Abadi I, warga Desa Kedung Kelor, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, serta Masrukhul Faizin, laki-laki, 34 tahun, karyawan swasta, warga Desa Plumbungan, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Setelah menerima laporan dari pihak kapal, KM Armada Abadi I selanjutnya diarahkan kembali menuju Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan Cirebon untuk proses penanganan lebih lanjut oleh aparat kepolisian bersama instansi terkait. Sesampainya di pelabuhan, personel Polsek KPC bersama unsur TNI AL, Polairud, INAFIS Polres Cirebon Kota, petugas pelabuhan, serta tenaga kesehatan langsung melakukan koordinasi dalam proses evakuasi jenazah sesuai prosedur yang berlaku. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Gunung Jati Kota Cirebon menggunakan ambulans untuk menjalani pemeriksaan medis atau visum sebagai bagian dari kepentingan penyelidikan sebelum selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga. Kehadiran personel kepolisian dalam penanganan peristiwa tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri dalam memberikan kepastian prosedur penanganan setiap kejadian yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat, sekaligus memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan hukum. Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, “Polri berkomitmen memberikan pelayanan secara profesional dan humanis dalam setiap penanganan peristiwa kemanusiaan. Melalui koordinasi yang baik dengan seluruh instansi terkait, setiap proses dilakukan sesuai prosedur sehingga hak-hak korban dan keluarganya tetap terpenuhi.” (Asep Rusliman)
Bidik-kasusnews.com,- Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan Tim Nasional Argentina melawan Spanyol. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026, mulai pukul 01.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kiara Artha Park, Kota Bandung. Kegiatan nobar dihadiri langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol. Pipit Rismanto, didampingi Wakapolda Jawa Barat serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar. Selain diikuti oleh jajaran Polda Jabar, kegiatan ini juga dihadiri ratusan masyarakat Kota Bandung dan sekitarnya yang antusias menyaksikan pertandingan final Piala Dunia dalam suasana penuh kebersamaan. Untuk semakin memeriahkan acara, Polda Jabar turut menyediakan berbagai door prize menarik bagi masyarakat yang hadir. Hadiah utama berupa sepeda motor, serta berbagai hadiah lainnya. dibagikan melalui pengundian yang disambut meriah oleh para peserta. Kehadiran door prize tersebut menjadi bentuk apresiasi Polda Jabar kepada masyarakat yang turut memeriahkan rangkaian Hari Bhayangkara ke-80. Momentum nonton bareng ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bertujuan mempererat soliditas internal Polri, tetapi juga memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat positif, edukatif, dan menghibur. Antusiasme para peserta terlihat sejak awal pertandingan hingga peluit akhir dibunyikan, dengan suasana yang tertib, aman, dan penuh semangat sportivitas. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan keluarga besar Polda Jawa Barat dalam memaknai Hari Bhayangkara ke-80 dengan melibatkan masyarakat secara langsung. “Melalui kegiatan nonton bareng ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi, meningkatkan soliditas di lingkungan Polda Jawa Barat, sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat. Semangat sportivitas yang ditunjukkan dalam pertandingan juga menjadi inspirasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kehangatan. Polda Jawa Barat berharap semangat persatuan, sportivitas, dan kebersamaan yang tercermin dalam perhelatan olahraga dunia tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri dalam mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus semakin mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat. Bandung, 20 Juli 2026 Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar
Bidik-kasusnews.com,.Waka Polda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar S.I.K., M.Hum., M.S.M secara resmi membuka Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Berkemampuan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Tahun Anggaran 2026. Upacara pembukaan digelar serentak dengan total 4.799 peserta didik di seluruh Indonesia, yang terdiri dari 4.090 peserta pria di 31 Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda dan 709 peserta wanita di Sepolwan Lemdiklat Polri. Membacakan amanat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol Drs. R. Z. Panca Putra S., M.Si., Wakapolda Jabar menegaskan bahwa masa pendidikan selama lima bulan ini bukan sekadar rutinitas formalitas untuk mengubah status sipil menjadi anggota Polri. Lebih dari itu, program ini merupakan langkah strategis transformasi sikap, karakter, dan mental personel kepolisian di garis terdepan pelayanan. “Masyarakat yang datang ke SPKT sering kali membawa masalah, ketakutan, kebingungan, bahkan keputusasaan. Oleh karena itu, para Bintara ini harus terampil menerima pengaduan dengan cepat, berkomunikasi santun, serta memberikan pelayanan prima dan kepastian hukum,” ujar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi, Senin (20/7/2026) Waka Polda Jabar juga menyoroti pentingnya perubahan fundamental dalam pola pengasuhan dan instruksi selama masa pendidikan di SPN. Pihaknya memerintahkan seluruh pengasuh dan tenaga pendidik untuk menerapkan disiplin secara tegas, adil, dan konsisten tanpa ada ruang bagi perundungan maupun kekerasan. “Pendidikan yang keras tidak harus kasar. Latihan yang berat tidak boleh kehilangan martabat. Ketegasan harus membentuk karakter, bukan menumbuhkan dendam. Tekanan latihan harus memperkuat daya juang, bukan merusak fisik dan mental peserta didik,” tegasnya. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan menuturkan, lulusan Diktukba SPKT TA 2026 diproyeksikan menjadi insan Bhayangkara yang profesional, berkarakter, menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM), serta menerapkan prinsip- prinsip pelayanan publik yang humanis. Bandung 20 Juli 2026 Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar
Bidik-kasusnews.com JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Senin (20/7/2026). Dari total 19 orang yang diamankan, tujuh orang, termasuk Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo,Saat dikonfirmasi Bidik-kasusnews 20/72026 via WhatsApp,menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan penyelenggara negara dan pihak swasta. Dalam operasi itu, penyidik juga mengamankan sejumlah dokumen serta uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang diusut. Barang bukti tersebut akan dianalisis guna menelusuri dugaan aliran dana dan pihak-pihak yang terlibat,ujar budi. Informasi sementara menyebutkan, perkara ini diduga berkaitan dengan praktik suap dalam pengondisian proyek pembangunan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Meski demikian, KPK belum mengumumkan secara resmi konstruksi perkara maupun identitas para tersangka. Sesuai ketentuan hukum, KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan. Hasil pemeriksaan beserta perkembangan penyidikan akan disampaikan kepada publik setelah proses gelar perkara selesai. Kasus ini kembali menambah daftar operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK terhadap kepala daerah. Lembaga antirasuah menegaskan komitmennya untuk menindak setiap praktik korupsi yang merugikan negara dan menghambat pembangunan daerah.(Wely)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kecamatan Jampangkulon melakukan monitoring terhadap pelaksanaan proyek pengaspalan jalan di Kampung Cikadu, Desa Padajaya, Kabupaten Sukabumi, Senin (20/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan pembangunan yang didanai melalui Dana Desa berjalan sesuai perencanaan serta memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan. Monitoring dipimpin Sekretaris Kecamatan Jampangkulon, Dadun, didampingi unsur pembina dan pengawas (Binwas), perangkat kecamatan, serta Sekretaris Desa Padajaya. Peninjauan dilakukan untuk mengecek langsung progres pekerjaan sekaligus memastikan kesesuaian volume dan mutu konstruksi di lapangan. Pembangunan jalan tersebut menggunakan alokasi Dana Desa sebesar Rp100 juta. Ruas yang dikerjakan memiliki panjang sekitar 400 meter dengan lebar 2 meter dan diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat di wilayah Kampung Cikadu. Menurut Dadun, pengawasan lapangan merupakan bagian dari komitmen pemerintah kecamatan dalam memastikan setiap program pembangunan desa dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. “Monitoring ini dilakukan agar hasil pekerjaan benar-benar sesuai spesifikasi, selesai tepat waktu, serta memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” ujarnya. Di sisi lain pengelolaan Dana Desa juga harus dilaksanakan secara transparan, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan, tambah dia. Dengan kondisi jalan yang semakin baik, diharapkan aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar, termasuk akses menuju lahan pertanian, distribusi hasil panen, hingga mobilitas warga sehari-hari yang pada akhirnya mampu mendukung peningkatan perekonomian desa. Pemerintah Kecamatan Jampangkulon menegaskan akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan di seluruh desa. “Hal ini dilakukan sebagai upaya memastikan setiap program berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Dicky)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara menghadiri Rapat Program Kerja dan Pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 tingkat Kabupaten Jepara. Dalam kegiatan tersebut, Rutan Jepara diwakili oleh Kepala Subseksi Pengelolaan, Moh. Riza Aliyafi. Rapat ini diselenggarakan sebagai langkah awal dalam menyusun program kerja dan mengoordinasikan rangkaian kegiatan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, instansi vertikal, TNI-Polri, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Keikutsertaan Rutan Jepara merupakan wujud komitmen dalam memperkuat sinergi dan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jepara serta instansi terkait guna mendukung suksesnya seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT Ke-81 RI di Kabupaten Jepara. Melalui kehadiran dalam rapat ini, Rutan Jepara menegaskan kesiapan untuk berpartisipasi dan mendukung setiap agenda yang telah direncanakan. Diharapkan kolaborasi yang terjalin antarlembaga dapat mewujudkan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung lancar, tertib, dan penuh semangat kebangsaan.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara