BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Upaya mendukung ketahanan pangan terus digalakkan oleh jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Salah satunya melalui kegiatan penanaman jagung kuartal II yang dilaksanakan di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Diniyah Formal Darussalam, Desa Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah, Kamis (9/4/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.00 WITA ini dihadiri langsung oleh Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres, para pejabat utama Polres HSU, unsur TNI, pemerintah kecamatan, hingga pengasuh dan para santri Ponpes Darussalam. Dalam sambutannya, Kapolres HSU menegaskan bahwa program penanaman jagung ini merupakan bagian dari sinergi Polri dengan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya di lingkungan pondok pesantren. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memberikan edukasi kepada para santri tentang pentingnya sektor pertanian. Acara dilanjutkan dengan penyerahan bibit jagung pakan secara simbolis dari Kapolres kepada pihak ponpes, sebelum akhirnya dilakukan penanaman bersama di lahan seluas satu hektare milik H. Busiri. Jenis jagung yang ditanam merupakan varietas pakan ternak Bisi 18 dengan total bibit sekitar 5 kilogram. Pengolahan lahan dilakukan secara manual dengan dukungan pupuk urea, NPK, serta pupuk kandang. Panen diperkirakan akan berlangsung pada awal Agustus 2026. Pengasuh Ponpes Darussalam, KH. Mahlan, menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Polres HSU. Ia berharap program ini tidak hanya meningkatkan ketersediaan pakan ternak, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi para santri dalam mengelola pertanian secara mandiri. Kegiatan berlangsung penuh kebersamaan, ditutup dengan penanaman simbolis dan sesi foto bersama antara unsur Forkopimda, aparat keamanan, serta para santri. Melalui kegiatan ini, Polres HSU menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi positif dalam meningkatkan kemandirian pangan di tingkat lokal. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Sukamaju, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, resmi dimulai. Prosesi peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Komandan Korem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, Kamis (9/4/2026). Hadirnya jembatan ini menjadi solusi atas terputusnya akses utama warga akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada akhir 2024. Infrastruktur sepanjang 51 meter dengan lebar 120 sentimeter ini dirancang untuk menghubungkan Kampung Cinagrog, Desa Sukamaju dengan Kampung Batusapi, Desa Sukamanah. Dalam sambutannya, Danrem menegaskan pembangunan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat untuk membuka keterisolasian wilayah perintis. “Ini bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami berharap dukungan dan partisipasi warga agar pembangunan berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya. Bupati Sukabumi, Asep Japar, yang turut hadir, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan tersebut. “Jembatan ini akan memperlancar mobilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ungkapnya. Warga pun menyambut penuh haru dimulainya pembangunan ini. Salah satu tokoh masyarakat, Ustad Miftah, mengaku jembatan tersebut telah lama dinantikan sejak akses mereka lumpuh akibat bencana. Sementara itu, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf Agung Ariwibowo, menargetkan pembangunan rampung dalam 30 hari. Ia juga mengajak masyarakat kembali menghidupkan semangat gotong royong selama proses pengerjaan. Selain agenda peletakan batu pertama, kunjungan kerja Danrem juga diisi dengan peninjauan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang telah mencapai 90 persen, serta silaturahmi ke Pondok Pesantren Al Aman di Cimanggu. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelepasan ikan mas di Sungai Ciseureuh, yang disambut antusias oleh warga sekitar. (Dicky)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 9 April 2026 — Memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Rutan Kelas IIB Jepara menggelar kegiatan sosial berupa donor darah sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat. Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jepara dan diikuti oleh jajaran pegawai dengan penuh antusias. Bertempat di ruang rapat Rutan, kegiatan donor darah diawali dengan proses registrasi dan pemeriksaan kesehatan bagi para peserta. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap pendonor dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat medis sebelum mendonorkan darahnya. Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Benny Apridona, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud implementasi nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi bagian penting dalam peringatan HBP. “Momentum Hari Bhakti Pemasyarakatan kami manfaatkan untuk melakukan aksi nyata yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Donor darah ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di wilayah Jepara,” ungkapnya. Selain membantu sesama, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan antarpegawai serta menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di lingkungan Rutan. Pelaksanaan donor darah berjalan tertib dan lancar, dengan tetap memperhatikan prosedur yang berlaku. Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Jepara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar dalam rangka menyemarakkan HBP ke-62. (Wely) Sumber:humas Rutan jepara
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Prestasi gemilang kembali ditorehkan talenta muda Kota Sukabumi di kancah modeling internasional. Kepala Disbudporapar, Rahmat Sukandar, menilai capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa generasi muda daerah mampu bersaing di level global. Nama Nadia Putri Ramadhani, Rafa Elviana Supriatna dan Aurin Julianti mencuri perhatian setelah sukses menorehkan prestasi di berbagai ajang. Mereka adalah putri dari pasangan Ucup Supriatna dan Evi Sumanti. “Ini bukan sekadar prestasi, tapi bukti bahwa anak-anak Sukabumi punya kualitas untuk tampil di panggung dunia,” tegas Rahmat, Kamis (9/4/2026). Menurutnya, keberhasilan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan dan membuka lebih banyak ruang bagi talenta muda berkembang. Ia juga menekankan pentingnya dukungan lintas sektor agar potensi yang ada tidak berhenti di satu pencapaian saja. “Kita ingin mereka terus naik level. Harus ada kesinambungan, baik dari sisi latihan, mental, hingga peluang tampil di event yang lebih besar,” ujarnya. Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan segera menyampaikan capaian ini kepada Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, guna mendorong dukungan kebijakan dan fasilitasi bagi para talenta muda tersebut. Sementara itu, pembina modeling Mino Triyanto Ahya mengungkapkan, kiprah anak didiknya terus meluas. Setelah tampil di Vietnam dan Singapura, mereka dijadwalkan kembali berkompetisi di Bangkok, Thailand pada 26 April 2026. “Di Vietnam, kami berhasil unggul dari sembilan negara. Itu bukan hal mudah, karena persaingan sangat ketat,” jelasnya. Ia menambahkan, di balik capaian tersebut ada proses panjang yang menuntut disiplin tinggi, latihan intensif, serta pembentukan karakter yang kuat. Bahkan ke depan, para talenta ini tidak hanya difokuskan di modeling, tetapi juga diarahkan merambah industri film. “Kami siapkan mereka tidak hanya jadi model, tapi juga punya peluang di dunia hiburan yang lebih luas,” pungkasnya. (Usep)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 9 April 2026 — Upaya memperkuat sistem pengawasan dan menjaga integritas terus dilakukan oleh Rutan Kelas IIB Jepara melalui partisipasi dalam pengukuhan Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pembenahan internal guna memastikan setiap pelaksanaan tugas pemasyarakatan berjalan sesuai standar operasional prosedur serta bebas dari praktik-praktik penyimpangan. Satops Patnal sendiri berfungsi sebagai unit yang berfokus pada pengawasan internal, penegakan disiplin, hingga langkah preventif dalam mendeteksi potensi pelanggaran. Seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Jawa Tengah turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para perwakilan UPT, termasuk dari Rutan Jepara, menunjukkan keseriusan jajaran pemasyarakatan dalam membangun sistem kerja yang lebih transparan dan akuntabel. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, menegaskan bahwa Satops Patnal memiliki posisi strategis dalam menjaga marwah organisasi. Menurutnya, keberadaan satuan ini tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai penggerak budaya kerja yang berintegritas. Ia juga menekankan pentingnya profesionalitas dan ketegasan dalam menjalankan tugas agar potensi pelanggaran dapat dicegah sejak dini. Lebih lanjut, ia berharap Satops Patnal mampu menjadi motor penggerak perubahan menuju tata kelola pemasyarakatan yang semakin baik dan dipercaya masyarakat. Dengan mengikuti pengukuhan tersebut, Rutan Kelas IIB Jepara kembali menegaskan tekadnya untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan internal, memperkuat integritas pegawai, serta memberikan pelayanan publik yang optimal dan bebas dari penyimpangan.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa Indonesia yang maju hanya dapat diwujudkan apabila seluruh elemen bangsa bersatu dan mengesampingkan perbedaan. Hal tersebut disampaikan Kasad saat menghadiri peringatan Paskah bersama prajurit, PNS, dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana wilayah Jakarta dan sekitarnya di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat, Kamis (9/4/2026). Menurut Kasad, peringatan hari besar keagamaan harus menjadi momentum untuk saling menghormati, memperkuat persaudaraan, dan membangun kebersamaan. Karena itu, ia mengajak seluruh prajurit dan ASN TNI AD untuk terus menjaga solidaritas dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan bermasyarakat. Peringatan Paskah yang turut dihadiri Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ny. Uli Simanjuntak tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan yang mengusung tema “Paskah Mewujudkan Penguatan Iman serta Solidaritas Prajurit dan ASN TNI AD yang Prima dalam Rangka Mendukung Indonesia Maju” itu menjadi sarana memperkuat keimanan sekaligus soliditas di lingkungan TNI AD. Dalam sambutannya, Kasad menegaskan bahwa perayaan Paskah tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkokoh kebersamaan dalam mendukung tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. “Momen-momen seperti ini untuk kita saling mengingatkan. Perayaan Paskah ini kita harapkan mampu menumbuhkan nilai-nilai keimanan yang kuat, serta membangun solidaritas yang kokoh dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD secara optimal. Kalau kita mau maju berarti harus sama-sama menghilangkan (mengesampingkan) perbedaan untuk Indonesia maju,” ujar Kasad. Ibadah Paskah dipimpin Pendeta Godlif Yohanes dan turut dihadiri Wakil Uskup TNI-Polri Romo Kolonel (Sus) Yos Bintoro, Pr., serta Sekretaris Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Romo Aloysius Budi Purnomo. Rangkaian kegiatan juga diisi renungan, penyalaan lilin Paskah oleh Kasad dan Ketua Umum Persit KCK, serta doa bersama yang dipimpin Pendeta Etika Saragih. (Agus)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Tim gabungan Bareskrim Polri bersama Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri berhasil menangkap buronan kasus narkotika internasional, Andre Fernando alias “The Doctor”, di Penang, Malaysia, Minggu (5/4/2026). Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut, Andre yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kini telah diamankan dan sedang dalam perjalanan menuju Indonesia dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. “Benar, pada Minggu 5 April 2026, DPO atas nama Andre Fernando alias Charlie alias The Doctor berhasil ditangkap. Saat ini yang bersangkutan dalam penerbangan menuju Indonesia dengan pengawalan petugas,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (6/4/2026). Andre Fernando diketahui merupakan bagian penting dalam jaringan narkotika yang melibatkan bandar besar Erwin Iskandar alias Koh Erwin. Ia diduga berperan sebagai pemasok utama berbagai jenis narkoba yang kemudian diedarkan di wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat. Berdasarkan hasil penyelidikan, Koh Erwin tercatat dua kali melakukan transaksi dengan Andre pada Januari 2026. Transaksi pertama senilai Rp400 juta untuk 2 kilogram sabu, disusul transaksi kedua dengan nilai yang sama untuk 3 kilogram sabu. Selain sabu, Andre juga disebut menyediakan berbagai jenis narkotika lain, termasuk cairan vape yang mengandung zat etomidate serta produk yang dikenal dengan sebutan “happy water”. Lebih lanjut, jaringan Andre diduga memiliki jalur distribusi lintas negara, khususnya melalui wilayah Riau. Modus penyelundupan dilakukan melalui jalur laut dari Malaysia menuju Dumai, dengan menyamarkan barang dalam kemasan tertentu. Untuk pengiriman sabu, jaringan ini menggunakan metode penyamaran yang cukup rapi, seperti menyembunyikan barang dalam boneka dan membungkusnya layaknya paket hadiah guna menghindari deteksi petugas. Kasus ini juga menyeret sejumlah oknum aparat, termasuk mantan Kapolres Bima Kota dan mantan Kasat Resnarkoba setempat, yang kini tengah dalam proses hukum. Penangkapan Andre Fernando menjadi langkah penting dalam pengungkapan jaringan narkotika internasional sekaligus mempertegas komitmen Polri dalam memberantas peredaran gelap narkoba hingga ke akar-akarnya. (Agus)
JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa dukungan terhadap program pemerintah harus menjadi prioritas seluruh unsur bangsa sesuai bidang tugas masing-masing. Penegasan tersebut disampaikannya saat memberikan pembekalan kepada peserta Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan XXVII dan Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXIX di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, Selasa (8/4/2026). Kegiatan itu diikuti 85 peserta P3N dan 104 peserta P4N yang berasal dari unsur TNI, Polri, kementerian, lembaga pemerintah nonkementerian, badan usaha, dan organisasi masyarakat. Di hadapan para peserta, Kasad menekankan bahwa setiap unsur pemerintahan harus memahami prioritas yang dapat dilakukan dalam mendukung berbagai program pemerintah. Kasad menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi dan sumber daya yang sangat besar. Namun, potensi tersebut harus diimbangi dengan inovasi di berbagai bidang agar mampu memperkuat pertahanan negara sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut Kasad, pembinaan kekuatan TNI AD harus dilaksanakan secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan guna mewujudkan postur pertahanan negara yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis. Kemudian seluruh kebijakan Presiden untuk meningkatkan pendapatan negara dan kesejahteraan masyarakat, lanjutnya, juga harus didukung penuh. Selain membangun kekuatan pertahanan dan meningkatkan kesejahteraan prajurit, Kasad mengatakan TNI AD terus berupaya membantu masyarakat melalui program ketahanan pangan, penyediaan air bersih, serta pengairan pertanian dan perkebunan. “Kita sudah buat sekitar 6.000 sumber air di seluruh Indonesia dan akan terus kita jalankan. Data kita, sekitar 27 juta masyarakat belum menikmati air bersih,” ujar Kasad. Kasad juga menegaskan TNI AD bergerak cepat dalam penanganan bencana agar masyarakat terdampak tidak terlalu lama berada dalam kesulitan. Sementara di bidang alutsista, TNI AD terus mengembangkan sistem pertahanan dan inovasi teknologi. “Kita sudah harus siapkan, anak-anak kita sudah mampu membuat peralatan tempur yang juga dimiliki negara lain,” imbuhnya. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Peresmian Gedung Sekretariat Bersama (Sekber) di Kecamatan Sagaranten menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan pentingnya menjaga harmoni dan mempererat persatuan antarwarga. Menurutnya, kerukunan merupakan fondasi utama dalam membangun daerah yang maju dan berdaya saing. “Silaturahmi harus terus dijaga agar persatuan tetap kuat, khususnya di wilayah Sagaranten,” ujarnya saat peresmian, Kamis (9/4/2026). Ia menilai keberadaan Sekber memiliki fungsi strategis, tidak hanya sebagai fasilitas fisik, tetapi juga sebagai ruang bersama untuk kegiatan sosial, keagamaan, dan kolaborasi lintas elemen masyarakat. “Gedung ini harus menjadi pusat aktivitas positif yang memberi manfaat luas bagi masyarakat,” tegasnya. Bupati juga berharap Sekber Sagaranten dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun ruang kolaboratif yang memperkuat sinergi antara masyarakat dan berbagai organisasi. Selain peresmian gedung, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan milad syahriahan ke-18. Bupati mengapresiasi konsistensi masyarakat dalam menjaga kegiatan keagamaan yang dinilai mampu memperkuat nilai spiritual. “Pertahankan semangat istiqomah dalam kegiatan keagamaan sebagai pondasi moral masyarakat,” tambahnya. Sementara itu, Camat Sagaranten R. Aksan Bratadiredja menyampaikan bahwa pembangunan Sekber merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan partisipasi masyarakat sejak 2021. Ia menyebut, gedung dua lantai yang kini berdiri di kawasan sekitar kantor kecamatan tersebut menjadi simbol kebersamaan warga. “Ini bukan hanya bangunan, tapi hasil gotong royong dan komitmen bersama,” jelasnya. Dirinya berharap Sekber dapat dimanfaatkan sebagai pusat koordinasi, komunikasi, serta penguatan kerukunan antar lembaga keagamaan dan masyarakat. “Semoga Sekber ini benar-benar menjadi pusat kolaborasi untuk mewujudkan Sukabumi yang mubarakah,” pungkasnya. (Dicky)
Cirebon Kota,Bidik-kasusnews.com,. Kehadiran polisi di waktu rawan kembali diperkuat melalui patroli dini hari pada Rabu (09/04/2026) pukul 02.00 WIB hingga menjelang pagi di wilayah hukum Polsek Gunung Jati, dengan menyasar titik-titik strategis yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan saat aktivitas masyarakat masih minim. Patroli ini difokuskan pada jalur perbatasan Kota Cirebon dengan Kecamatan Gunung Jati serta sepanjang jalan utama yang kerap menjadi lintasan kendaraan pada malam hingga subuh, sehingga pengawasan dilakukan secara intensif guna meminimalisir potensi tindak kejahatan. Kapolsek Gunung Jati AKP Muchammad Qomaruddin, S.H., M.H. menjelaskan bahwa patroli subuh merupakan langkah preventif yang rutin dilaksanakan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan yang biasanya memanfaatkan waktu lengang ketika masyarakat sedang beristirahat. Kegiatan patroli juga dilakukan secara stasioner di sejumlah titik pemukiman seperti Desa Mertasinga dan Desa Grogol, dengan pendekatan pemantauan langsung terhadap lingkungan sekitar guna memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan warga. Selain itu, patroli menyasar area minimarket, pegadaian, serta objek vital lainnya yang memiliki risiko menjadi target tindak kriminal, sehingga kehadiran polisi di lokasi tersebut diharapkan mampu memberikan efek pencegahan secara langsung. Dengan pola patroli mobile dan stasioner yang dilakukan secara berkesinambungan, petugas dapat menjangkau berbagai titik rawan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran polisi di waktu-waktu yang dianggap krusial. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata pelayanan kepolisian kepada masyarakat, terutama dalam memberikan perlindungan saat sebagian besar warga sedang beristirahat, sehingga potensi gangguan keamanan dapat ditekan secara maksimal. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan lingkungan serta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan melalui Layanan Polisi 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan. Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa kehadiran patroli pada jam rawan merupakan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, serta mengajak warga untuk aktif memanfaatkan Layanan Polisi 110 sebagai jalur cepat pelaporan apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungannya. (Asep Rusliman)