KUNINGAN,Bidik-kasusnews.com,.Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengajak seluruh insan pendidikan untuk terus memperkuat kebersamaan dan komitmen dalam memajukan dunia pendidikan, dalam momentum silaturahmi Keluarga Besar MKKS SMP Kabupaten Kuningan pada kegiatan Halalbihalal Idul Fitri 1447 H yang digelar di Saung Karuhun 2, Minggu (5/4/2026). Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa peran pendidik memiliki tanggung jawab yang luas, sehingga diperlukan kesadaran dan komitmen bersama dalam menghadapi berbagai dinamika di dunia pendidikan. “Momentum Idulfitri ini menjadi saat yang tepat untuk kembali pada kejernihan hati dan memperkuat semangat kebersamaan dalam menjalankan amanah di bidang pendidikan,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran pendidikan, baik selama dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Sekretaris Daerah, hingga saat ini sebagai Bupati Kuningan. Ia juga memberikan doa dan dukungan kepada para calon jemaah haji dari keluarga besar pendidikan agar diberikan kelancaran dalam menunaikan ibadah di Tanah Suci, serta mendorong para pejabat yang alih tugas untuk tetap memberikan kontribusi terbaik di tempat yang baru. Kegiatan ini mengusung tema “Menjalin harmoni di hari fitri, mengiringi langkah ke tanah suci dan melanjutkan amanah dalam dedikasi”, sekaligus dirangkaikan dengan walimatul safar haji serta ramah tamah alih tugas pejabat di bidang pembinaan SMP di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Uu Kusmana, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan Carlan, jajaran pejabat Dinas Pendidikan, para kepala sekolah SMP, serta pengurus MKKS SMP se-Kabupaten Kuningan. Sementara itu, perwakilan Bidang Pembinaan SMP menyampaikan apresiasi atas kebersamaan dan kolaborasi yang telah terjalin. Ia menilai sinergi yang baik antara kepala sekolah dan bidang pembinaan menjadi kunci dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di tingkat SMP. Ketua MKKS SMP Kabupaten Kuningan, Dadang Kusdiana, menambahkan, kegiatan halalbihalal merupakan agenda rutin tahunan yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk saling memaafkan dan memperkuat soliditas antar kepala sekolah. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, menjadi refleksi kebersamaan sekaligus penguatan sinergi dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Kuningan. (Asep Rusliman)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Upaya mempererat sinergi antar lembaga terus dilakukan jajaran kepolisian. Kapolres Hulu Sungai Utara (HSU) AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melaksanakan kunjungan ke kediaman Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan di Desa Danau Panggang, Kecamatan Danau Panggang, Minggu (5/4/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11.00 WITA tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Bupati HSU, Wakil Bupati HSU, Dandim 1001 HSU-Balangan Letkol Inf Endra Retno Erowanto, S.Sos., M.I.P., serta para pejabat utama pemerintah daerah dan camat se-Kabupaten HSU. Dalam suasana penuh keakraban, kegiatan diisi dengan agenda santai berupa mancing bersama. Momen tersebut dimanfaatkan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi antara Polri dan unsur pemerintahan daerah. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang harmonis lintas institusi. Menurutnya, sinergi yang baik antara aparat keamanan dan pemerintah daerah merupakan kunci dalam menjaga stabilitas dan pelayanan kepada masyarakat. “Melalui kegiatan seperti ini, hubungan kerja sama semakin solid, sehingga koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian juga memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa hambatan. Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai wujud implementasi Polri Presisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Perayaan Hari Raya Paskah (Kebangkitan Yesus Kristus) Tahun 2026 yang digelar umat Kristiani di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berlangsung dengan khidmat, aman, dan tertib pada Minggu (5/4/2026). Kegiatan ibadah yang dilaksanakan oleh jemaat GKE Amuntai ini dipimpin oleh Pendeta Mira Andayani, S.Th, dengan mengangkat tema “Memperingati Wafatnya Yesus Kristus” serta subtema “Damai Sejahtera Kristus di Tengah Keluarga” (Yohanes 20:26). Ibadah berlangsung di Barak Dalmas Parama Satwika Polres HSU, Desa Sungai Karias, Kecamatan Amuntai Tengah, mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai. Perayaan tersebut dihadiri oleh sekitar 40 jemaat yang terdiri dari anggota TNI/Polri beragama Kristen, PNS, serta masyarakat dari Kabupaten HSU dan Balangan. Suasana ibadah berlangsung penuh kekhusyukan melalui rangkaian acara, mulai dari doa pembukaan, pujian, pembacaan Alkitab, khotbah, hingga perjamuan kudus. Kapolsek Amuntai Tengah menyampaikan bahwa pihaknya bersama Polres HSU telah melakukan pengamanan secara maksimal guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup, termasuk pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan. “Kami berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh umat Kristiani dalam menjalankan ibadah, baik pada peringatan Jumat Agung maupun Hari Raya Paskah,” ujarnya. Selain itu, aparat kepolisian juga aktif melakukan koordinasi dengan panitia, tokoh agama, dan tokoh masyarakat guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif sebelum, saat, dan setelah pelaksanaan ibadah. Dengan sinergi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat, perayaan Paskah di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara dapat berlangsung dengan lancar tanpa adanya gangguan berarti. Polres HSU menegaskan akan terus hadir dalam setiap kegiatan masyarakat sebagai bentuk pelayanan, perlindungan, dan pengayoman demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan harmonis di tengah keberagaman. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Gaung batu akik kembali menggema lewat gelaran Pameran Kemilau Batu Bercahaya di Gedung Juang 45, Minggu (5/4/2026). Event ini bukan sekadar ajang pamer, tapi menjadi titik temu puluhan komunitas untuk menghidupkan kembali potensi batu nusantara ke pasar yang lebih luas. Ketua panitia, Rachmi, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai langkah konkret memperkenalkan batu-batu unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi, termasuk peluang untuk menembus pasar internasional. Sebanyak 45 komunitas dari berbagai daerah terlibat, memperlihatkan kekuatan jejaring pecinta dan pelaku usaha batu akik di tingkat nasional. “Ini bukan hanya pameran, tapi upaya menyatukan potensi. Kita ingin dorong agar batu lokal punya daya saing hingga ke luar negeri,” ujarnya. Ia menyebut, sinergi juga akan diarahkan dengan berbagai sektor kerajinan lain di bawah naungan Dewan Kerajinan Nasional Daerah, agar promosi produk unggulan daerah bisa dilakukan secara terintegrasi. Pameran sehari ini pun menjadi ruang strategis memperluas kolaborasi. Komunitas-komunitas yang hadir diharapkan tidak hanya berhenti pada ajang ini, tetapi mampu mendorong lahirnya event yang lebih besar dan berkelanjutan di Sukabumi. “Ke depan kita dorong jadi agenda rutin. Bahkan memungkinkan masuk kalender event tahunan,” kata Rachmi. Di sisi lain, Ketua Komunitas Batu Akik Sukabumi, Wandi Efendi alias Kawat, melihat kegiatan ini sebagai momentum mengangkat kembali marwah batu akik yang sempat redup. Ia menilai, potensi pengrajin lokal masih sangat kuat dan perlu ruang untuk tampil. “Batu akik ini tidak pernah benar-benar mati. Aktivitas komunitas dan transaksi tetap berjalan, hanya perlu panggung seperti ini untuk kembali terlihat,” ungkapnya. Sebanyak 120 batu terbaik ditampilkan dalam kontes, mulai dari jenis Bacan hingga batu khas Garut dengan berbagai varian unggulan. Peserta datang dari sejumlah daerah seperti Sumedang, Cirebon, Tasikmalaya, Garut, Bandung, Jakarta, Bogor, dan Cianjur. Menurut Kawat, batu-batu yang masuk ke meja penilaian merupakan koleksi pilihan, mencerminkan kualitas terbaik dari masing-masing daerah. “Yang tampil hari ini adalah yang terbaik. Ini bukti bahwa kualitas batu nusantara masih sangat diperhitungkan,” pungkasnya. (Usep)