Majalengka,Bidik-kasusnews.com,.Kesiapsiagaan personel Satgas Kamseltibcar Lantas Polres Majalengka dalam menjaga keamanan jalur mudik kembali dibuktikan melalui aksi tanggap di lapangan. Pada Senin (16/3/2026), Tim Urai yang menggunakan kendaraan roda dua (Moge) berhasil mengamankan benda yang berpotensi membahayakan pengguna jalan di ruas Tol Cipali. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasat Lantas AKP Pandu Renata Surya, S.T.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa temuan tersebut bermula saat personel sedang melaksanakan patroli rutin untuk memantau kelancaran arus lalu lintas dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026. Saat menyisir Jalur A KM 147 Tol Cipali, personel Tim Urai yang terdiri dari Aiptu Kamaludin Rahmat dan Brigadir Diki Julian menemukan sebuah benda berupa jeriken berukuran besar yang tergeletak tepat di tengah jalur. Keberadaan benda tersebut dinilai sangat berbahaya karena dapat memicu kecelakaan fatal, terutama bagi kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi. “Sesuai arahan Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., setiap personel di lapangan harus jeli dan responsif terhadap segala bentuk hambatan di jalan raya. Petugas kami langsung melakukan tindakan pengamanan dengan menepikan kendaraan patroli dan segera mengevakuasi jeriken tersebut ke lokasi yang aman di luar bahu jalan,” ujar AKP Pandu Renata Surya. Aksi cepat ini dilakukan guna memastikan tidak ada pengguna jalan yang melakukan pengereman mendadak atau manuver berbahaya saat menghindari benda tersebut, yang dapat berakibat pada tabrakan beruntun. Setelah memastikan jalur kembali bersih dan aman, personel Satgas Kamseltibcar Lantas melanjutkan patroli pemantauan arus mudik. Kapolres Majalengka mengapresiasi kesigapan anggota di lapangan yang telah meminimalisir risiko kecelakaan melalui tindakan preventif yang nyata. Polres Majalengka mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi angkutan barang, agar memastikan muatannya terikat dengan kuat dan rapi sebelum memasuki jalur tol. Selain itu, para pemudik diingatkan untuk tetap konsentrasi dan segera melaporkan kepada petugas jika melihat benda mencurigakan atau hambatan lain di badan jalan demi keselamatan bersama. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Desa Cibenda bersama masyarakat menggelar aksi gotong royong membersihkan kawasan wisata Geosit Curug Puncak Manik yang berada di Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Cibenda, Ade Rizwan yang akrab disapa Hurung. Kegiatan bersih-bersih ini merupakan bagian dari penerapan program K4 yang dicanangkan Pemerintah Desa Cibenda, yakni Kebersihan, Keindahan, Ketertiban, dan Kegotongroyongan. Program tersebut bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih tertata sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan wisata setempat. Dalam kegiatan tersebut, Kades bersama perangkat desa dan masyarakat bergotong royong membersihkan sampah, merapikan area sekitar curug, serta memangkas rumput yang tumbuh di sepanjang jalur menuju lokasi wisata. Hurung mengatakan, langkah tersebut dilakukan agar kawasan Geosit Curug Puncak Manik tetap terjaga kebersihannya sehingga memberikan kenyamanan bagi para wisatawan yang berkunjung. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan serta keindahan kawasan wisata yang menjadi salah satu kebanggaan Desa Cibenda,” kata dia, Selasa (17/3/2026). Menurutnya, melalui kegiatan gotong royong seperti ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dapat semakin meningkat. Pemerintah Desa Cibenda berharap, dengan kondisi kawasan wisata yang bersih, rapi, dan tertata, Geosit Curug Puncak Manik dapat terus berkembang serta mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk datang berkunjung. Upaya ini sekaligus diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat ssetempat (Dicky)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung, 16 Maret 2026 – Kepedulian dan kepekaan seorang Babinsa kembali ditunjukkan di tengah masyarakat. Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya yang berada di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, Lingkungan 01, Kelurahan Karang Maritim, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, pada Senin sore. Peristiwa ini terungkap berkat kepekaan warga dan respons cepat aparat kewilayahan. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh warga setempat setelah mencium aroma tidak sedap yang menyengat dari rumah korban yang sudah dua hari tidak terlihat beraktivitas. Menindaklanjuti laporan warga, Babinsa Kelurahan Karang Maritim, Kopda Ridwan dari Koramil 410-01/Panjang, dengan sigap langsung turun ke lokasi. Kehadirannya di tengah warga yang sedang gundah menjadi titik terang dan penggerak utama dalam penanganan awal kejadian tersebut. Komandan Kodim 0410/KBL, melalui laporan yang diterima, membenarkan kejadian tersebut dan mengapresiasi langkah cepat anak buahnya. Korban diketahui bernama Wondo (60), seorang buruh pasar yang berdomisili di wilayah setempat. Berdasarkan keterangan dari para saksi di lokasi, peristiwa bermula sekitar pukul 16.50 WIB. Warga yang curiga karena korban tidak kunjung keluar rumah selama kurang lebih dua hari, memutuskan untuk memeriksa kondisi rumah. Saat memasuki rumah, saksi Ibu Ros (50) dan Deri (45) melihat korban dalam posisi tengkurap di lantai dan sudah tidak bergerak. Tak tinggal diam, Kopda Ridwan yang tiba di lokasi langsung bergerak cepat. Langkah pertama yang dilakukannya adalah mengamankan area sekitar rumah korban untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan menghindari kerumunan berlebih yang dapat mengganggu proses investigasi. “Para saksi menerangkan bahwa korban sudah sekitar dua hari tidak terlihat keluar rumah, dan dari arah rumah korban tercium bau busuk. Saat dicek, beliau sudah meninggal. Saya segera berkoordinasi dengan aparatur setempat untuk memastikan lokasi aman dan proses selanjutnya berjalan lancar, ” ujar Kopda Ridwan saat dikonfirmasi di lokasi. Setelah memastikan kondisi di tempat kejadian perkara (TKP), Babinsa tak henti-hentinya berkoordinasi. Ia menjadi simpul utama komunikasi antara warga, aparatur kelurahan, dan pihak terkait. Kehadirannya berhasil menenangkan warga yang sempat geger dengan kejadian tersebut. Hadir dalam kegiatan monitoring dan pengamanan tersebut antara lain: Babinsa Kelurahan Karang Maritim (Kopda Ridwan) – sebagai inisiator dan penggerak koordinasi lapangan, Kepala Lingkungan (Kaling) 1 Kelurahan Karang Maritim, Ketua RT 09 Lingkungan 1 Karang Maritim, Tim Satgas Rapi Lokal 1 Panjang Hingga pukul 18.00 WIB, personel gabungan yang dikoordinir oleh Babinsa masih berada di lokasi untuk menjaga situasi tetap kondusif sambil menunggu proses evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait. Kegiatan monitoring dan pengamanan yang dilakukan oleh Babinsa Kopda Ridwan ini merupakan cerminan nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Respons cepat, kepedulian, dan kemampuannya dalam berkoordinasi menunjukkan bahwa Babinsa bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga pelindung dan pengayom yang selalu hadir di tengah setiap peristiwa yang terjadi di masyarakat, terutama dalam musibah kemanusiaan seperti ini. Kehadirannya memberikan rasa aman dan nyaman, serta memastikan setiap warga mendapatkan perhatian dan penanganan yang layak. (Agus)