BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Personel Polsek Banjang jajaran Polres Hulu Sungai Utara melaksanakan patroli serta pengaturan lalu lintas pada Selasa (10/3/2026) pagi guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Banjang. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WITA ini dipimpin oleh Kanit Samapta dengan melibatkan sejumlah personel kepolisian. Patroli difokuskan pada kawasan sekolah yang dinilai memiliki aktivitas lalu lintas cukup padat pada jam masuk pelajar. Adapun lokasi yang menjadi sasaran patroli antara lain area Sekolah Ukhuwah, Sekolah Iyuns, serta MIN 28 Kalintamui di wilayah Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat di antaranya Aiptu Soeyatmin, Aipda Dedi, Aipda Nasrullah, serta Briptu Abdul Muzakir dengan menggunakan kendaraan patroli roda dua. Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat dan para pelajar. Kapolsek Banjang melalui keterangan tertulis menyampaikan bahwa kegiatan patroli rutin ini bertujuan untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan seperti tawuran pelajar, aksi balap liar, hingga kejahatan jalanan atau street crime. “Patroli ini merupakan langkah preventif untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya di kawasan sekolah yang menjadi pusat aktivitas masyarakat pada pagi hari,” ujarnya. Selain menjaga kelancaran lalu lintas, kehadiran polisi di lapangan juga diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi para siswa, guru, serta pengguna jalan lainnya. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas. (Agus/Red)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta Timur – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan terlihat dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh para wartawan yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Jurnalis Jakarta Timur. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 200 paket bantuan disalurkan kepada anak-anak yatim piatu di kawasan Pospol Pondok Kopi, Senin (9/3/2026) petang. Kegiatan sosial yang berlangsung penuh kehangatan ini menjadi momentum bagi para insan pers untuk mempererat silaturahmi sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan suci Ramadan. Ketua Pokja Wartawan Jakarta Timur, Rio Manik, mengatakan bahwa kegiatan buka puasa bersama anak-anak yatim piatu merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun oleh para jurnalis di wilayah tersebut. “Acara ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama awak media. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberi manfaat bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Rio saat ditemui di lokasi kegiatan. Suasana kebersamaan terlihat saat para jurnalis dari berbagai platform media, mulai dari media online, televisi hingga radio, secara bergotong royong membagikan paket sembako dan bantuan uang tunai kepada anak-anak yatim. Selain berbagi, para wartawan juga memanfaatkan momen tersebut untuk berdiskusi dan mempererat hubungan kekeluargaan di antara sesama rekan seprofesi. Meski disibukkan dengan aktivitas peliputan sehari-hari, para jurnalis tetap menyempatkan diri untuk berbagi rezeki kepada sesama, terutama kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan di bulan Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan sosial tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai unsur, di antaranya personel Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, serta anggota Satuan Polisi Pamong Praja yang turut hadir membantu kelancaran acara. Melalui kegiatan ini, para jurnalis berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan Ramadan dapat terus terjaga serta menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk saling membantu dan berbagi kepada sesama. (Heri/red)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Respons cepat aparat kewilayahan berhasil mencegah kebakaran meluas di kawasan Gedung Pelelangan Ikan (PPI) Lempasing, Senin (9/3/2026) malam. Babinsa Kelurahan Way Tataan, Serka M. Fikri dari Koramil 410-03/Teluk Betung Utara, bergerak cepat bersama tim gabungan untuk memadamkan api yang muncul dari tower air di area pelelangan ikan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.45 WIB di kawasan PPI Lempasing yang berada di Jalan RE Martadinata. Kebakaran diketahui berasal dari mesin pompa air otomatis yang terpasang di tower air di atas gedung pelelangan. Informasi awal diperoleh Babinsa dari laporan warga yang melihat kepulan asap dari bagian atas bangunan. Mendapat laporan tersebut, Serka M. Fikri langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus berkoordinasi dengan unsur terkait guna melakukan penanganan cepat. Sesampainya di lokasi, Babinsa bersama warga segera melakukan upaya awal pemadaman sambil menunggu bantuan pemadam kebakaran. Tak lama kemudian, satu unit mobil pemadam dari wilayah Teluk Betung Timur tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Berkat penanganan cepat, api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat sehingga tidak sempat merambat ke bagian lain gedung yang menjadi pusat aktivitas para nelayan dan pedagang ikan. “Alhamdulillah api dapat segera dipadamkan dan tidak menimbulkan korban jiwa. Kerugian material diperkirakan hanya pada satu unit mesin pompa air yang terbakar,” ujar Serka M. Fikri saat melakukan pemantauan pascakejadian. Dalam penanganan kebakaran tersebut, sejumlah unsur turut hadir membantu proses pemadaman dan pengamanan lokasi, di antaranya aparat kecamatan, pihak kelurahan, personel kepolisian, serta anggota Polairud Polda Lampung dan masyarakat setempat. Sinergi antara aparat kewilayahan dan warga dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas. Kehadiran Babinsa di lokasi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar yang sempat panik saat melihat kepulan asap dari bangunan pelelangan ikan. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi pengelola fasilitas umum untuk rutin melakukan pengecekan instalasi listrik dan mesin guna mencegah potensi kebakaran di kemudian hari. (Agus/Red)