BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat, personel TNI dari Kodim 0410/KBL menggelar patroli skala besar bertajuk “Radin Inten”, Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini menyasar sejumlah objek vital dan pusat keramaian di wilayah Bandar Lampung, mulai dari kawasan pemerintahan hingga pesisir pantai. Patroli diawali dari halaman Makodim 0410/KBL dan dilepas oleh Perwira Jaga. Rute yang ditempuh mencakup simbol-simbol strategis daerah, di antaranya kawasan DPRD Kota Bandar Lampung serta kompleks perkantoran Pemerintah Provinsi Lampung. Kehadiran prajurit berseragam loreng tersebut bertujuan memastikan situasi tetap aman dan kondusif, terutama di pusat aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik. Rombongan patroli kemudian bergerak menuju jalur utama Jalan Trans Sumatera, tepatnya di sekitar kawasan pusat perbelanjaan Transmart. Berdasarkan laporan dari tim di lapangan, kondisi lalu lintas dan aktivitas masyarakat terpantau aman serta terkendali. Tidak hanya terfokus di pusat kota, patroli juga diperluas hingga wilayah pesisir. Di lokasi ini, personel TNI menyempatkan diri berdialog dengan nelayan dan warga sekitar. Selain menyerap aspirasi, aparat juga memberikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Komandan Kodim 0410/KBL, Roni Hermawan, melalui Perwira Jaga menegaskan bahwa patroli skala besar akan terus dilaksanakan secara berkala. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat. “Patroli ini bukan sekadar pengamanan, tetapi juga wujud komitmen kami untuk selalu hadir di tengah rakyat. Kami ingin memastikan seluruh wilayah, dari pusat kota hingga pesisir, dalam kondisi aman dan nyaman,” ujarnya. Dengan langkah preventif tersebut, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di Kota Bandar Lampung tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang serta mendukung kelancaran agenda pembangunan daerah. (Agus)