Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Aksi pencurian sepeda motor yang viral di media sosial akhirnya berujung penangkapan. Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk dua remaja terduga pelaku curanmor di Jakarta Barat. Saat ditangkap, polisi juga menyita satu pucuk senjata api rakitan dari tangan pelaku. Peristiwa pencurian terjadi pada Sabtu (21/2/2026) di Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan. Korban berinisial A.G. memarkirkan sepeda motor Honda Beat tahun 2019 miliknya di depan kontrakan dalam kondisi terkunci stang. Namun saat hendak digunakan kembali, motor tersebut sudah raib. Kerugian korban ditaksir sekitar Rp 6 juta dan kejadian itu dilaporkan ke polisi. Berbekal laporan polisi dan informasi masyarakat, Tim Opsnal Unit 1 Subdit Ranmor langsung bergerak melakukan penyelidikan. Pada Senin (23/2) sekitar pukul 09.30 WIB, dua pelaku berinisial ANJ (18) dan seorang ABH berhasil ditangkap di Jalan Raya Otonom Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, setelah dilakukan pengejaran. Dalam pengembangan kasus, polisi juga menetapkan dua orang lainnya sebagai daftar pencarian orang (DPO) yang saat ini masih dalam pengejaran. Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu unit sepeda motor Honda Beat Street, dua unit handphone milik pelaku, tiga buah mata kunci letter T, satu buah gagang letter T, satu pucuk senjata api rakitan dan 5 butir peluru, rekaman CCTV, serta pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi. Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pengungkapan ini merupakan respons cepat kepolisian atas laporan masyarakat sekaligus komitmen dalam memberantas kejahatan jalanan. “Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku curanmor dan kejahatan yang meresahkan masyarakat. Setiap laporan akan kami tindaklanjuti secara profesional dan terukur,” tegasnya. Kedua pelaku kini ditahan dan dijerat dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan serta Pasal 306 KUHP terkait penyalahgunaan senjata api. (Agung)
Jakarta Utara, Bidik-kasusnews.com – Satuan Tugas Bhayangkara Jakarta Asri (Bang Jasri) Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan Masjid Baitul Latief KBN Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (23/2/2026) sore. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kebersihan tempat ibadah sekaligus mempererat sinergitas dengan masyarakat di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Kompol Yudi Permadi, S.S., S.I.K., para Pejabat Utama (PJU), serta diikuti oleh 60 personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Ashar berjamaah di Masjid Baitul Latief. Selanjutnya Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kerja bakti dengan membersihkan area dalam dan sekitar masjid, termasuk halaman dan fasilitas umum lainnya. Tidak hanya melakukan aksi bersih-bersih, juga dilaksanakan pembagian bantuan sembako kepada marbot masjid dan masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial Polri terhadap marbot masjid serta masyarakat di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Satgas Bhayangkara Jakarta Asri yang bertujuan membangun budaya peduli lingkungan serta memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat. “Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan tempat ibadah, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan sinergi antara Polri dengan pengurus masjid serta masyarakat pelabuhan. Kami berharap suasana ibadah selama Ramadhan 1447 H dapat berlangsung aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan Polri yang humanis, peduli, dan selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan suasana kamtibmas yang kondusif
JATENG:Bidik-kasusnews.com Komitmen terhadap penguatan ketahanan pangan terus diwujudkan oleh Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Jepara melalui kegiatan pemanenan kacang panjang dan cabai di lahan pembinaan Branggang. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus implementasi nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Panen yang dilaksanakan pada pekan ini berlangsung dengan penuh semangat. Warga binaan, didampingi petugas, memetik kacang panjang yang tumbuh subur menjuntai di para-para bambu serta cabai yang menghiasi batang-batang tanaman. Hasil panen tersebut tidak hanya menjadi simbol keberhasilan proses budidaya, tetapi juga bukti konsistensi pembinaan berbasis produktivitas. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pembinaan yang berkelanjutan. “Program pertanian ini kami rancang tidak hanya untuk mendukung kebutuhan bahan pangan internal, tetapi juga untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya. Lahan pertanian di Branggang sebelumnya telah dipersiapkan melalui proses pengolahan tanah, penanaman bibit unggul, hingga perawatan rutin yang meliputi penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama secara berkala. Seluruh tahapan dilakukan dengan pendekatan edukatif, sehingga warga binaan memahami teknik budidaya hortikultura secara komprehensif. Ke depannya, program ini direncanakan untuk terus dikembangkan dengan diversifikasi tanaman produktif lainnya. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat strategi pengendalian inflasi melalui Program Sabilulungan untuk Harga Stabil (SABUMI). Program ini dirancang sebagai instrumen intervensi cepat ketika harga kebutuhan pokok mulai menunjukkan tren kenaikan. Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Sukabumi, Yana Chefiana, menjelaskan bahwa SABUMI merupakan turunan langsung dari kebijakan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Kehadirannya tidak sekadar operasi pasar rutin, melainkan bagian dari sistem pengaman daya beli masyarakat. “Ketika harga di pasaran mulai mendekati atau bahkan melewati Harga Eceran Tertinggi, program SABUMI langsung hadir di tengah masyarakat,” ujarnya, Selasa (24/2/2026). Berbagai komoditas strategis disediakan dalam program tersebut, agar kebutuhan masyarakatnya dapat terpenuhi dengan harga terjangkau. Beberapa komoditas itu antara lain beras SPHP, terigu, gula pasir, minyak goreng, bawang putih, telur, gula semut, hingga beras merah dan hitam. Seluruh kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran. Dia mencontohkan minyak goreng. Bahan pokok tersebut dipasarkan Rp31 ribu per 2 liter atau sekitar Rp15.700 per liter. Sementara harga gula pasir dan terigu juga berada di bawah HET, memberikan ruang belanja lebih hemat bagi masyarakat di tengah fluktuasi harga. Antusiasme warga terlihat dari pelaksanaan di Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng. Sebanyak 400 liter minyak goreng habis terjual dalam waktu singkat, menandakan tingginya kebutuhan sekaligus respons positif masyarakat. Dalam setiap kegiatan, volume distribusi sembako tergolong besar. Minyak goreng mencapai 400 liter, beras SPHP 5 kuintal, bawang putih 200 kilogram, gula pasir 200 kilogram, serta komoditas lain rata-rata 200 kilogram per jenis. Selama Ramadan, Pemkab Sukabumi menargetkan 20 kali pelayanan SABUMI. Sepuluh titik akan terintegrasi dengan rangkaian Muhibah Ramadan, sementara sepuluh lainnya langsung menyasar desa-desa berdasarkan permohonan. “Kini tersedia dua unit mobil operasional SABUMI yang siap bergerak menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan,” jelas Yana. Program ini dipastikan tidak berhenti setelah Ramadan. Pemerintah daerah menegaskan SABUMI akan berjalan berkelanjutan, terutama untuk membantu stabilitas harga di desa-desa terpencil. “Sabumi tidak berakhir di bulan Ramadan. Insyaallah akan terus kami lanjutkan,” tegasnya. Bagi pemerintah desa yang ingin menghadirkan SABUMI, mekanisme pengajuan dibuat sederhana. Desa cukup mengajukan permohonan melalui konfirmasi WhatsApp, selanjutnya distribusi akan dijadwalkan sesuai kebutuhan wilayah. (Usep)
CIREBON Kasusnews.com,.Komitmen menjaga integritas dan profesionalitas kembali ditegaskan Polresta Cirebon melalui pemeriksaan tes urine narkoba terhadap seluruh personel dan ASN usai Apel Jam Pimpinan, Senin (23/2/2026), di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., serta diikuti para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, personel, dan ASN. Sebanyak 200 anggota Polri dan ASN menjalani tes urine dengan enam parameter pemeriksaan, yakni amphetamine, methamphetamine, THC, cocaine, benzodiazepine, dan morphine. Pemeriksaan dilakukan oleh Sie Dokkes dan Sie Propam secara terbuka dan transparan. Dari hasil pemeriksaan, seluruh personel dinyatakan negatif atau tidak mengandung zat narkoba. Kapolresta Cirebon menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen tegas dalam menjaga marwah institusi dan memastikan tidak ada anggota yang terlibat penyalahgunaan narkoba. “Tes urine ini adalah komitmen kami untuk memastikan seluruh personel Polresta Cirebon bersih dari narkoba. Tidak ada toleransi bagi anggota yang bermain-main dengan narkoba,” tegasnya. Ia menambahkan, pengawasan internal akan terus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan. “Kita harus menjadi contoh di tengah masyarakat. Penegakan hukum harus dimulai dari internal. Jika ingin memberantas narkoba di luar, maka kita harus bersih terlebih dahulu,” ujar Kapolresta. Dengan hasil negatif secara keseluruhan, Polresta Cirebon memastikan kesiapan dan integritas personelnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri. (Asep Rusliman)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba (Zero Halinar), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Jepara melaksanakan kegiatan tes urine khusus bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang akan segera menghirup udara bebas. Pelaksanaan tes ini berlangsung dengan tertib dan pengawasan ketat pada hari Senin (23/02/2026). Proses tes urine dilakukan melalui tahapan yang sistematis. Kegiatan diawali dengan pendataan kelengkapan administrasi para WBP yang masuk dalam daftar pembebasan. Setelah data terverifikasi, petugas membagikan pot urine kepada masing-masing WBP untuk dilakukan pengujian. Pelaksanaan tes ini didampingi langsung oleh Perawat Mahir Rutan Jepara, Titin Dwi Nurhayati. Dalam menjalankan tugasnya, kelancaran kegiatan ini juga didukung oleh kolaborasi yang solid bersama asisten medis, Eni Puspita Sari, serta keterlibatan aktif para peserta program Maganghub Batch 2 dari Kementerian Ketenagakerjaan. Titin Dwi Nurhayati menjelaskan bahwa prosedur pemeriksaan dilakukan dengan tingkat ketelitian yang tinggi. Petugas medis bersiaga menunggu hasil tes untuk memverifikasi apakah sampel tersebut menunjukkan hasil negatif atau positif terhadap zat adiktif terlarang. “Kami memastikan seluruh proses pengambilan hingga pengecekan sampel urine berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur kesehatan. Bagi WBP yang hasil tes urinenya sudah keluar dan dinyatakan negatif, tahapan selanjutnya adalah pengambilan gambar wajah sebagai bukti dokumentasi resmi yang dilampirkan dalam berkas pembebasan,” jelas Titin. Sementara itu, Renza Maisetyo selaku pihak Rutan Jepara menegaskan bahwa tes urine ini merupakan syarat mutlak dan filter terakhir yang harus dilewati oleh narapidana sebelum kembali ke tengah-tengah masyarakat. “Ini adalah wujud antisipasi dan deteksi dini kami. Melalui tes urine ini, kita ingin memastikan dan memberi garansi bahwa WBP yang keluar dari Rutan Jepara benar-benar dalam kondisi bersih dari pengaruh narkoba. Mereka harus siap memulai lembaran baru dan menjadi anggota masyarakat yang produktif,” tegas Renza Maisetyo. Melalui sinergi antara tim medis, jajaran petugas rutan, dan dukungan dari tenaga magang Kemnaker, kegiatan tes urine ini berjalan lancar, aman, dan kondusif hingga seluruh proses selesai. (Wely) Sumber;Humas Rutan jepara
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, jajaran Polres Hulu Sungai Utara mengikuti kegiatan tadarus Al-Qur’an secara virtual yang terhubung langsung dengan Mabes Polri. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) Polri yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan tadarus dipimpin oleh PS Kasubbag Binkar Bag SDM Polres Hulu Sungai Utara, Iptu Warsono, dan diikuti personel di lingkungan Mapolres. Program tersebut berlangsung setiap hari sepanjang Ramadan melalui Zoom Meeting yang dipusatkan dari Bagbinreligi Rowatpers SSDM Polri. Mewakili Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, AKP Misransyah menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembinaan spiritual bagi anggota di tengah padatnya tugas pelayanan kepada masyarakat. “Selama bulan suci Ramadan, kegiatan tadarus dilaksanakan rutin setiap hari sebagai bagian dari pembinaan rohani agar personel tetap menjaga keseimbangan antara tugas kedinasan dan keimanan,” ujarnya. Dalam pelaksanaannya, personel Polri mengikuti pembacaan Al-Qur’an secara bergiliran per juz yang dipandu langsung oleh tim dari Mabes Polri. Kegiatan ini diikuti secara serentak oleh jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia. Di Polres Hulu Sungai Utara, suasana tadarus berlangsung khidmat di masjid Mapolres. Para personel tampak menyimak serta mengikuti lantunan ayat suci Al-Qur’an bersama-sama, menciptakan suasana religius yang memperkuat nilai kebersamaan dan spiritualitas selama Ramadan. Melalui program Binrohtal ini, diharapkan seluruh personel Polri tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Agus)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) mengintensifkan kegiatan patroli malam melalui program Blue Light Patrol selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di kawasan jalan bypass Amuntai dan wilayah perbatasan. Patroli dengan menyalakan lampu rotator biru tersebut dilaksanakan secara rutin pada malam hari dengan menyasar titik-titik rawan kecelakaan lalu lintas, aksi balapan liar, serta potensi tindak kriminalitas di sepanjang jalur alternatif yang kerap dilalui pengguna jalan. Kawasan bypass Amuntai menjadi perhatian utama karena meningkatnya aktivitas kendaraan selama Ramadan, terutama menjelang sahur hingga malam hari. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah gangguan kamtibmas sejak dini. Selain Blue Light Patrol, Satuan Samapta Polres HSU juga menggelar patroli “Bailang” atau sambang masyarakat. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan dialogis kepada warga guna mendeteksi potensi premanisme serta mengantisipasi aksi balap liar di sejumlah titik rawan. Pengamanan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kepolisian selama Ramadan 1447 H. Tidak hanya fokus pada aspek keamanan, personel Polres HSU juga melaksanakan kegiatan sosial seperti pembagian takjil kepada masyarakat di kawasan Tugu Sholawat Amuntai. Melalui patroli rutin di jalur bypass dan wilayah perbatasan, Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat serta memastikan pengguna jalan dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman selama bulan suci Ramadan. Situasi keamanan di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara hingga saat ini terpantau aman, tertib, dan kondusif. (Agus)