KUNINGAN Bidik-kasusnews.com,. Di tengah kesibukannya menjaga kondusivitas wilayah,Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar didampingi PJU Polres Kuningan melakukan kunjungan yang menyentuh sisi kemanusiaan ke SDN 3 Sukadana, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Selasa (24/2/2026). Kunjungan ini menjadi momen penuh haru saat Kapolres Kuningan melihat langsung kondisi fasilitas pendidikan yang masih jauh dari kata memadai. Dalam kunjungannya, AKBP Muhammad Ali Akbar tampak prihatin mengetahui sekolah tersebut hanya memiliki total 28 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Selain jumlah siswa yang sangat minim, sarana prasarana sekolah juga membutuhkan perhatian khusus untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Tak hanya datang berkunjung, Kapolres Kuningan memberikan tali asih perlengkapan sekolah kepada siswa-siswi SDN 3 Sukadana, cat untuk bangunan sekolah serta sembako untuk para gurunya. “Hati saya terenyuh melihat kondisi di sini. Meskipun jumlah siswanya hanya 28 anak, semangat mereka untuk belajar tidak boleh padam. Jarak dan keterbatasan fasilitas bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita. Kami hadir membawa sedikit bantuan perlengkapan sekolah dan cat ini dengan harapan anak-anak bisa belajar di lingkungan yang lebih ceria dan layak. Polri ingin memastikan bahwa tidak ada anak yang merasa sendirian dalam perjuangannya menuntut ilmu,” ujar Kapolres dengan nada haru. Kapolres juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para guru dan menyapa para siswa di dalam kelas. Beliau memberikan motivasi agar keterbatasan jumlah siswa tidak mengurangi kualitas semangat mengajar maupun belajar. Dalam kesempatan tersebut, Satlantas Polres Kuningan juga memberikan edukasi tentang bullying dan tertib di jalan raya. Suasana semakin meriah ketika hadir boneka polisi yang diberi nama Linggar. Kehadiran Linggar mampu membawa suasana ceria bagi siswa-siswi SDN 3 Sukadana. Langkah Kapolres Kuningan ini mendapat apresiasi luar biasa dari pihak sekolah. Kepala SDN 3 Sukadana, Haerul Ibad, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian spontan dan tulus dari orang nomor satu di Polres Kuningan tersebut. “Kami sangat terkejut sekaligus terharu atas kunjungan Bapak Kapolres. Jujur saja, selama ini kami merasa sedikit terlupakan karena kondisi sekolah yang kecil dan murid yang sedikit. Bantuan perlengkapan sekolah, sembako, hingga cat ini sangat berarti bagi kami. Kehadiran Bapak Kapolres hari ini memberikan suntikan moral yang luar biasa bagi para guru dan siswa untuk terus bertahan dan memberikan yang terbaik bagi pendidikan di desa ini,” ungkap Haerul. Bantuan cat yang diberikan rencananya akan segera digunakan untuk melakukan revitalisasi ringan pada dinding-dinding kelas agar suasana belajar menjadi lebih segar dan nyaman bagi para siswa. Kunjungan ini diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis dan foto bersama yang penuh kehangatan. Aksi AKBP Muhammad Ali Akbar ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat melampaui tugas penegakan hukum, yakni hadir sebagai pelindung dan pengayom yang peduli terhadap masa depan generasi bangsa. (Asep Rusliman)

Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polres Cirebon Kota meningkatkan patroli selama bulan suci Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama pada jam-jam rawan seperti saat berburu takjil menjelang magrib dan selepas sahur. Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, mengatakan patroli rutin tetap dilaksanakan setiap hari dengan fokus pada waktu-waktu yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas. “Kita tetap melaksanakan patroli di jam-jam rawan seperti jam berburu takjil ataupun sehabis sahur. Upaya yang kita kedepankan bersifat preventif dan edukatif,” ujarnya, Selasa (24/2/2026). Menurutnya, fenomena yang kerap muncul saat Ramadan adalah anak-anak muda berkumpul atau nongkrong usai sahur. Jika tidak diawasi, aktivitas tersebut berpotensi berkembang menjadi aksi tawuran maupun balap liar. Ia mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hingga dini hari. “Berawal dari nongkrong, bisa berkembang menjadi tawuran ataupun trek-trekan dan kegiatan lain yang mengganggu ketertiban,” jelasnya. Ke depan, pihaknya akan terus mengintensifkan kegiatan preventif dan edukatif guna menekan potensi gangguan kamtibmas selama Ramadan. Terkait keterbatasan personel, patroli difokuskan pada wilayah yang dinilai rawan, terutama terhadap tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian dengan kekerasan (curas). “Pola kasus curat dan curas ini selalu berubah. Kalau satu wilayah dipatroli, pelaku bisa menyasar daerah lain. Tapi tetap kita upayakan semaksimal mungkin,” tegasnya. Selain patroli, Polres Cirebon Kota juga mendorong peran aktif masyarakat melalui penguatan pengamanan swakarsa. RT dan RW diimbau mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) agar situasi tetap aman dan kondusif selama Ramadan. (Asep Rusliman)

Bandung | Bidik-kasusnews.com– Pembekalan dan pendidikan adalah momentum penting dalam perjalanan karier sebagai Perwira TNI AD, dalam mempersiapkan diri mengemban amanah jabatan Danrem dan Dandim. Hal tersebut, disampaikan oleh Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno, saat memimpin Upacara pembukaan Pembekalan Danrem Tipe A dan Tipe B, serta Pendidikan Dandim Tipe A dan Tipe B TA 2026, bertempat di Aula Graha Manunggal Pusdikter Pusterad, Jl. Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (24/2/2026). Danpusterad juga mengatakan bahwa, sebagai calon Danrem dan Dandim adalah garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara di wilayah masing-masing. Anda adalah mata dan telinga pimpinan di lapangan, yang bertugas untuk mendeteksi dini setiap potensi ancaman dan gangguan terhadap stabilitas wilayah. Tugas dan tanggung jawab yang diemban sangatlah berat, namun dengan persiapan yang matang, dan melalui pembekalan dan pendidikan, akan mampu menghadapinya dengan sukses. “Ingatlah, keberhasilan anda dalam melaksanakan tugas di wilayah, akan berdampak langsung pada keamanan dan kesejahteraan masyarakat,” ucap Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno. Untuk itu, saya mengajak seluruh peserta agar mengikuti pembekalan dan pendidikan dengan sungguh-sungguh, manfaatkan setiap kesempatan untuk belajar dan berdiskusi, serta jalin komunikasi yang baik dengan sesama peserta dan tenaga pendidik. Jangan ragu untuk bertanya dan berbagi pengalaman, karena dari sanalah kita bisa saling belajar dan meningkatkan kemampuan diri. Lebih lanjut disampaikannya bahwa, peserta akan dibekali dengan berbagai materi pelajaran yang sangat penting dan relevan dengan tugas-tugas di lapangan. Materi ini dirancang khusus untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi berbagai tantangan di wilayah tugas masing-masing. Seluruh materi tersebut saling terkait dan saling melengkapi, membentuk fondasi kemampuan Danrem dan Dandim untuk menjalankan tugas dengan profesional, efektifitas dan kesesuaian dengan nilai-nilai serta kepentingan bangsa dan negara. Keberadaan materi-materi ini dalam pembekalan dan pendidikan bukan hanya sebagai bentuk kewajiban administratif namun lebih sebagai investasi strategis untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan Komandan satuan kewilayahan. “Saya berharap, dengan mengikuti seluruh materi pelajaran ini dengan sungguh-sungguh, maka anda akan menjadi Danrem dan Dandim yang profesional, berintegritas, dicintai oleh rakyat, dan mampu menjadi pemimpin yang dapat membawa perubahan positif bagi wilayah anda, serta mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat,”pungkas Danpusterad Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial AR alias W (42) diamankan petugas saat berada di sebuah rumah di Desa Palampitan Hulu, Kecamatan Amuntai Tengah, Senin (23/2/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima informasi terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut. Saat diamankan, tersangka diketahui berada di ruang tengah rumah dan langsung dilakukan penggeledahan oleh petugas yang disaksikan aparat desa serta pemilik rumah. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan empat paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 8,04 gram atau berat bersih 7,10 gram. Dua paket sabu ditemukan di dalam kotak rokok yang berada dalam genggaman tangan tersangka, sementara dua paket lainnya ditemukan terselip di sofa ruang tamu. Selain barang bukti sabu, petugas juga mengamankan sejumlah plastik klip transparan serta satu unit telepon genggam yang diduga digunakan dalam aktivitas komunikasi terkait transaksi narkotika. Kasatresnarkoba Polres HSU menjelaskan bahwa tersangka diduga terlibat dalam tindak pidana tanpa hak menawarkan, menjual, membeli, menjadi perantara, maupun memiliki dan menguasai narkotika golongan I bukan tanaman. Perbuatan tersebut dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana telah disesuaikan dalam ketentuan perundang-undangan terbaru. “Setelah diamankan, tersangka bersama barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Hulu Sungai Utara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” ujar pihak kepolisian. Dalam penanganan perkara ini, penyidik telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari pengamanan tersangka dan barang bukti, pengujian awal narkotika menggunakan tes kit, pemeriksaan saksi-saksi, hingga gelar perkara guna menentukan tahapan hukum selanjutnya. Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara, sekaligus mengimbau masyarakat agar aktif memberikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan narkoba. Kasus ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika lainnya. (Agus)

Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Aparat kepolisian mengungkap praktik penipuan bermodus rekrutmen karyawan BUMN yang dilakukan seorang pria dengan menyamar sebagai anggota Polri. Pelaku memanfaatkan atribut kepolisian untuk meyakinkan korban dan meminta uang hingga ratusan juta rupiah. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kuningan Iptu Abdul Azis mengatakan tersangka berinisial MS (22), seorang mahasiswa, nekat menggunakan seragam polisi berpangkat AKP demi memperdaya korban. “Motifnya untuk menguntungkan diri sendiri dengan memakai kedudukan palsu sebagai anggota Polri,” ujar Azis di Kuningan, Senin (23/2/2026). Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan pada 12 Januari 2026 dari korban berinisial AS (52). Tersangka disebut mendatangi korban dengan mengenakan seragam polisi lengkap serta menunjukkan sejumlah dokumen yang seolah-olah terkait proses penerimaan karyawan. Pelaku menjanjikan dua anak korban bisa bekerja di Pertamina wilayah Balongan, Indramayu. Sebagai syarat kelulusan, tersangka meminta uang sebesar Rp100 juta. (Asep Rusliman)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Sejumlah pegawai di lingkungan Setda Kabupaten Cirebon terpantau membagikan surat ke para pejabat, Senin, 23 Februari 2026 sore. Kabar yang berhembus menyebut, surat tersebut merupakan undangan untuk menghadiri Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon, Selasa, 24 Februari 2026. Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Pengembangan Karir dan Pengangkatan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cirebon, Ahmad Rodi Sakho, membenarkan adanya kegiatan mutasi dan rotasi pejabat. Menurut Sakho, pelantikan dan pengambilan sumpah kali ini didominasi rotasi dan mutasi, bukan sekadar promosi jabatan. “Jumlah pejabat yang akan diambil sumpah mencapai ratusan. Ada mutasi, rotasi dan promosi, tapi didominasi rotasi dan mutase,” kata Sakho. Sakho mengatakan, sesuai undangan, rotasi, mutasi dan promosi meliputi pejabat eselon II, III, IV dan fungsional. Namun, Sakho memastikan, tidak semua pejabat khususnya eselon II terkena mutasi, beberapa masih tetap menduduki jabatan semula. “Eselon II tidak semuanya digeser. Ada yang tetap dipertahankan,” jelasnya. Menurut Sakho, mutasi dan rotasi merupakan hal yang wajar dilakukan di lingkungan pemerintah daerah. Hal itu, imbuh Sakho, dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus optimalisasi kinerja perangkat daerah. Salah satu alasan lain, imbuh Sakho, adalah untuk mengisi posisi jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang kosong dan masih dijabat pelaksana tugas (Plt). Informasi yang terhimpun menyebut, kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) yang cukup lama dipimpin Plt, karena pejabat sebelumnya tersangkut masalah hukum, bakal diduduki Hilman Firmansyah yang saat ini menjabat Kepala Dinas Perhubungan “Kimrum (DPKPP, red) bakal diisi. Walaupun belum inkrah, kami sudah koordinasi dengan BKN,” kata Sakho. Sementara posisi Kepala Dinas Perhubungan kemungkinan diisi Dadang Raiman, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Sementara posisi Kadisperindag diprediksi akan ditempati Suhartono. Selain itu, posisi Direktur RSUD Waled yang semula dijabat Plt akan dipercayakan kepada dr Deni Wirhana Surjono, yang sebelumnya menjabat Dokter Ahli Madya di rumah sakit tersebut. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) yang kepala dinasnya plt, kabarnya akan diisi Fajar. Untuk kursi Sekretaris DPRD (Sekwan) santer akan diisi Mira Indra Yulia, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Bapenda sekaligus Plt Sekwan. Sementara beberapa yang bertahan di antanya, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida), Dangi. Selain Dangi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bambang Sudaryanto juga santer tetap diposisi saat ini. Sakho menegaskan, rotasi dan mutasi disebut telah melalui mekanisme serta ketentuan jabatan yang berlaku, khususnya untuk eselon II. Pihaknya telah berkonsultasi dengan Badan Kepegawaian Nasioal untuk memastikan semua proses mutasi dan rotasi sesuai ketentuan yang berlaku. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengungkapkan rencana pemanfaatan Perumahan Royal Kabandungan Residence yang merupakan bagian dari aset barang rampasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah diserahkan kepada Pemerintah Kota Sukabumi. Bangunan tersebut akan difungsikan sebagai rumah singgah untuk tamu-tamu Pemkot Sukabumi dari luar daerah yang memiliki keperluan dinas. Ayep menyebutkan, sebelum digunakan, aset tersebut akan terlebih dahulu melalui proses perbaikan agar layak ditempati. “InsyaAllah akan segera diperbaiki dan dimanfaatkan untuk rumah singgah tamu Pemkot Sukabumi,” kata Ayep menjawab pertanyaan awak media, Selasa (24/2/2026). Meski telah menerima aset, Ayep mengaku belum mengetahui detail teknis bangunan, termasuk kapasitas serta jumlah kamar yang tersedia. “Saya belum cek langsung. Nanti akan dilihat bersama pengelola aset,” katanya. Selain Royal Kabandungan Residence, Pemkot Sukabumi juga menerima total 15 bidang tanah dari KPK. Aset tersebut memiliki karakteristik beragam, mulai dari bangunan, lahan kosong, hingga kebun. Ayep menegaskan, pemerintah daerah tidak mengetahui secara rinci aset tersebut berasal dari perkara korupsi apa. “Yang kami tahu, Pemkot Sukabumi menerima 15 bidang aset dari KPK,” jelasnya. Serah terima aset tersebut dilakukan di Subang, dalam penandatanganan yang turut dihadiri Dedi Mulyadi. Dalam konteks nasional, Ayep menyampaikan bahwa Bandung menjadi daerah penerima hibah terbesar dari sisi nilai aset yang diserahkan KPK, sementara Sukabumi memperoleh aset dengan bentuk yang variatif. Saat ini, Pemkot Sukabumi tengah melakukan inventarisasi dan kajian pemanfaatan agar seluruh aset tersebut dapat memberikan manfaat optimal bagi kepentingan pemerintahan. (Usep)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Selasa, 24 Februari 2026 Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara menggelar rapat assessment pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam memperkuat komitmen reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Rapat assessment diikuti oleh jajaran pejabat struktural serta tim pembangunan Zona Integritas Rutan Jepara. Dalam forum tersebut, dilakukan evaluasi terhadap pemenuhan data dukung, capaian pada enam area perubahan, serta identifikasi langkah perbaikan yang perlu segera ditindaklanjuti.   Enam area perubahan yang menjadi fokus pembahasan meliputi manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Evaluasi dilakukan secara komprehensif guna memastikan seluruh indikator telah berjalan sesuai standar yang ditetapkan.   Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan perubahan budaya kerja yang berkelanjutan. “Pembangunan Zona Integritas harus dimaknai sebagai komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. WBK bukan hanya target, tetapi hasil dari konsistensi dan integritas seluruh jajaran,” tegas Renza.   Melalui rapat assessment ini, Rutan Jepara berupaya memastikan kesiapan satuan kerja dalam menghadapi proses evaluasi serta memperkuat komitmen bersama menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi Tahun 2026.   Kegiatan berlangsung dengan tertib dan produktif, serta menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis guna mempercepat capaian pembangunan Zona Integritas di lingkungan Rutan Jepara. (Wely) Sumber:humas Rutan jepara

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan sebagai bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 untuk wilayah Kecamatan Amuntai Tengah dan Kecamatan Banjang, Selasa (24/2/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Aneka Guna, belakang SPBU Benua Lima, Kecamatan Amuntai Tengah, menjadi forum penting dalam menyelaraskan usulan pembangunan dari desa dengan arah kebijakan pemerintah daerah. Tahun ini, Musrenbang mengangkat tema “Pengembangan sumber daya unggulan yang mendorong perekonomian masyarakat dan daerah.” Musrenbang dihadiri Bupati HSU H. Syahrujani bersama Wakil Bupati Hero Setiawan, Ketua DPRD HSU H. Fadillah, jajaran SKPD, anggota DPRD Dapil Amuntai Tengah–Banjang, unsur TNI-Polri, para camat, kepala desa, ketua BPD, hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama. Kapolsek Banjang yang diwakili Kanit Binmas Polsek Banjang Aipda H. Sukadi turut menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan Polri terhadap proses perencanaan pembangunan daerah. Kehadiran aparat keamanan sekaligus memastikan jalannya kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Camat Amuntai Tengah Yudhi Rifani dalam sambutannya menyampaikan bahwa seluruh usulan pembangunan dari desa telah dihimpun dan dimasukkan melalui aplikasi Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan (SIPP), sehingga proses perencanaan menjadi lebih transparan dan terarah. Perwakilan Kecamatan Banjang juga menegaskan bahwa aspirasi masyarakat telah terkumpul dan siap dibahas pada tahapan berikutnya. Saat membuka kegiatan, Bupati HSU H. Syahrujani menekankan pentingnya penyusunan program pembangunan berdasarkan skala prioritas kebutuhan riil masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen daerah untuk bersama-sama membangun banua dengan memaksimalkan potensi lokal yang dimiliki. Sementara itu, Ketua DPRD HSU H. Fadillah menegaskan komitmen legislatif dalam mengawal aspirasi masyarakat agar dapat diwujudkan melalui kebijakan pembangunan daerah. Ia juga mendorong komunikasi aktif antara masyarakat dan wakil rakyat guna mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di tingkat desa. Kepala Bapelitbang Kabupaten HSU turut memaparkan arah kebijakan pembangunan daerah yang kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog dan tanya jawab antara peserta dan pemangku kepentingan. Musrenbang tingkat kecamatan merupakan agenda rutin tahunan sebagai tindak lanjut hasil musyawarah pembangunan di tingkat desa. Seluruh usulan yang telah disepakati akan dibahas kembali pada Musrenbang tingkat kabupaten sebelum ditetapkan menjadi program prioritas dalam RKPD Tahun 2027. Kegiatan berakhir sekitar pukul 12.30 WITA dengan situasi aman dan lancar, mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam merancang pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada kebutuhan warga. (Agus)

BEKASI | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Menjelang waktu berbuka puasa, jajaran Polres Metro Bekasi Kota menggelar aksi simpatik di wilayah Bekasi Utara, Senin (23/2/2026). Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Kegiatan yang berlangsung di Jalan Prima Harapan Regency, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat dengan cara yang humanis. Aksi berbagi takjil ini dilakukan secara kolektif oleh personel gabungan yang terdiri dari, Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Bekasi Kota, Personel Polres Metro Bekasi Kota, Jajaran Polsek Bekasi Utara dan Tim Perintis Presisi. Kehadiran Tim Presisi di lokasi tidak hanya untuk mengamankan arus lalu lintas, tetapi juga ikut serta membagikan paket berbuka puasa kepada pengendara motor, pengemudi ojek online, hingga pejalan kaki yang melintas. Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, sekaligus sebagai sarana mempererat silaturahmi antara kepolisian dan warga Bekasi. “Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir mendampingi masyarakat dalam situasi apa pun, termasuk dalam suasana bulan suci Ramadhan,” ungkapnya di sela-sela kegiatan. Aksi ini disambut antusias oleh warga sekitar. Selain memberikan manfaat bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba, kegiatan ini juga membantu menciptakan suasana kamtibmas yang sejuk dan kondusif di wilayah Kota Bekasi. (Agung)