HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Untuk memastikan keamanan dan kelancaran ibadah masyarakat, Satuan Lalu Lintas Polres Hulu Sungai Utara melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas saat pelaksanaan Shalat Tarawih, Kamis malam (19/2/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WITA tersebut dipusatkan di Masjid Raya At Taqwa yang berlokasi di Jalan A. Yani, salah satu titik keramaian jamaah di wilayah Amuntai. Personel Satlantas yang diterjunkan dalam pengamanan yakni Brigpol A. Fikri Yadi, Bripda M. Rio Dwian Putra, Bripda Hendra Kirana, dan Bripda Riza Saputra. Petugas melakukan pengaturan arus kendaraan sekaligus pengamanan di area sekitar masjid guna memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah. Kasat Lantas Polres HSU menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya selama pelaksanaan ibadah malam di bulan keagamaan, agar jamaah dapat beribadah dengan nyaman tanpa terganggu kepadatan lalu lintas. Hasil pelaksanaan menunjukkan situasi tetap kondusif. Arus kendaraan di sekitar lokasi terpantau tertib dan lancar, sementara kegiatan Shalat Tarawih berlangsung aman dan khusyuk. Melalui kegiatan pengamanan rutin ini, Satlantas Polres HSU menegaskan komitmennya menghadirkan polisi yang humanis dan responsif, sekaligus menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas demi kenyamanan masyarakat. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, Kamis (19/2/2026) – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Rutan Kelas IIB Jepara mempercepat proses asesmen bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berhak mendapatkan Remisi Khusus (RK). Tahun ini, kegiatan tersebut turut melibatkan partisipasi aktif dari para peserta magang, memberikan nuansa kolaborasi antara petugas dan akademisi muda.   Para peserta magang dilibatkan langsung dalam tahap verifikasi administratif hingga wawancara penilaian perilaku menggunakan instrumen Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN). Keterlibatan ini bukan sekadar tugas tambahan, melainkan bentuk praktik nyata dalam memahami dinamika pemasyarakatan.   Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Bapak Renza Maisetyo, A.Md.IP., S.H., M.H. memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi para mahasiswa magang. Dalam keterangannya, beliau menekankan pentingnya integritas dalam proses ini.   “Pelibatan peserta magang dalam asesmen remisi ini adalah wujud transfer of knowledge. Kami ingin mereka melihat langsung bahwa pemberian hak warga binaan dilakukan secara transparan, terukur, dan berbasis data perilaku. Kehadiran mereka sangat membantu tim kami dalam mempercepat proses pendataan agar hak WBP terpenuhi tepat waktu sebelum lebaran,” ujar Karutan Jepara.   Diharapkan, pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga bagi peserta magang mengenai sisi humanis penegakan hukum, sekaligus memastikan WBP mendapatkan hak remisinya sesuai regulasi yang berlaku. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Suasana sore di Surade, Kabupaten Sukabumi, tampak lebih ramai dari biasanya. Bundaran Surade dipenuhi warga yang memanfaatkan waktu menjelang berbuka puasa untuk ngabuburit, Kamis (19/2/2026). Sejak sore hari, masyarakat dari berbagai kalangan mulai berdatangan. Anak-anak, remaja, hingga orang tua terlihat menikmati suasana sambil bersantai bersama keluarga maupun teman. Aktivitas warga menciptakan pemandangan khas Ramadhan yang penuh kehangatan. “Kami sering datang ke sini saat ngabuburit. Suasananya ramai, jadi lebih terasa kebersamaan Ramadhannya,” ujar Yanti, salah seorang pengunjung. Selain menikmati suasana, sejumlah warga juga memanfaatkan momen tersebut untuk berbelanja makanan dan minuman berbuka. Pedagang dadakan di sekitar lokasi turut meramaikan area dengan beragam takjil dan jajanan. Keramaian ngabuburit di Bunderan Surade menjadi gambaran hidupnya aktivitas masyarakat selama bulan suci. Warga berharap Ramadhan tahun ini membawa keberkahan serta mempererat kebersamaan di tengah masyarakat. (Dicky)

Indramayu Bidik-kasusnews.com,.Suasana tenang Desa Karangtumaritis, Kecamatan Haurgeulis, Indramayu, mendadak berubah menjadi mencekam pada Selasa sore, 17 Februari 2026. Seorang pria berinisial K, 59 tahun, ditemukan tewas mengenaskan di bengkelnya di Jalan Karangtumaritis Blok 1. Korban ditemukan dengan luka parah akibat senjata tajam di bagian leher, muka, dan kepala. Sat Reskrim Polres Indramayu Polda Jabar bergerak cepat dan berhasil mengamankan terduga pelaku, seorang pria berinisial S H, 34 tahun, tidak lama setelah kejadian. Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar, menyatakan bahwa penangkapan pelaku merupakan hasil kerja keras tim di lapangan. “Pelaku diamankan tidak lama setelah kejadian,” ujar AKP Muchammad Arwin Bachar dalam keterangan persnya, Rabu (18/2/2026). Penemuan jasad korban bermula ketika saksi bernama Wahyu Amin melintas di depan bengkel korban saat pulang ke rumah. Pemandangan mengerikan langsung menyambutnya: korban tergeletak bersimbah darah di dalam bengkel. Wahyu Amin segera melaporkan kejadian ini ke Pemerintah Desa Karangtumaritis, yang kemudian diteruskan ke Polsek Haurgeulis. Menurut keterangan anak korban, sebelum kejadian tragis ini, ia sempat melihat pelaku berjalan di sekitar lokasi sambil membawa sebilah golok. Keterangan ini menjadi petunjuk penting bagi polisi dalam mengungkap kasus ini. Motif sementara yang berhasil diungkap polisi cukup mengejutkan. Terduga pelaku, S H, mengaku merasa terganggu dan kesal dengan aktivitas di bengkel korban yang dianggap terlalu berisik. “Motif sementara berdasarkan keterangan terduga pelaku adalah merasa terganggu oleh suara berisik dari kegiatan di bengkel korban,” jelas Kasat Reskrim. Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk sebilah golok yang diduga digunakan untuk melakukan penganiayaan, serta pakaian korban dan pelaku yang terdapat bercak darah. Tragedi ini bukan hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menimbulkan pertanyaan besar tentang toleransi, keamanan lingkungan, dan bagaimana masyarakat merespons perbedaan. Apakah kebisingan bengkel, yang menjadi alasan pelaku, cukup menjadi pembenaran untuk tindakan kekerasan yang menghilangkan nyawa seseorang? Kasus ini juga menyoroti pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, kembali mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. “Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110,” ujar AKP Tarno. Polres Indramayu mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwajib. Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga toleransi, menghormati perbedaan, dan menyelesaikan masalah dengan cara yang damai dan bermartabat. (Asep Rusliman)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara — Mengawali pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan, Rutan Kelas IIB Jepara menggelar Pesantren Ramadhan Perdana bagi Warga Binaan, Kamis (19/2). Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, sebagai bagian dari penguatan pembinaan kepribadian dan spiritual warga binaan di awal bulan suci Ramadhan. Pesantren Ramadhan perdana diisi dengan lantunan shalawat, dzikir, serta tausiyah keagamaan yang menyejukkan hati. Ceramah disampaikan oleh Bapak Najmuddin, Penyuluh Agama dari Kementerian Agama Kabupaten Jepara, bersama Ibu Hj. Nanik dari PCNU Jepara. Kegiatan dilaksanakan di Masjid At-Taubah Rutan Jepara bagi warga binaan laki-laki dan di Ruang Rapat bagi warga binaan perempuan, dengan pendampingan petugas serta peserta magang formasi Pembinaan Kepribadian. Dalam tausiyahnya, Bapak Najmuddin mengajak warga binaan untuk memaknai Ramadan sebagai bulan pengendalian diri, dengan menahan hawa nafsu, memperbanyak ibadah, serta menghidupkan salat qiyamul lail. Ia juga menyampaikan keutamaan Ramadhan, seperti dibukanya pintu surga, ditutupnya pintu neraka, dibelenggunya setan, turunnya ampunan (magfirah), serta doa-doa yang mustajab. Sementara itu, Ibu Hj. Nanik menegaskan keutamaan bulan Ramadhan dan mengingatkan hal-hal yang dapat membatalkan puasa. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa Pesantren Ramadhan merupakan sarana pembinaan rohani yang sangat penting untuk membentuk karakter, akhlak, serta kesadaran spiritual warga binaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khusyuk, tertib, dan aman, serta diharapkan mampu menjadi titik awal perubahan positif bagi warga binaan dalam menjalani Ramadhan dengan penuh makna. (Wely)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com — Sebagai wujud empati dan solidaritas atas gugurnya prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut akibat bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Januari lalu, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyerahkan bantuan berupa rumah dan santunan kepada 23 ahli waris prajurit, Rabu (18/2/2026). Penyerahan dilaksanakan di Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar) TNI AL, Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun, Kwitang, Jakarta Pusat. Dari 23 ahli waris, sebanyak 12 keluarga prajurit yang telah berkeluarga menerima bantuan berupa rumah sesuai domisili masing-masing, sementara 11 ahli waris prajurit yang belum berkeluarga menerima santunan. Bantuan tersebut menjadi simbol solidaritas dan kepedulian keluarga besar TNI AD terhadap para prajurit yang gugur serta keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran para pimpinan TNI dalam kegiatan ini menegaskan bahwa duka satu matra adalah duka seluruh keluarga besar TNI. “Mereka pergi tidak percuma sebagai kusuma bangsa yang patut dibanggakan. Apa yang kami berikan, tidak dapat mengembalikan keadaan, namun kami berharap dapat semakin mempererat ikatan kekeluargaan antara keluarga yang ditinggalkan dengan TNI,” ujar Kasad. Turut hadir Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Muhammad Tonny Harjono, serta Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Uli Simanjuntak yang mendampingi Kasad dalam penyerahan bantuan. Kasad juga menegaskan bahwa anak-anak prajurit yang gugur akan tetap mendapatkan pendampingan, baik melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa maupun kesempatan mengikuti seleksi menjadi prajurit TNI di masa mendatang. Sebagai informasi, dari 23 prajurit Korps Marinir yang menjadi korban tanah longsor di Cisarua, seluruhnya telah berhasil ditemukan. Selanjutnya 19 prajurit telah dimakamkan, sementara empat prajurit lainnya masih dalam proses identifikasi. (Red)

KUNINGAN Bidik-kasusnews.com,. Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, Kodim 0615/Kuningan melaksanakan kegiatan korve masal (bersih-bersih) bersama sejumlah instansi dan organisasi kemasyarakatan. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (19/2/2026) pukul 09.00 hingga 11.00 WIB mencakup area dari Bunderan Cijoho Kelurahan Cijoho Kecamatan Kuningan sampai Terminal Tipe A Desa Kertawangunan Kecamatan Sindangagung. Acara dihadiri langsung oleh Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung, Camat Kuningan Deni Hamdani, para perwira staf dan Danramil jajaran Kodim 0615/Kuningan, anggota Babinsa, Persit KCK Cabang XXVI Kodim 0615/Kuningan, anggota Polres Kuningan beserta perwakilan Ibu-ibu Bhayangkari, serta perwakilan dari berbagai instansi pemerintahan dan organisasi kemasyarakatan. Dandim 0615/Kuningan menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk menyambut bulan suci Ramadan. “Di awal bulan Ramadhan 1447 H tahun 2026 M, kita awali dengan kegiatan bersih-bersih mulai dari Bunderan Cijoho sampai dengan Terminal Tipe A Kertawangunan,” ucapnya. Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya yang melekat. “Kita semuanya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk memiliki budaya bersih-bersih baik di lingkungan keluarga sendiri ataupun lingkungan masyarakat sekitar,” jelasnya. Menurutnya, budaya bersih-bersih merupakan bentuk sikap peduli dan tanggung jawab bersama. “Budaya bersih-bersih merupakan sikap peduli dan tanggung jawab terhadap kebersihan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, indah dan nyaman,” tegasnya. Dandim berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat fisik, tetapi juga menjadi ladang ibadah bagi seluruh peserta. “Semoga kegiatan bersih-bersih ini menjadi ladang ibadah serta dapat menggugah masyarakat di sekitar untuk memiliki rasa peduli dan budaya bersih-bersih di lingkungan sekitar,” pungkasnya. Camat Kuningan Deni Hamdani juga menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini. “Kegiatan korve masal seperti ini sangat penting karena tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar elemen masyarakat dan instansi. Semoga kebersihan yang kita ciptakan bisa tetap terjaga bersama,” ujar Deni. Sementara itu, perwakilan Bhayangkari Polres Kuningan, Sri Wahyuni, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi contoh nyata kepedulian bersama. “Sebagai Ibu-ibu Bhayangkari, kita senang bisa berpartisipasi. Kebersihan lingkungan sangat berpengaruh pada kesehatan keluarga, terutama menjelang Ramadan yang kita harapkan penuh berkah,” katanya. Anggota masyarakat yang juga turut berpartisipasi, Supriyatno dari Kelurahan Cijoho, menyampaikan rasa terima kasih. “Kami sangat menghargai upaya Kodim dan seluruh instansi yang menggelar kegiatan ini. Jalan dan fasilitas umum jadi lebih bersih dan nyaman, terutama bagi kita yang sering melintas di area ini,” ucapnya. Kegiatan korve masal ini memiliki tujuan utama untuk menjaga kesehatan masyarakat, mencegah penyebaran penyakit, menciptakan lingkungan yang rapi dan nyaman, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian bersama terhadap kebersihan wilayah Kabupaten Kuningan. Selama kegiatan berlangsung, peserta dengan antusias membersihkan sampah, menyapu jalan, dan merapikan fasilitas umum di sepanjang rute yang telah ditentukan. (Asep Rusliman)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (BINROHTAL) dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Kamis (19/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Syarif Hidayatuloh, Asrama Polisi Kaliwadas, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, dan diikuti para pejabat utama, kapolsek jajaran, perwira, anggota, serta ASN. Kegiatan dipimpin langsung Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon, AKBP Eko Munarianto, S.I.K. Hadir pula Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet Pesantren, Drs. K.H. Aris Ni’matullah, MAF., M.Si., yang menyampaikan tausiyah kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa BINROHTAL merupakan bagian dari pembinaan internal guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel, sekaligus memperkuat mental dan moral sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. “Menjelang Bulan Suci Ramadhan, kita harus mempersiapkan diri tidak hanya secara fisik dan operasional, tetapi juga secara spiritual. Dengan iman dan mental yang kuat, kita dapat melaksanakan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh personel untuk mengikuti tausiyah dengan sungguh-sungguh serta menjadikan momentum tersebut sebagai sarana introspeksi dan peningkatan kualitas diri. Menurutnya, tantangan tugas selama Ramadhan membutuhkan kesiapan lahir dan batin agar situasi kamtibmas tetap kondusif. Dalam tausiyahnya, Ketua YLPI Buntet Pesantren mengangkat tema “Macam-Macam Ciptaan Allah SWT” yang menjelaskan perbedaan malaikat, binatang, dan manusia. Manusia, kata dia, dianugerahi akal dan nafsu, sehingga memiliki derajat mulia apabila mampu mengendalikan nafsu dengan akal dan iman. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan tawasul, Surat Yasin, dan Asmaul Husna, dilanjutkan tausiyah, doa bersama, serta penutup. Seluruh kegiatan berlangsung khidmat dan lancar. Melalui kegiatan BINROHTAL ini, Polresta Cirebon berharap pembinaan rohani dan mental dapat terus dilaksanakan secara rutin guna membentuk personel Polri yang profesional, humanis, dan berintegritas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Cirebon selama Bulan Suci Ramadhan. (Asep Rusliman)

Jakarta Utara, Bidik-kasusnews.com  – Dalam rangka menjaga dan memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan kunjungan dan sambang ke Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di wilayah Pelabuhan Muara Angke, Kecamatan Sunda Kelapa, Rabu malam hingga Kamis pagi (19/2/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 23.30 WIB tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Muara Angke, Aiptu Moh. Sutiyono, dengan menyambangi para pemuda RT 12 RW 22 Muara Angke. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya di bulan Suci Ramadhan ini. Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Moh. Sutiyono menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada para pemuda. Ia mengajak generasi muda untuk tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun perbuatan yang dapat mengganggu ketertiban umum, terutama selama bulan Ramadhan. “Kami mengimbau kepada seluruh pemuda agar tidak melakukan aksi tawuran maupun kegiatan negatif lainnya. Mari bersama-sama kita jaga keamanan dan ketertiban lingkungan, khususnya di bulan suci Ramadhan,” ujar Aiptu Sutiyono. Ditempat yang berbeda Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Hitler Napitupulu, S.H., M.H., mengajak masyarakat Pelabuhan Muara Angke untuk aktif membantu kegiatan siskamling dengan meningkatkan patroli dan pengecekan di jam-jam rawan guna mengantisipasi tindak pencurian. Warga diminta untuk tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya. “Apabila terjadi gangguan kamtibmas atau menemukan orang yang mencurigakan di wilayah Muara Angke, segera hubungi layanan kepolisian di nomor 110, lapor ke kantor polisi terdekat, atau langsung menghubungi Bhabinkamtibmas setempat,” tambahnya. Kegiatan Patroli KRYD dan sambang berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Polres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan wilayah. Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan wilayah Muara Angke tetap terjaga dalam situasi yang aman, nyaman, dan kondusif. (Red)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polsek Banjang terus memperkuat pelayanan publik berbasis digital melalui kegiatan sosialisasi layanan pengaduan online menggunakan QR Code kepada masyarakat di Desa Kaludan Besar, Kecamatan Banjang, Kamis (19/2/2026) pukul 11.00 WITA. Kegiatan yang dilaksanakan di Toko milik Bapak Sulaiman tersebut melibatkan personel Polsek Banjang, yakni AIPTU Soeyatmin, SH, AIPTU Noryadi, BRIPKA Junaidi, dan BRIPDA Alfito. Dalam kegiatan itu, petugas melakukan pemasangan stiker layanan pengaduan masyarakat (Yanduan) sekaligus memberikan penjelasan langsung mengenai penggunaan sistem pelaporan berbasis QR Code. Kapolsek Banjang menjelaskan bahwa inovasi layanan ini bertujuan mempermudah masyarakat dalam menyampaikan laporan terkait dugaan pelanggaran anggota Polri tanpa harus datang langsung ke kantor Polres maupun Polsek. Melalui pemindaian QR Code menggunakan telepon genggam, masyarakat dapat mengakses layanan pengaduan kapan saja dan di mana saja. Setiap laporan yang masuk akan tercatat secara sistematis dan diproses secara prosedural oleh Bagian Pelayanan Pengaduan Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri. Selain memberikan kemudahan akses pelaporan, program ini juga menjadi langkah nyata dalam meningkatkan pengawasan terhadap kinerja anggota kepolisian serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Polsek Banjang menegaskan akan terus mengintensifkan sosialisasi pelayanan digital sebagai bagian dari transformasi menuju Polri Presisi yang profesional, transparan, dan semakin dekat dengan masyarakat. (Agus)