KUNINGAN Bidik-kasusnews.com,. Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menghadiri kegiatan Pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Kabupaten Kuningan. Acara ini digelar di Ballroom Arya Kamuning Lantai 3 Gedung Pemda Kabupaten Kuningan, pada Sabtu pagi (14/2/2026). Pada kesempatan tersebut, Bupati Dian memberikan sambutan sekaligus arahan kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Dr. Carlan, S.Pd., M.M.Pd., Dicky Mahardika, S.E., M.Si Kabid Paud Dikmas Disdikbud Kabupaten Kuningan, Ketua DPW FK PKBM Provinsi Jawa Barat Heru Saleh, S.Pd., M.Pd., serta para pengelola PKBM se-Kabupaten Kuningan. Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Kuningan tidak hanya dapat berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi harus dibarengi dengan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM). “Kuningan membangun maju itu tidak hanya bersifat fisik saja, tetapi juga non-fisik. Salah satunya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Itu sebuah keniscayaan,” tegasnya. Ia menyampaikan, kemajuan daerah masih diukur melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang meliputi indikator pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat. Dari sisi pendidikan, rata-rata lama sekolah masyarakat usia produktif di Kuningan masih menjadi tantangan bersama. Oleh karena itu, Bupati menilai keberadaan PKBM memiliki peran sentral dalam mendorong peningkatan rata-rata lama sekolah melalui program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C. Menurutnya, masih terdapat warga usia produktif yang belum memiliki ijazah formal (SD, SMP, maupun SMA), sehingga PKBM menjadi jembatan penting menuju akses pendidikan yang lebih layak. “PKBM ini menjadi jembatan penghubung antara harapan masyarakat yang belum mengakses pendidikan formal dengan kesempatan hidup yang lebih baik,” ujarnya. Ia juga mendorong sinergi PKBM dengan pemerintah desa, perangkat desa, hingga pondok pesantren agar semakin banyak warga yang dapat difasilitasi memperoleh pendidikan kesetaraan. Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk hadir langsung di tengah masyarakat, terutama dalam menangani persoalan anak tidak sekolah dan keterbatasan akses pendidikan di wilayah pelosok. Ia meminta jajaran perangkat daerah, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, untuk aktif turun ke lapangan. “Jangan hanya bekerja di belakang meja. Pastikan masyarakat merasakan kehadiran pemerintah,” pesannya. Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa pengelolaan PKBM harus dilakukan secara akuntabel, transparan, dan berbasis data. Validasi serta pembaruan data warga belajar merupakan langkah awal dalam perencanaan program yang tepat sasaran. Selain itu, ia mendorong pengembangan pendidikan kecakapan hidup (life skills), literasi digital, pelatihan sektor pertanian, serta penguatan UMKM agar lulusan PKBM memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Menutup arahannya, Bupati berharap agar PKBM menjadi forum yang konsultatif dan konstruktif dalam memberikan masukan kebijakan pendidikan di daerah. “Setiap warga berhak belajar, dan setiap kesempatan belajar adalah pintu perubahan. Mari kita bangun pendidikan yang berdampak dan membawa senyum bagi masyarakat Kuningan,” pungkasnya. Kegiatan ini menandai momentum penguatan peran pendidikan nonformal dalam mendukung visi pembangunan Kabupaten Kuningan yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan. (Asep Rusliman)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., melakukan pengecekan dan kontrol langsung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rawa Badak Utara Polres Pelabuhan Tanjung Priok, pada Jumat (13/2). Kegiatan pengecekan dan pemantauan ini dilaksanakan di lokasi SPPG yang berada di wilayah Rawa Badak Utara Kec. Koja, Kota Jakarta Utara, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) serta memenuhi aspek keamanan pangan (food safety). Dalam kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan zoom meeting Groundbreaking peresmian serentak SPPG Polri serta peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto bersama Kapolri Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Momentum ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan peningkatan kualitas pemenuhan gizi masyarakat. Dalam kunjungannya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., bersama Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Tanjung Priok, Wakapolres, Kabaglog, Kasiwas didampingi Kepala SPPG Rawa Badak Utara, melakukan pengecekan menyeluruh mulai dari proses pengolahan bahan makanan, tahapan memasak, penyajian, pengemasan hingga mekanisme distribusi. Selain itu, Kapolres juga berinteraksi langsung dengan para petugas untuk memastikan setiap tahapan kerja dilaksanakan sesuai standar kebersihan dan keamanan pangan. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan bahwa kualitas harus menjadi prioritas utama dalam operasional SPPG Rawa Badak Utara. “SPPG “Kapolres Priok Turun Langsung Cek SPPG, Pastikan Food Safety dan Standar Operasional” Ia juga menambahkan bahwa pengawasan langsung ini merupakan bentuk tanggung jawab institusi dalam memberikan pelayanan terbaik. “Kami ingin memastikan bahwa setiap proses berjalan profesional dan higienis. Pengolahan makanan tidak hanya soal rasa, tetapi juga tentang standar kesehatan, keamanan, serta manfaat gizinya bagi penerima,” ujarnya. Dengan kontrol langsung tersebut, SPPG Rawa Badak Utara, diharapkan operasional SPPG Polres Pelabuhan Tanjung Priok semakin optimal, profesional, serta mampu mendukung program ketahanan pangan Polri secara berkelanjutan. (Agus)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM — Dalam upaya mempererat hubungan dengan tokoh agama dan masyarakat, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan kegiatan silaturahmi sekaligus pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan Taman Pendidikan Seni Al-Qur’an (TPSQ) Kecamatan Sungai Pandan, Sabtu (14/2/2026) sore. Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 17.00 Wita tersebut digelar di TPSQ Sungai Pandan, Jalan Kesatuan No. 058, Desa Sungai Sandung, Kecamatan Sungai Pandan. Agenda ini dirangkaikan dengan kegiatan rutin pembinaan Tilawah Al-Qur’an bersama para santri dan santriwati. Hadir dalam kegiatan tersebut pengurus TPSQ Sungai Pandan, H. Muhrani, S.Pd., para santri dan santriwati, serta orang tua dan wali santri. Dari pihak kepolisian, kegiatan diwakili oleh Banit Binpolmas Sat Binmas Polres HSU, Briptu Muhammad Ahlun Nazhar, S.Pd., M.M. Acara diawali dengan pembacaan doa pembuka yang dipimpin oleh H. Muhrani, dilanjutkan pembelajaran Tilawah Al-Qur’an. Pada kesempatan tersebut, personel Sat Binmas turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para peserta, menekankan pentingnya menjaga kerukunan, kedisiplinan, serta peran keluarga dan lingkungan dalam membentuk generasi muda yang berakhlak dan taat hukum. Kegiatan silaturahmi ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan keagamaan. Melalui komunikasi langsung dengan tokoh agama dan warga, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga situasi keamanan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Suasana kegiatan berlangsung khidmat, tertib, dan penuh keakraban hingga berakhir sekitar pukul 17.57 Wita dalam kondisi aman dan lancar. Sat Binmas Polres HSU berharap kegiatan pembinaan dan silaturahmi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai langkah preventif dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang religius, aman, dan kondusif. (Agus)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan Apel Polantas Sahabat Ojek Online sebagai bagian dari pelaksanaan Operasi Keselamatan Intan 2026, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Jananuraga Polres HSU dan diikuti komunitas pengemudi ojek online (ojol) se-Kabupaten Hulu Sungai Utara. Apel bersama tersebut dipimpin oleh KBO Satlantas Polres HSU, IPDA Amin Mulyadi, S.H., M.A, didampingi para Kanit Satlantas. Kegiatan ini menjadi langkah nyata kepolisian dalam membangun sinergi dengan para pengemudi transportasi daring yang memiliki peran penting dalam mobilitas masyarakat sehari-hari. Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan pentingnya kesadaran berlalu lintas sebagai tanggung jawab bersama. Pengemudi ojol diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan, menggunakan helm berstandar SNI, melengkapi surat kendaraan, serta menjaga etika berkendara di jalan raya. Selain penyampaian pesan keselamatan lalu lintas, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para pengemudi ojol diberikan kesempatan menyampaikan pengalaman serta kendala di lapangan, sehingga tercipta komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat pengguna jalan. Kasat Lantas Polres HSU melalui kegiatan ini menegaskan bahwa apel bersama merupakan upaya preemtif dan preventif untuk menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas, khususnya selama pelaksanaan Ops Keselamatan Intan 2026. Melalui pendekatan humanis bertajuk Polantas Sahabat Ojek Online, diharapkan tumbuh budaya tertib berlalu lintas di kalangan pengemudi ojol sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan lancar. Satlantas Polres HSU berharap kolaborasi ini mampu menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang kondusif di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara. Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan — Keselamatan untuk Kemanusiaan. (Agus)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com — Satuan Lalu Lintas Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan patroli dan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan kecelakaan, pelanggaran, serta kemacetan di wilayah hukumnya, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 Wita tersebut dipimpin langsung oleh jajaran Satlantas Polres HSU dengan melibatkan beberapa unit fungsi, yakni Unit Turjagwali, Unit Gakkum, dan Unit Kamsel. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Unit Turjagwali melaksanakan patroli sekaligus pengaturan arus kendaraan di jalur utama Kota Amuntai, di antaranya Jalan Kuripan, Jalan Jenderal A. Yani, Jalan Norman Umar, Jalan Brigjen H. Hasan Baseri, serta Jalan Kesatuan. Kehadiran personel di lapangan difokuskan pada titik yang memiliki potensi kepadatan kendaraan dan risiko kecelakaan. Sementara itu, Unit Gakkum melakukan penyelesaian administrasi dan kelengkapan berkas perkara penyidikan serta pembaruan data melalui aplikasi ICEL. Di sisi lain, Unit Kamsel menggelar pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas) melalui sosialisasi dan imbauan keselamatan berkendara kepada pengguna jalan. Petugas piket yang terlibat dalam kegiatan ini yakni Bripka Osman, S.Sos, Brigpol Widianto, Briptu M. Eko Rafli Maulana, dan Bripda M. Rudrigo Hansetiawan dengan dukungan sarana operasional berupa mobil patroli Satlantas, HT Motorola APX 1000, serta perlengkapan keselamatan lapangan. Selain melakukan pengaturan lalu lintas, personel juga memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya anak-anak di bawah usia 12 tahun yang menggunakan sepeda listrik maupun pengendara di bawah umur agar tidak menggunakan kendaraan bermotor di jalan raya demi keselamatan bersama. Kasat Lantas Polres HSU menyampaikan bahwa kegiatan patroli rutin ini bertujuan meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. “Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Lebih baik selamat daripada cepat sampai,” menjadi pesan utama yang terus disampaikan kepada pengguna jalan selama kegiatan berlangsung. Dari hasil pelaksanaan kegiatan, situasi arus lalu lintas terpantau tertib, aman, lancar, dan kondusif. Cuaca cerah serta tidak ditemukan kejadian menonjol selama patroli berlangsung. Melalui kegiatan rutin ini, Polres HSU berharap kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat serta tercipta budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan. Keselamatan untuk Kemanusiaan — Safety for Humanity. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Komitmen memperkuat tata kelola organisasi kembali ditegaskan oleh Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Jepara melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat manajerial, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah pembenahan internal sekaligus penguatan kinerja menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo. Dalam kesempatan tersebut, ia melantik Benny Apridona sebagai Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Bachtiar Oktaffiandi sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, serta Moh. Riza Aliyafi sebagai Kepala Subseksi Pengelolaan. Prosesi berlangsung dengan penuh khidmat, diawali pembacaan keputusan, pengambilan sumpah jabatan, hingga penandatanganan berita acara. Momentum ini menjadi simbol kesiapan para pejabat untuk menjalankan tugas dengan dedikasi dan tanggung jawab. Dalam arahannya, Renza Maisetyo menekankan pentingnya kepemimpinan yang responsif dan kolaboratif di setiap lini. Ia mengingatkan bahwa tantangan pemasyarakatan ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan soliditas tim dan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus meningkatkan kualitas layanan. “Setiap pejabat harus mampu menjadi motor penggerak di unit kerjanya. Bangun koordinasi yang kuat, ciptakan inovasi, dan pastikan pelayanan berjalan transparan serta akuntabel,” pesannya. Selain itu, pembangunan Zona Integritas menuju WBK menjadi prioritas yang terus digaungkan. Seluruh jajaran diminta menjaga integritas, menolak segala bentuk penyimpangan, serta menghadirkan pelayanan yang humanis dan profesional. Dengan komposisi pejabat manajerial yang baru, Rutan Jepara optimistis mampu melangkah lebih progresif. Sinergi, integritas, dan semangat pembaruan diharapkan menjadi fondasi kokoh dalam mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan berdaya saing. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Larangan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon kepada Sekolah Dasar Negeri untuk tidak mengadakan buku Modul diabaikan oleh sejumlah SDN 1 Kaliwadas, Kecamatan Sumber. Buktinya, masih banyak oknum Guru dan kepala sekolah yang menyuruh murid untuk membeli buku Modul yang di tunjuk toko fotocopy oleh sekolah. Jumat, 13/02/2026 Sejumlah orangtua wali murid kepada awak media menuturkan, instruksi pembelian buku Modul ini disampaikan secara lisan saja kepada para murid oleh masing-masing guru wali kelas. Murid ditekankan untuk segera membeli buku Modul. “Yang anehnya ketika kita orangtua tanya ke guru buku itu tidak wajib harus membeli, tapi saat anak pulang sekolah nanti anak nangis-nangis minta uang buat beli buku Modul, katanya guru mereka suruh supaya beli buku Modul. Jadi bingung kami orangtua ini,” ujar orangtua wali murid SDN 1 Kaliwadas. Begitu juga dengan orangtua murid lain pengadaan buku Modul ini terkesan diwajibkan kepada murid. Meskipun tidak secara gamblang disampaikan ke orangtua namun diam-diam oknum guru memaksakan anak murid untuk memiliki buku Modul. Pihak toko fotocopy yang merasa di titipi buku Modul ini semata mata hanya mencari ke untungan, pembelinya dari SDN mana saja, kata pemilik toko Lanjut, pihak toko tidak ada mengharuskan absen siswa/siswi yang membeli buku itu, ada beberapa wali murid meminta nota pembelian sejumlah buku Modul untuk di perlihatkan ke Guru nya bahwa Sanya anaknya sudah membeli buku Modul dengan menunjukan Noto toko penyedia buku Modul. Pungkasnya Kepala SDN 1 Kaliwadas yang baru di pindah jabat kepala SDN 1 Tukmudal pada bulan Februari, Wardina, S.Pd., M.Pd. mengatakan bahwa buku Modul yang di jual Toko FotoCopy diri beralibi tidak tau dan tidak ada penggiring sekolah memerintahkan agar murid murid nya membeli buku modul di Toko FotoCopy tersebut. Ucapnya. Dugaan awak media di sini ada koordinasi yang baik antara penyedia barang dengan pihak Sekolah tentunya hal ini ada timbal balik ke untungan yang di dapat dari jumlah buku Modul yang terjual di toko fotocopy. (Asep Rusliman)
Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Pemerintah Kabupaten Kuningan akan segera melakukan perombakan besar-besaran pada struktur birokrasinya. Agenda mutasi, rotasi dan promosi pejabat tersebut direncanakan sebelum memasuki Bulan Suci Ramadan. Hal itu untuk memastikan stabilitas kinerja pemerintahan selama masa ibadah puasa dan mempercepat pencapaian target pembangunan daerah. Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kuningan, Hartanto, mengonfirmasi rencana tersebut mengatakan, pelaksanaan mutasi hanya tinggal menunggu penyelesaian proses administrasi di Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Pelantikannya direncanakan digelar sebelum Bulan Ramadan. “Namun hari dan jam pastinya masih bersifat tentatif,” ujarnya ketika dikonfirmasi, Kamis, 12 Februari 2026. Ratusan Pejabat Terlibat Mutasi kali ini melibatkan jumlah personel yang cukup signifikan di berbagai tingkatan jabatan. Direncanakan akan menyasar ratusan pejabat. Di antaranya rotasi di lingkungan pejabat Eselon II atau setingkat kepala dinas (kadis) dan kepala badan (kaban) sekitar 7 hingga 8 orang. Selain itu, terdapat 1 atau 2 orang yang akan dipromosikan untuk mengisi kekosongan jabatan Eselon III. Sedangkan pergeseran paling masif terjadi di level Eselon IV dengan jumlah mencapai kurang lebih 230 pejabat. Perombakan tersebut diharapkan mampu menyegarkan suasana kerja di tingkat teknis pelayanan masyarakat. Sementara itu, isu mengenai rolling di level Eselon II semakin santer karena dikabarkan lebih bersifat rotasi atau pertukaran posisi antar kadis saja. Meliputi: Guruh Irawan Zulkarnaen yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), diprediksi akan berpindah tugas menjadi Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan karena H. Deni Hamdani yang menjabat sebelumnya ramai diisukan bakal menduduki kursi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan . (Asep Rusliman)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Pemerintah Kabupaten Majalengka menggelar Rapat Paripurna DPRD dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186 yang berlangsung khidmat di Pendopo Gedung Negara Majalengka, Rabu (11/2/2026). Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186 tahun 2026 mengusung tema “Menapak Sejarah, Bangun Kolaborasi dan Inovasi Menuju Majalengka Langkung SAE” Peringatan tahun ini memiliki makna historis karena untuk pertama kalinya Hari Jadi Majalengka diperingati pada tanggal 11 Februari, sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2025. Bupati Majalengka, Eman Suherman dalam sambutannya menyampaikan bahwa penetapan tanggal baru tersebut merupakan hasil kajian akademik mendalam yang dipimpin oleh Prof. Dr. Hj. Nina Herlina, M.S. dari Universitas Padjadjaran. Perubahan ini bertujuan untuk meluruskan sejarah sekaligus memperkuat jati diri Kabupaten Majalengka. Dalam kesempatan tersebut, Bupati memaparkan sejumlah capaian strategis pembangunan daerah sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Majalengka tercatat sebagai tertinggi kedua di Jawa Barat pada triwulan II 2025 dengan angka 9,01 persen, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 6,38 persen. Melalui program MATA HATI, angka pengangguran terbuka berhasil ditekan dari 4,01 persen menjadi 3,62 persen, berada di bawah rata-rata Provinsi Jawa Barat. Sementara itu, total investasi yang masuk ke Majalengka sepanjang tahun 2025 mencapai Rp. 3,4 triliun. Bupati juga menyampaikan bahwa angka kemiskinan berhasil diturunkan sebesar 0,51 persen atau setara dengan 6.110 jiwa. Di bidang infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya. Saat ini, sepanjang 806,92 kilometer atau 88,19 persen jalan kabupaten berada dalam kondisi mantap. Pada awal tahun 2026, pemerintah daerah juga menggulirkan program perbaikan 1.715 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dengan total anggaran mencapai Rp. 34,4 miliar. Dalam hal tata kelola pemerintahan, Kabupaten Majalengka kembali menorehkan prestasi dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kali berturut-turut. Selain itu, Majalengka memperoleh predikat “Sangat Baik” pada Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dengan indeks 3,91, nilai SAKIP yang tinggi, serta menempati peringkat 19 besar nasional dalam Indeks Pelayanan Publik. Bupati Eman Suherman juga menegaskan keberpihakan pemerintah daerah terhadap produk lokal melalui kebijakan “Bela dan Beli Produk UMKM”, termasuk kewajiban penggunaan Genteng Jatiwangi pada seluruh bangunan pemerintah. Menghadapi tantangan pembangunan tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Majalengka telah menyiapkan sejumlah program Quick Wins, di antaranya: Satu Desa Satu Sarjana SPBU Mini (Solidaritas pada Buruh untuk Memiliki Hunian) Program SAREBU (Sakola Bareng Ibu-ibu). “Momen Hari Jadi ke-186 ini menjadi titik tolak untuk melangkah ke masa depan dengan semangat kolaborasi dan inovasi menuju Majalengka Langkung Sae,” tegas Bupati. Rapat Paripurna tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir, Jaksa Agung RI ST. Burhanuddin, Anggota DPR RI TB Hasanuddin, serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Asep Rusliman)
Jakarta | Bidik-kasusnews.com – TNI AL, Dispen Kormar Sorong. Komandan Pasmar 3 Mayjen TNI (Mar) Andi Rahmat M., menghadiri upacara likuidasi Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) I sampai dengan XIV sebagai bagian dari penataan dan penguatan struktur organisasi Korps Marinir. Kegiatan tersebut menjadi tonggak penting dalam proses transformasi dan validasi organisasi di lingkungan TNI Angkatan Laut. Upacara yang berlangsung khidmat digelar di Graha Marinir Jenderal KKO Ali Sadikin, Mako Kormar, Kwitang Jakarta Pusat, Kamis (12/02/2026). Momentum ini menandai babak baru pembinaan organisasi guna menjawab tuntutan dinamika tugas dan perkembangan lingkungan strategis. Kegiatan dipimpin langsung oleh Panglima Korps Marinir Letjen TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., serta dihadiri para pejabat utama Mako Kormar, Komandan Pasmar, Dankolak, dan para Komandan Satuan jajaran Korps Marinir. Dalam amanatnya, Pangkormar menegaskan bahwa validasi organisasi merupakan langkah strategis dan imperatif agar Korps Marinir tetap adaptif dan responsif terhadap dinamika ancaman global, regional, maupun nasional. Likuidasi satuan ditegaskan bukan akhir pengabdian, melainkan bagian dari transformasi menuju organisasi yang lebih modern, efektif, dan efisien. Prosesi penurunan dan penyelubungan Tunggul satuan secara simbolis menandai berakhirnya eksistensi administratif Yonmarhanlan I–XIV. Namun nilai-nilai perjuangan, loyalitas, dan dedikasi para prajurit tetap menjadi bagian dari sejarah dan kebanggaan Korps Marinir, mengingat peran strategis Yonmarhanlan dalam pengamanan pangkalan dan wilayah pesisir. Kehadiran Komandan Pasmar 3 mencerminkan dukungan penuh terhadap kebijakan pimpinan TNI AL dalam mewujudkan organisasi yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan tugas ke depan, sejalan dengan pembangunan kekuatan maritim yang tangguh dan modern. (Agus)