HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Menjaga asri dan bersihnya lingkungan kerja guna menunjang pelayanan publik yang prima, Kepolisian Resor (Polres) Hulu Sungai Utara menggelar kegiatan kerja bakti massal atau kurvei di seluruh area Markas Komando (Mako). Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat pagi (06/02/2026) ini melibatkan seluruh personel, baik anggota Polri maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polres HSU. Aksi bersih-bersih ini dimulai tepat pukul 08.00 WITA, menyasar berbagai titik strategis di area Mako, mulai dari halaman depan, taman, drainase, hingga ruang-ruang pelayanan publik. Dengan semangat gotong royong, para personel tampak bahu-membahu membersihkan sisa-sisa sampah dan merapikan fasilitas kantor agar tetap representatif dan sehat bagi seluruh pegawai maupun masyarakat yang datang. Kegiatan kurvei ini bukan sekadar rutinitas kebersihan biasa, melainkan bagian dari upaya institusi untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman sehingga dapat memacu produktivitas dan semangat kerja personel. Area yang bersih juga menjadi salah satu indikator kedisiplinan dan kesiapan satuan dalam memberikan sambutan terbaik bagi warga yang membutuhkan layanan kepolisian. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Iptu Asep Hudzainur, menegaskan bahwa pemeliharaan kebersihan markas merupakan salah satu implementasi dari pola hidup sehat dan manajemen lingkungan yang baik di tubuh Polri. “Bapak Kapolres HSU memberikan perhatian khusus terhadap aspek kebersihan dan kerapian Mako. Lingkungan yang bersih adalah cerminan dari hati dan pikiran yang jernih dalam bertugas. Kegiatan kurvei ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) bagi setiap personel terhadap kantor tempat mereka mengabdi setiap harinya. Jika lingkungan kerja kita sehat dan rapi, maka secara otomatis semangat untuk melayani masyarakat akan semakin meningkat,” ujar Iptu Asep Hudzainur. Lebih lanjut, Iptu Asep menambahkan bahwa kegiatan ini juga selaras dengan arahan pimpinan Polri untuk senantiasa menjaga profesionalisme yang dimulai dari hal-hal mendasar seperti kebersihan lingkungan. “Beliau menekankan bahwa Polri harus memberikan teladan yang baik kepada masyarakat, dimulai dari kerapian markasnya sendiri. Dengan area pelayanan publik yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) masyarakat tentu akan merasa lebih nyaman dan terlindungi saat berkunjung ke Polres HSU. Sinergi dan kekompakan yang terbangun saat kita bekerja bakti bersama ini diharapkan terus terbawa dalam pelaksanaan tugas-tugas operasional di lapangan demi mewujudkan Polres HSU yang Hebat, Sigap, dan Unggul untuk Masyarakat,” tambahnya secara mendalam. (Agus)
Bali, Bidik-kasusnews.com – Wakil Komandan Korps Brimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, turut mengikuti Karya Bakti Aksi Bersih Sampah Laut yang dilaksanakan secara serentak di kawasan Pantai Kelan, Pantai Kedonganan, dan Pantai Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali. Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan kolaboratif menjaga kebersihan pesisir sekaligus mendukung pariwisata berkelanjutan di Pulau Dewata, serta merupakan tindak lanjut atas instruksi langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk memperkuat kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan kebersihan kawasan wisata nasional. Kegiatan karya bakti ini secara resmi dibuka langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Hanif Faisol Nurofiq, bersama Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widiyanti Putri Wardhana, diikuti oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Kapolda Bali Irjen Pol. Adityajaya, Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol. Mulia Hasudungan Ritonga, Dansatbrimob Polda Bali Kombes Pol. Rachmat Hendrawan, Para Bupati dan Wakil Bupati, serta seluruh personel TNI dan Polri yang terlibat. Acara resmi dibuka dengan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan arahan dari Menteri Lingkungan Hidup RI dan Menteri Pariwisata RI sebagai penegasan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan laut, khususnya di wilayah Bali. Dalam sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup RI menekankan bahwa Indonesia saat ini berada dalam kondisi darurat sampah yang harus dihadapi dengan kerja sistematis dan berkelanjutan. Bali diharapkan menjadi contoh nasional dalam pengelolaan sampah, sehingga seluruh komponen masyarakat diminta menjaga komitmen untuk terus bergerak bersama melawan sampah Sementara itu, Menteri Pariwisata RI juga menegaskan bahwa persoalan kebersihan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Ia mengapresiasi kolaborasi lintas sektor, mulai dari akademisi, komunitas, dunia usaha, hingga relawan yang turun langsung menjaga kebersihan Bali sebagai wajah pariwisata Indonesia. Melalui aksi bersih sampah laut ini, Korps Brimob Polri menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan kawasan pesisir, serta mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat. (Agus)
Situbondo, Bidik-kasusnews.com– Atas perintah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Dankorbrimob Polri, Komjen Pol. Ramdani Hidayat, dan Kalemdiklat Polri, Irjen Pol. Achmad Kartiko, Pusat Pendidikan Brimob menggelar aksi bersih-bersih pantai. Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini berlangsung di sela-sela latihan dan pembinaan ketahanan fisik para siswa Dikbangspes Dasar Brimob Angkatan IV Tahun 2026, yang tengah melaksanakan latihan renang laut di kawasan wisata Pantai Pasir Putih, Situbondo. Aksi ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, tanggal 2 Februari 2026. Dengan semangat tinggi, disiplin, dan rasa tanggung jawab, para instruktur dan siswa menyisir pantai, mengumpulkan sampah, serta menjaga kebersihan kawasan wisata demi kenyamanan bersama. Inilah wujud Bhayangkara sejati: tangguh dalam tugas, sigap dalam pengabdian, dan peduli terhadap kelestarian bumi pertiwi. BRIMOB UNTUK NUSA DAN BANGSA (Red)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM– Dalam rangka menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Tim Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026 Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan kegiatan pengecekan bahan pokok di Pasar Induk Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi terkait, antara lain Polres Hulu Sungai Utara, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten HSU. Sinergi lintas sektor ini bertujuan memastikan pengawasan pangan berjalan efektif dan menyeluruh. Pelaksanaan pengecekan tersebut merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi (Rakor) bersama instansi terkait yang telah dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, sebagai langkah awal dalam mengantisipasi potensi permasalahan distribusi, harga, maupun ketersediaan bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. Dalam kegiatan Satgas Saber Pangan Tahun 2026 ini, setidaknya terdapat 14 komoditas bahan pokok yang menjadi sasaran pemantauan, di antaranya beras, minyak goreng, gula, telur, daging, cabai, bawang merah, bawang putih, serta komoditas strategis lainnya yang memiliki pengaruh besar terhadap daya beli masyarakat. Pengawasan difokuskan pada harga jual bahan pokok, agar tidak terjadi lonjakan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Pemerintah (HAP) yang telah ditetapkan. Selain itu, Satgas juga melakukan pemantauan terhadap ketersediaan stok, guna memastikan pasokan bahan pangan tetap aman dan mencukupi selama Ramadhan hingga Idul Fitri. Melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur, Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam Satgas Saber Pangan merupakan bentuk komitmen Polres HSU dalam menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi masyarakat dari praktik penimbunan maupun permainan harga yang merugikan. “Polres HSU bersama instansi terkait berkomitmen untuk mengawal stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Kami akan terus melakukan pengawasan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pangan,” ujar IPTU Asep Hudzainur menyampaikan pernyataan Kapolres. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Hulu Sungai Utara tetap terjamin, harga tetap stabil, serta distribusi berjalan lancar. Langkah ini sekaligus menjadi upaya preventif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap peran pemerintah dan Polri dalam pengendalian pangan. (Agus)
JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok berhasil membongkar praktik penyalahgunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi ukuran 3 kilogram yang dilakukan secara terorganisir. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan lima orang tersangka di dua lokasi berbeda, yakni Jakarta Utara dan Kabupaten Bogor, serta menyita total 2.301 unit tabung gas berbagai ukuran. Pengungkapan kasus ini berawal dari meningkatnya kekhawatiran aparat terhadap maraknya insiden kebakaran yang diduga dipicu kebocoran gas oplosan, termasuk peristiwa kebakaran kapal di kawasan Pelabuhan Muara Baru. Dari situ, Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok melakukan patroli siber dan menemukan aktivitas penjualan gas portabel bermerek “Tokai” dengan kondisi fisik tabung yang mencurigakan di platform e-commerce. Hasil penelusuran digital tersebut mengarah pada penggerebekan lokasi produksi di wilayah Bogor serta pengembangan jaringan di Jakarta Utara. Polisi mendapati para pelaku memindahkan isi gas dari tabung LPG subsidi 3 kilogram ke tabung non-subsidi ukuran 12 kilogram, 5,5 kilogram, hingga tabung gas portabel. Proses ilegal tersebut dilakukan menggunakan alat suntik rakitan berbahan pipa besi yang tidak memenuhi standar keselamatan. Di lokasi Jakarta Utara, petugas mengamankan empat tersangka dalam dua tahap penindakan. Polisi menemukan aktivitas pengoplosan gas ke tabung 12 kilogram serta menyita kendaraan berupa mobil bak yang digunakan untuk mendistribusikan gas hasil oplosan. Sementara itu, di Bogor, satu tersangka berinisial S diamankan bersama ratusan tabung gas portabel siap kirim yang dikemas menggunakan plastik hitam dan kardus guna mengelabui konsumen daring. Dari hasil penyelidikan, praktik ilegal ini memberikan keuntungan besar bagi para pelaku. Gas subsidi yang dibeli dengan harga Rp19.000 hingga Rp21.000 per tabung, disuntikkan ke tabung non-subsidi dan dijual kembali dengan harga mencapai Rp220.000. Selain itu, satu tabung LPG subsidi 3 kilogram dapat dipecah menjadi sekitar 10 tabung gas portabel, yang masing-masing dijual seharga Rp11.000. Dalam sebulan, sindikat ini diperkirakan menghabiskan sedikitnya 180 tabung gas subsidi. Adapun barang bukti yang disita meliputi 1.146 tabung LPG subsidi 3 kilogram, 925 tabung gas portabel ilegal, 224 tabung LPG non-subsidi 12 kilogram, enam tabung LPG 5,5 kilogram, 38 alat suntik rakitan, empat unit mobil bak, serta berbagai peralatan pendukung seperti timbangan digital, perlengkapan pengemasan, dan rekaman CCTV. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini bertujuan melindungi keselamatan masyarakat. Menurutnya, gas oplosan sangat berbahaya karena proses pemindahan isi tidak sesuai standar keamanan dan berpotensi memicu kebakaran maupun ledakan. “Ini bukan hanya soal pelanggaran hukum, tetapi juga soal keselamatan nyawa. Kebocoran gas oplosan dapat membahayakan keluarga pengguna dan lingkungan sekitar,” ujar AKBP Aris Wibowo saat konferensi pers, Jumat (6/2/2026). Sementara itu, perwakilan Pertamina Patra Niaga, Indra Pratama, mengimbau masyarakat untuk membeli LPG hanya di pangkalan resmi serta memastikan segel tabung dalam kondisi utuh sebelum digunakan. Para tersangka kini dijerat dengan pasal berlapis, antara lain Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal, dengan ancaman pidana penjara hingga enam tahun dan denda maksimal puluhan miliar rupiah. Kepolisian memastikan akan terus memperketat pengawasan guna mencegah penyalahgunaan LPG bersubsidi dan memastikan bantuan negara tepat sasaran serta aman bagi masyarakat. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com– Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar apel korve dan aksi bersih lingkungan di kawasan mangrove Jalan Pasaran RT 05, Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Telukbetung Barat, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Angkatan Darat sebagai wujud nyata komitmen menjaga kelestarian lingkungan sekaligus kebersihan kota. Apel korve tersebut dibuka secara resmi dan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., serta Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana. Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perangkat daerah, mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya menjaga lingkungan hidup. Keterlibatan TNI dalam kegiatan ini ditunjukkan melalui kehadiran Danramil 410-03/Telukbetung Utara Mayor Inf Bagus Setyawan, S.Sos. dan Danramil 410-02/Telukbetung Selatan Mayor Inf Sabariyanto. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat diharapkan mampu memperkuat gerakan kolektif menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Dalam sambutannya, Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menegaskan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Untuk meningkatkan kebersihan dan keindahan kota, kami menghimbau seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Kita harus bergandengan tangan mewujudkan Bandar Lampung yang lebih bersih dan lebih indah,” ujar Eva Dwiana. Selain membersihkan kawasan mangrove yang memiliki fungsi vital sebagai penyangga ekosistem pesisir, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. Apel dan aksi bersih lingkungan dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung tertib hingga berakhir sekitar pukul 10.10 WIB. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap gerakan serupa dapat diikuti hingga ke tingkat RW dan kelurahan. Dengan demikian, tercipta lingkungan Kota Bandar Lampung yang bersih, hijau, dan berkelanjutan demi kenyamanan serta kualitas hidup seluruh warga. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Anggota Komisi I DPRD Kota Sukabumi dari Partai Demokrat, Ir. Henry Slamet, melontarkan kritik keras terhadap pemerintah pusat yang dinilainya masih minim aksi nyata dalam menangani persoalan sampah. Menurut Henry, berbagai pernyataan dan wacana yang kerap disampaikan belum berbanding lurus dengan tindakan konkret di lapangan. Ia menegaskan, masalah sampah tidak bisa diselesaikan hanya dengan janji atau slogan. Hal itu disampaikan Henry saat Reses Kedua Masa Sidang 2025–2026, Jumat (6/2/2026). Di hadapan warga, ia menekankan perlunya kerja nyata dan keberpihakan anggaran dari pemerintah pusat kepada daerah. “Penanganan sampah itu butuh aksi, bukan sekadar banyak bicara. Daerah perlu dukungan riil,” tegasnya. Henry mendorong pemerintah pusat agar lebih proaktif membantu daerah melalui penyediaan sarana dan prasarana, seperti armada pengangkut sampah, beko, dumptruk, serta peralatan pendukung lainnya agar penanganan sampah berjalan optimal. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya edukasi masyarakat terkait pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. Menurutnya, persoalan sampah terjadi hampir di semua daerah dan hanya bisa diatasi dengan kesadaran kolektif serta pengelolaan yang berkelanjutan. Pada kesempatan yang sama, Henry turut menyinggung isu wakaf dan dinamika pemerintahan daerah. Terkait wakaf, ia menilai hal tersebut merupakan komitmen pribadi karena menyangkut perintah agama, sehingga tetap bisa berjalan meski kerja sama dengan pemerintah daerah dihentikan. Sementara mengenai pelantikan pejabat di lingkungan Pemkot Sukabumi, Henry menilai langkah tersebut sebagai bagian dari penataan birokrasi. Namun ia mengingatkan kondisi keuangan daerah yang masih terbatas dan berdampak pada keterlambatan pembayaran gaji, termasuk bagi anggota DPRD. (Usep)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,. Komitmen Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat terus diwujudkan melalui Program BENGRAS (Bebas Gangguan Penglihatan Katarak). Hingga saat ini, tercatat lebih dari 600 warga Majalengka telah mendapatkan layanan operasi katarak gratis melalui program unggulan tersebut. Bupati Majalengka H. Eman Suherman menyampaikan bahwa Program BENGRAS merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam membantu masyarakat, khususnya kelompok rentan yang mengalami keterbatasan ekonomi dan gangguan penglihatan akibat katarak. “Program BENGRAS ini kami hadirkan untuk membantu masyarakat Majalengka agar kembali bisa melihat dengan baik dan menjalani aktivitas secara normal. Alhamdulillah, hingga saat ini sudah lebih dari 600 warga yang berhasil menjalani operasi katarak secara gratis,” ujar Bupati saat menghadiri kegiatan operasi katarak di RSUD Cideres, Kamis (5/2/2026). Menurutnya, gangguan penglihatan akibat katarak tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga pada produktivitas dan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, Pemkab Majalengka terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk rumah sakit dan tenaga medis, agar program ini dapat menjangkau lebih banyak warga. Ke depan, Program BENGRAS akan terus kami lanjutkan dan perluas cakupannya, sejalan dengan visi pembangunan Majalengka Langkung SAE, khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. Program BENGRAS mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dinilai sangat membantu dan memberikan harapan baru bagi warga penderita katarak. Pemerintah Kabupaten Majalengka menargetkan program ini dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat di seluruh kecamatan. Sementara Direktur RSUD Cideres, dr. H. Harizal F. Harahap menyampaikan bahwa kegiatan operasi katarak gratis yang diselenggarakan RSUD Cideres merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Program BENGRAS Pemerintah Kabupaten Majalengka, sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186. “Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186, RSUD Cideres melaksanakan operasi katarak gratis bagi masyarakat bekerjasama dengan Perdami dan RS Cicendo Bandung. Pada kegiatan kali ini, sebanyak 100 orang pasien telah menjalani tindakan operasi katarak,” ujar dr. Harizal. Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak agar dapat kembali beraktivitas secara normal dan meningkatkan kualitas hidup. “Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat yang sebelumnya mengalami keterbatasan penglihatan dapat kembali produktif. RSUD Cideres berkomitmen untuk terus mendukung program-program kesehatan Pemkab Majalengka demi terwujudnya Majalengka Langkung SAE,” tambahnya. (Asep.R)
Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Kodim 0614/Kota Cirebon menggelar kegiatan karya bakti bersih-bersih pantai yang terpusat di kawasan Pantai Pesisir Kesenden, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut atas perintah langsung Presiden Republik Indonesia dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian kawasan pesisir. Karya bakti tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0614/Kota Cirebon dan melibatkan berbagai unsur lintas sektor. Turut ambil bagian dalam kegiatan ini personel TNI dan Polri wilayah Kota Cirebon, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta instansi terkait Pemerintah Kota Cirebon. Selain itu, kegiatan bersih-bersih pantai ini juga mendapat dukungan dan partisipasi aktif dari organisasi pelajar dan mahasiswa se-Kota Cirebon, serta perwakilan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Kota Cirebon. Para peserta secara bersama-sama membersihkan sampah di sepanjang pesisir pantai sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kegiatan karya bakti ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pantai yang memiliki peran strategis bagi ekosistem dan kehidupan masyarakat pesisir. Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi nyata antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat dalam mendukung program nasional terkait pelestarian lingkungan. Kodim 0614/Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah pusat serta berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Dandim 0614/Kota Cirebon pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan karya bakti bersih-bersih pantai ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan sekaligus implementasi langsung dari arahan Presiden Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan pantai bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Selain itu, Dandim 0614/Kota Cirebon juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah pesisir, agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, pantai yang bersih akan memberikan manfaat besar, baik dari sisi kesehatan, kelestarian ekosistem laut, maupun potensi ekonomi masyarakat setempat. (Asep.R)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon berhasil mengamankankan puluhan pelajar yang tawuran di Jalan Raya Plumbon, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, pada Kamis (5/2/2026) kira-kira pukul 17.30 WIB. Mereka merupakan para pelajar dari sejumlah sekolah di wilayah Cirebon. “Kami juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 5 sepeda motor, 1 buah celurit, dan 14 handphone. Sehingga para pelajar berikut seluruh barang bukti langsung diamankan untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H. Peristiwa bermula saat Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon menerima laporan mengenai sekelompok pelajar yang terlibat tawuran di wilayah Kecamatan Plumbon. Petugas pun merespon cepat laporan tersebut dengan mendatangi lokasi kejadian “Kami langsung mengejar mereka, karena beberapa di antaranya kabur ketika saat melihat kedatangan petugas Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon. Kemudian terdapat 23 pelajar yang berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Mapolresta Cirebon untuk diperiksa lebih lanjut,” terangnya. Pihaknya mengimbau dan mengharapkan para kuwu, RT, RW, dan mandor agar ikut membantu mengawasi warganya, khususnya para orang tua harus lebih memperhatikan anaknya untuk tidak melakukan kegiatan yang negatif. Sehingga mengakibatkan kerugian bagi orang lain yang menjadi korban ataupun dirinya sendiri untuk masa depannya. Ia mengatakan, patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon merupakan salah satu upaya jajarannya dalam mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Dari mulai tawuran hingga aksi tindak kriminalitas lainnya dalam rangka memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat Kabupaten Cirebon. Selain itu, patroli tersebut merupakan langkah preventif yang dilaksanakan Polresta Cirebon rutin dari mulai siang, sore, dan malam untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif. Diharapkan patroli tersebut dapat mencegah tindak kriminalitas di Kabupaten Cirebon. Adapun sasaran dari Tim Raimas Macan Kumbang 852 Patroli adalah geng motor, premanisme, peredaran dan penyalahgunaan narkoba maupun miras, knalpot bising, serta kejahatan jalanan lainnya yang meresahkan masyarakat. Dalam patroli tersebut, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan selalu mewaspadai setiap kejadian kriminalitas di sekitar masyarakat. Menurutnya, patroli tersebut juga merupakan respon cepat terhadap aduan masyarakat di media sosial mengenai ancaman pelaku kejahatan di wilayah Kabupaten Cirebon. Sehingga pihaknya pun melibatkan personel gabungan dari Polsek jajaran dan dibackup Satsamapta Polresta Cirebon. “Kami pastikan Polresta Cirebon dan Polsek jajaran tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas dan tindakan keras kepada para pelaku kejahatan yang melakukan aksi kriminalitas di Kabupaten Cirebon. Sehingga situasi kamtibmas juga dapat terjaga secara aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya. Ia juga mengingatkan para orang tua untuk mengawasi pergaulan dan kegiatan anak-anaknya terutama pada malam hari sehingga mereka tidak terlibat perbuatan melanggar hukum. Selain itu, para orang tua juga harus menjaga anaknya dari pergaulan dan pengaruh lingkungan negatif yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. “Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan ke Polresta Cirebon maupun Polsek jajaran. Kami memastikan setiap laporan yang diterima akan langsung ditindaklanjuti,” pungkasnya. (Asep Rusliman)