JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Suasana religius dan penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid At-Taubah saat digelarnya kegiatan pengajian mujahadah dan istighatsah bagi warga binaan, Selasa (9/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan rohani guna membentuk karakter dan meningkatkan kesadaran spiritual warga binaan. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang kemudian dilanjutkan dzikir bersama, mujahadah, istighatsah, hingga doa bersama. Dalam kesempatan tersebut, tausiyah agama disampaikan oleh H. Khumaidi dari yang memberikan pesan-pesan moral dan motivasi kepada para warga binaan. Para peserta tampak mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh antusias. Melalui kegiatan ini, warga binaan diajak untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan serta menjadikan masa pembinaan sebagai momentum introspeksi dan perbaikan diri. Kepala , , menuturkan bahwa pembinaan spiritual merupakan salah satu aspek penting dalam proses pemasyarakatan. “Pembinaan keagamaan menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran diri, memperkuat mental, serta memberikan ketenangan batin bagi warga binaan selama menjalani masa pidana,” ungkapnya. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti pengajian dan istighatsah tidak hanya bertujuan meningkatkan keimanan, tetapi juga menciptakan lingkungan rutan yang lebih damai dan kondusif. Ia berharap nilai-nilai positif yang ditanamkan melalui kegiatan tersebut dapat menjadi bekal bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat nantinya. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program pembinaan yang humanis, religius, dan berfokus pada pembentukan pribadi warga binaan yang lebih baik.(Wely)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas melepas kontingen atlet pelajar yang akan mewakili Kabupaten Sukabumi pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Polwida) Jawa Barat Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa (9/6/2026). Sebanyak puluhan atlet dari lima cabang olahraga akan berlaga di Kota Bandung pada 15–19 Juni 2026. Adapun cabang yang diikuti meliputi bola voli putra, bola basket putra, sepak bola, pencak silat, dan sepak takraw. Dalam arahannya, H. Andreas meminta seluruh atlet untuk tampil maksimal dengan mengedepankan sportivitas serta semangat juang yang tinggi selama mengikuti pertandingan. “Bertandinglah dengan penuh percaya diri, tetap fokus, dan jangan mudah menyerah. Tunjukkan kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan selama ini serta jaga nama baik Kabupaten Sukabumi,” ujarnya. Menurutnya, keikutsertaan dalam Polwida bukan hanya soal mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi kesempatan berharga bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman, dan membentuk karakter sebagai atlet yang berprestasi. Ia menilai olahraga memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang sehat, disiplin, produktif, dan mampu bersaing di berbagai tingkat kompetisi. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga pelajar sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. “Semoga dari ajang ini lahir atlet-atlet potensial yang nantinya mampu membawa nama Kabupaten Sukabumi berprestasi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” katanya. Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Sukabumi, Sirojudin, menyampaikan optimisme terhadap kesiapan para atlet yang akan bertanding. Berbagai kebutuhan dan persiapan telah dilakukan agar para atlet dapat fokus menghadapi pertandingan. Ia berharap seluruh anggota kontingen mampu memberikan hasil terbaik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Sukabumi. “Selamat bertanding, jaga kekompakan, sportivitas, dan nama baik daerah. Semoga seluruh atlet dapat meraih hasil yang membanggakan,” pungkasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG yang aman menjadi salah satu fokus utama dalam Musyawarah Cabang (Muscab) VI Hiswana Migas yang berlangsung di Hotel Horison Sukabumi, Selasa (9/6/2026). Ketua Panitia Muscab VI Hiswana Migas, Yose Dwi Okta Mahaputra, mengatakan forum tersebut tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga wadah memperkuat komitmen pelaku usaha migas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurut Yose, distribusi LPG subsidi yang tepat sasaran menjadi salah satu perhatian utama. Karena itu, berbagai upaya terus dilakukan, termasuk mendukung penerapan sistem barcode yang bertujuan memudahkan pengawasan sekaligus memastikan subsidi diterima oleh masyarakat yang berhak. Selain itu, Hiswana Migas juga berkomitmen memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan Pertamina guna menjaga kelancaran distribusi energi di daerah. Sementara itu, Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mengapresiasi peran Hiswana Migas yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat. Ia menyebutkan, kondisi pasokan BBM dan LPG di Kota Sukabumi hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan terkendali. Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah daerah, Pertamina, dan Hiswana Migas menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan. “Hiswana Migas memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha sektor energi. Kolaborasi ini harus terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujarnya. Bobby menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai langkah yang bertujuan menjaga ketersediaan energi, termasuk memastikan program subsidi berjalan tepat sasaran. Dengan pasokan yang terjaga, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir terhadap kebutuhan BBM maupun LPG. Melalui Muscab VI Hiswana Migas, seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam menjaga ketahanan energi daerah sekaligus memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat Kota Sukabumi. (Usep)

Sumatera Selatan, Bidik-kasusnews.com  Sebanyak 136 personel gabungan dari Batalyon B Pelopor dan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumatera Selatan yang tergabung dalam Bawah Kendali Operasi (BKO) Polres Lahat diterjunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa terkait PT SMS yang berlangsung di Kabupaten Lahat, Senin (8/6/2026). Pengamanan dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon (Danyon) B Pelopor Satbrimob Polda Sumsel, AKBP Andiyano, S.K.M., M.H., yang bertindak sebagai Pengendali Pengamanan (Pamendal Gas). Seluruh personel ditempatkan pada titik-titik strategis sesuai ploting yang telah ditetapkan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama kegiatan berlangsung. Sejak awal pelaksanaan, personel Brimob mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam menjalankan tugas pengamanan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara aman dan tertib tanpa mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Lahat. Dalam arahannya kepada seluruh personel, AKBP Andiyano menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, disiplin, dan pengendalian diri selama bertugas. Ia juga mengingatkan agar anggota tidak mudah terpancing provokasi serta selalu mengedepankan komunikasi yang baik dengan peserta aksi maupun unsur pengamanan lainnya. “Pengamanan harus dilaksanakan secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur. Kehadiran Brimob bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat tetap terlindungi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya. Selain melakukan pengamanan terbuka dan tertutup, personel Brimob juga aktif berkoordinasi dengan jajaran Polres Lahat dan instansi terkait guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Sinergi antarunsur pengamanan menjadi faktor penting dalam menjaga situasi tetap terkendali selama aksi berlangsung. Berkat kesiapsiagaan seluruh personel di lapangan, kegiatan unjuk rasa dapat berlangsung dengan tertib tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas yang berarti. Arus aktivitas masyarakat di sekitar lokasi aksi juga tetap berjalan normal dan terkendali. Keberhasilan pengamanan ini menunjukkan komitmen Satbrimob Polda Sumsel dalam mendukung tugas Kepolisian menjaga stabilitas keamanan sekaligus menjamin kebebasan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan bertanggung jawab. Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di wilayah Kabupaten Lahat terpantau aman, tertib, dan kondusif. Satbrimob Polda Sumsel menegaskan akan terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan masyarakat serta mendukung terciptanya iklim demokrasi yang sehat dan berkeadilan. (Agus)