Indramayu,-BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Kebaktian Minggu di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Minggu 24 Mei 2026. Di tengah berlangsungnya ibadah umat Kristiani tersebut, jajaran Polsek Losarang, Polres Indramayu tampak bersiaga melakukan pengamanan demi memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif. Kegiatan ibadah rutin yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu diikuti sekitar 50 jemaat dari wilayah sekitar. Jemaat tampak datang sejak pagi hari untuk mengikuti rangkaian kebaktian yang berlangsung penuh kekhusyukan. Kebaktian kali ini mengangkat tema “Roh yang Menghadirkan Kebaikan Bersama” dengan khotbah yang disampaikan oleh Kenneth Oswald, S.Si dari Gereja Kristen Indonesia Kabupaten Kuningan. Tema tersebut mengajak jemaat untuk terus menebarkan nilai-nilai kebaikan dan memperkuat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan nyanyian rohani, penyampaian khotbah, hingga doa bersama. Seluruh jemaat mengikuti jalannya ibadah dengan tertib dan penuh kekhidmatan. Di sisi lain, aparat kepolisian dari Polsek Losarang Jajaran Polres Indramayu melakukan pengamanan secara terbuka maupun tertutup di area gereja dan sekitarnya. Pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada jemaat sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung. Sejumlah personel yang diterjunkan dalam pengamanan tersebut di antaranya Aiptu Wahyudin, Aipda Suyadi, Bripka Didin Wahyudin, dan Bripka Arifinal. Petugas juga melakukan pemantauan di area sekitar Jalan Raya Pantura yang berada tidak jauh dari lokasi gereja. Kapolsek Losarang AKP H. Suhendi, S.H., M.H melalui Aiptu Wahyudin mengatakan pengamanan kegiatan ibadah merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Kami hadir untuk memastikan seluruh jemaat dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk tanpa adanya gangguan selama kegiatan berlangsung,” ujar Aiptu Wahyudin. Menurutnya, pengamanan rumah ibadah menjadi salah satu bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di wilayah Kabupaten Indramayu, khususnya Kecamatan Losarang. “Polri memiliki tanggung jawab untuk memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan. Karena itu setiap kegiatan keagamaan selalu kami lakukan pengamanan,” katanya. Ia menambahkan, kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya preventif guna menciptakan situasi wilayah yang tetap kondusif. “Kami ingin memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga dengan baik sehingga masyarakat bisa beraktivitas maupun beribadah dengan tenang,” tambahnya. Selain aparat kepolisian, pihak internal gereja juga turut membantu kelancaran kegiatan melalui petugas gereja yang telah ditunjuk. Kerja sama antara pihak gereja dan aparat keamanan dinilai membuat pelaksanaan ibadah berjalan lebih tertib dan lancar. Warga sekitar pun menyambut positif pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian. Kehadiran petugas di lokasi ibadah dinilai memberikan rasa aman, baik bagi jemaat maupun masyarakat sekitar. Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar Gereja Kristen Indonesia Desa Krimun terpantau aman dan terkendali. Arus lalu lintas di jalur Pantura juga tetap berjalan lancar tanpa adanya hambatan berarti. Pengamanan kegiatan ibadah tersebut merupakan bagian dari program pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat yang terus dijalankan Polres Indramayu melalui jajaran polsek di wilayah. Selain fokus pada penegakan hukum, kepolisian juga terus mengedepankan pendekatan humanis melalui pelayanan dan pengamanan terhadap berbagai kegiatan masyarakat, termasuk aktivitas keagamaan. Hingga kebaktian selesai, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Tidak ditemukan adanya gangguan. (Asep Rusliman)
MAJALENGKA,-BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Gelaran perayaan kemenangan Persib Bandung yang berhasil meraih gelar juara kelima mendapat pengamanan maksimal dari jajaran Kepolisian Resor Majalengka. Pada Minggu malam (23/5/2026), ribuan pendukung memadati berbagai titik untuk mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) hingga melaksanakan konvoi keliling wilayah Kabupaten Majalengka. Menyambut antusiasme yang luar biasa ini, Polres Majalengka mengerahkan personel gabungan dari berbagai satuan fungsi serta jajaran kepolisian sektor untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, damai, dan kondusif. Langkah pengamanan ini dilakukan secara terpadu dan menyeluruh, dengan penempatan personel yang strategis di lokasi-lokasi penyelenggaraan nobar, sepanjang jalur utama yang dilalui konvoi, persimpangan jalan yang padat, hingga titik-titik pusat keramaian masyarakat. Kehadiran aparat kepolisian di lapangan bertujuan tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mengatur kelancaran arus lalu lintas serta meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang mungkin timbul akibat tingginya euforia para pendukung. Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi, menegaskan bahwa pelaksanaan pengamanan ini merupakan wujud nyata pelayanan dan kehadiran kepolisian di tengah masyarakat. Tujuan utamanya adalah mengantisipasi segala kemungkinan, mulai dari kemacetan lalu lintas, gangguan ketertiban umum, hingga aksi kegembiraan yang berlebihan yang berisiko membahayakan keselamatan para pendukung maupun pengguna jalan lainnya. “Kami menghimbau segenap masyarakat dan para pendukung setia Persib Bandung agar senantiasa menjaga ketertiban dan kebersamaan. Utamakan keselamatan diri maupun orang lain saat melaksanakan konvoi atau perayaan, serta hindari segala tindakan yang dapat mengganggu kenyamanan dan ketenangan masyarakat luas,” tegas AKBP Rita Suwadi. Selain bertugas mengatur lalu lintas dan mengamankan lokasi, petugas kepolisian juga melaksanakan pendekatan yang humanis dengan memberikan edukasi serta imbauan langsung kepada para peserta konvoi. Berbagai pesan disampaikan, mulai dari kewajiban mematuhi peraturan berlalu lintas, mewajibkan penggunaan helm pelindung, hingga larangan menyalakan petasan atau melakukan tindakan lain yang berpotensi menimbulkan ketakutan, kebisingan, atau gangguan keamanan di lingkungan sekitar. Suasana malam itu terasa sangat meriah dan penuh semangat, seiring dengan meluapnya rasa bahagia dan kebanggaan para pendukung akan capaian gemilang tim kebanggaannya. Kehadiran aparat kepolisian yang sigap dan terorganisir mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat. Keberadaan petugas tidak hanya memberikan rasa aman dan nyaman, tetapi juga memastikan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, sehingga euforia kemenangan dapat dirayakan dengan penuh sukacita namun tetap dalam koridor ketertiban dan kepatuhan hukum. (Asep Rusliman)
Bidik-kasusnews.com, Bandar Lampung, Di tengah hiruk pikuk kehidupan kota, sosok aparat teritorial kembali menunjukkan bahwa kehadiran TNI adalah napas bagi masyarakat kecil. Hari Sabtu (23/5/2026), sebuah aksi nyata kepedulian sosial dilakukan oleh Babinsa Kelurahan Pasir Gintung, Serda Deni, di bawah komando Serka Supriyadi, Koramil 410-05/TKP. Kegiatan Bakti Sosial yang menyasar Bapak Hasanudin, seorang warga kurang mampu di wilayah tersebut, berhasil menyentuh hati banyak pihak. Bukan sekadar memberikan bantuan sembako, Serda Deni turun langsung merasakan dan meringankan beban warganya yang hidup dalam keterbatasan. Dalam kegiatan yang berlangsung tertib dan aman tersebut, Serda Deni tidak hanya menyerahkan bantuan logistik, tetapi juga memberikan semangat dan motivasi kepada keluarga Bapak Hasanudin. “Kami tidak akan pernah lelah hadir di tengah kesulitan warga. TNI adalah pelindung dan pengayom, terutama bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan,” ujar Serda Deni dengan penuh ketulusan. Aksi Babinsa ini dinilai luar biasa karena dilakukan di sela-sela kesibukan tugas pokoknya. Komandan Koramil 410-05/TKP melalui laporan yang masuk menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata “Manunggal dengan Rakyat”. Inisiatif Serda Deni dianggap sebagai role model bagi Babinsa lainnya karena mampu mengidentifikasi langsung titik krisis kemanusiaan di wilayah binaannya. Sementara itu, Bapak Hasanudin tak kuasa menahan haru. “Saya tidak menyangka Bapak Babinsa mau datang ke rumah saya yang sederhana ini. Beliau sangat baik, membantu kami tanpa pamrih. Terima kasih Pak Deni, terima kasih TNI,” katanya dengan suara bergetar. Kepedulian yang ditunjukkan Serda Deni ini menjadi bukti bahwa di mana pun TNI berada, di situ ada harapan. Babinsa bukan hanya pelindung kedaulatan negara, tetapi juga pelindung hati rakyat kecil. Kinerja gemilang ini menjadi berita terbaik yang mengharumkan nama satuan, sekaligus memperkuat rasa cinta rakyat terhadap TNI AD. (Agus)
MAJALENGKA,-BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Menjelangka berlangsungnya pertandingan sepak bola seru antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara, Kepolisian Resor Majalengka Polda Jawa Barat mengambil langkah tegas dan strategis demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) bergerak cepat menggelar operasi besar-besaran pemberantasan peredaran minuman keras (miras) di sejumlah titik strategis wilayah hukum Kabupaten Majalengka, Jumat malam, 22 Mei 2026. Langkah ini dilaksanakan sebagai upaya menciptakan kondisi yang aman, damai, dan kondusif, serta mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan yang mungkin timbul akibat tingginya antusiasme pendukung kedua tim. Operasi ini digelar di bawah komando dan instruksi tegas Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. Beliau menegaskan bahwa tindakan penindakan ini merupakan bagian dari komitmen institusi kepolisian untuk menekan dan memutus rantai peredaran barang haram yang kerap menjadi pemicu utama terjadinya tindak kriminalitas, perkelahian massa, tawuran, hingga gangguan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas. Penindakan terhadap peredaran miras dilakukan secara ketat dan menyeluruh guna memastikan masyarakat dapat menikmati jalannya pertandingan dengan rasa aman dan tenteram. Pelaksanaan operasi ini dikoordinasikan dan dijalankan langsung oleh Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Majalengka, AKP Sigit Purnomo, S.H., yang mengerahkan kekuatan personel gabungan dari Unit I dan Unit II Satres Narkoba. Pengawasan dan pimpinan langsung di lapangan diemban oleh Kepala Unit I Satres Narkoba, Ipda Addi Junia Permana, S.Sos., M.H., yang memimpin tim menyisir lokasi-lokasi yang disinyalir kuat menjadi tempat peredaran dan penjualan minuman beralkohol tanpa izin resmi. Kegiatan penyisiran dan penggeledahan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai, yang berfokus pada dua lokasi utama, yakni kawasan strategis di Jalan Raya KH. Abdul Halim serta wilayah Kelurahan Cijati, Kecamatan Majalengka. Petugas melakukan pemeriksaan mendalam dan penggeledahan di sejumlah tempat usaha, berupa warung dan toko kelontong milik Andre, Miral, Rifan, Rizal, dan Yohan. Hasil yang diperoleh dari operasi penindakan ini cukup signifikan. Petugas berhasil menemukan dan mengamankan sebanyak 400 botol minuman keras ilegal dari berbagai jenis dan merek yang beredar di pasaran. Seluruh barang bukti tersebut segera disita dan dibawa ke Markas Besar Polres Majalengka untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, para pemilik tempat usaha yang terbukti menjual barang haram tersebut diberikan teguran keras dan peringatan serius, serta identitas dan keterangannya telah didata guna diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Langkah tegas ini menjadi bukti nyata keseriusan Polres Majalengka dalam menjaga ketertiban umum dan melindungi masyarakat dari dampak buruk peredaran minuman beralkohol ilegal. Pihak kepolisian menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan penindakan secara berkelanjutan, serta mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam peredaran maupun konsumsi barang yang dilarang hukum, demi terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan tertib. (Asep Rusliman)
Cirebon,-BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon. Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 237 botol miras pabrikan berbagai merk dan miras tradisional ciu. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 237 botol miras pabrikan berbagai merk dan miras tradisional ciu. Miras tersebut disita dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon. “Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 237 botol miras pabrikan berbagai merk dan miras tradisional ciu dari berbagai wilayah Kabupaten Cirebon. Kemudian para penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring,” ujarnya, Jumat (22/5/2026). Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan melalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon. Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas. “Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian,” katanya. (Asep Rusliman)